Wah gampang kalau gitu sekarang minta maaf dulu habis itu besuk nyodok lagi.Saya gak heran kalau pendeta2 itu seneng children,soale ketika mahasiswa aku pernah main ke Balai Mhs Baptis.La pas baru ngobrol2 kok pendetanya bule yg badannya besar itu ngruket saya gak bisa obah saya,agak lama baru dilepas lagi.waktu itu saya mikir jangan2 pendetanya ini lihat saya lantas terangsang.Kan orang RI dewasa itu kalau beli baju di Amerika cari yg size nya untuk Child,jadi saya dimata mereka kayak child juga.
Tawangalun. --- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: > > Kardinal minta maaf, pemerkosaan oleh orang Islam jalan terus. Islam itu kan > emang agama yg benar, hehehe... > > > > > > ________________________________ > From: Tawangalun <tawangalun@...> > To: [email protected] > Sent: Fri, March 25, 2011 8:22:22 AM > Subject: [proletar] Kristen memang gudangnya Pedophile,selibat sih. > > > Kardinal Irlandia minta maaf atas pelecehan > > Kardinal Brady berbicara dalam hari Santo Patrisius di Armagh > > Kepala Gereja Katolik Irlandia meminta maaf atas perannya dalam kesalahan > menangani kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak. > > Sebagai seorang pastur pada tahun 1975, Kardinal Sean Brady ikut dalam > pertemuan > dimana anak-anak diminta untuk tutup mulut terkait keluhan fedofilia oleh > pastur > Brendan Smyth. > > Ia mengatakan ia ingin meminta maaf kepada "semua orang yang merasa telah > dikecewakan". > > Sementara itu, Paus Benediktus XVI mengumumkan ia akan menandatangani surat > terkait fedofilia di Irlandia hari Jumat. > > Ia mengatakan dalam bulan-bulan terakhir ini, gereja di Irlandia "diguncang > krisis pelecehan terhadap anak-anak" dan ia berharap suratnya dapat membantu > menangani masalah ini. > > Rahasia > Hari Selasa, Gereja Katolik di Irlandia menerbitkan rincian lebih lanjut > tentang > alasan dibalik permintaan Kardinal Brady kepada dua korban, yang berusia 10 > dan > 14 tahun, untuk menandatangani perjanjian rahasia. > > Surat Paus akan mengangkat kasus pelecehan seks oleh pastur Irlandia > > Gereja mengatakan anak laki-laki itu diminta untuk menandatangani janji untuk > menghindari "potensi kesalahpahaman" dalam mengumpulkan bukti untuk > penyelidikan > internal gereja. > > Namun pernyataan gereja itu tidak menjelaskan mengapa Kardinal Brady atau > atasannya saat itu tidak memberikan informasi tersebut kepada polisi. Pastur > Smyth tetap melakukan pelecehan seksual kepada anak-anak dalam tahun-tahun > berikutnya. > > Dalam misa hari Santo Patrisius hari Rabu, Kardinal Brady mengatakan:" Minggu > ini adalah masa menyakitkan terkait masa lalu saya. > > "Saya telah mendengar reaksi dari mereka yang terkait dengan peristiwa 35 > tahun > lalu. > > "Saya ingin mengatakan kepada siapa pun yang terluka akibat kegagalan saya > dan > saya minta maaf dengan sepenuh hati. > > "Saya juga meminta maaf kepada semua yang telah saya kecewakan. > > "Bila saya lihat lagi ke belakang, saya malu karena saya tidak selalu > menegakkan > nilai-nilai yang saya junjung." > > Kardinal Brady menambahkan "gereja harus melanjutkan langkah untuk mengatasi > semua masalah yang ditimbulkan karena pelecehan anak oleh sejumlah pemuka > gereja...". > > Berbagai tuduhan > Pastur Smyth akhirnya dihukum terkait puluhan kasus pelecehan seksual > terhadap > anak-anak. > > Namun di tengah berbagai tuduhan yang sebelumnya pernah diselidiki pihak > gereja, > termasuk Kardinal Brady, diperlukan waktu 20 tahun sebelum Smyth akhirnya > diadili. > > Wakil menteri Irlandia Utara, Martin McGuiness mengatakan Kardinal Brady > "harus > meninjau ulang posisinya". > > Ia mempertanyakan berapa banyak lagi anak lain yang diminta untuk bungkam. > > Kelompok jaringan krisis perkosaan Irlandia, Rape Crisis Network Ireland > (RCNI) > mengatakan posisi Kardinal Brady tidak dapat dipertahankan lagi. > > Ratusan tuduhan pelecehan anak oleh pastur Katolik, banyak diantaranya > terjadi > puluhan tahun lalu, terungkap tahun ini di seluruh Eropa. > > Shalom, > Tawangalun. > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
