Pertanyaan orang yang mikir pake kontol menderita premature ejaculation. Karena anda mengirim tulisan itu tanpa mencantumkan nama penulisnya.
--- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > mangkir...?? > > kenapa saya mangkir? > kapan saya pernah mengatakan bahwa itu tulisan saya? > > anda sudah terlalu tua dan terlalu pikun sehingga lupa bahwa saya tidak > pernah klaim itu tulisan saya. > > orang lain sampe tertawa melihat anda pikun. > > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/296802 > > > > --- In [email protected], "Jusfiq" <kesayangan.allah@> wrote: > > > > Mau mangkir? > > > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/296760 > > > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/296770 > > > > > > --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote: > > > > > > > > > > > > Chrisye meninggal tgl 30 Maret 2007. > > > Memang agak telat, but it's better late than nothing. > > > > > > > > > PS. > > > Jusfiq si junkie tua tolol bilang, gw plagiat tulisan Taufiq Ismail. > > > Harap maklum dah, si junkie tua memang terlalu tolol sih. Saking > > > tololnya, si junkie tua nggak bisa membedakan antara kontol dan pantat. > > > > > > Makanya, sampe tua kayak gini nggak bisa punya anak, lah.., si Marlene > > > bininya dientot pantatnya bukan memeknya, ya mana bakalan bisa punya anak? > > > > > > Jusfiq, kalo ngentot jangan terlalu mabok dong sampe nggak bisa > > > membedakan antara memek dan pantat, kesian tuh si Marlene nggak bisa > > > punya anak. > > > > > > > > > ======= > > > > > > > > > > > > KETIKA MULUT TAK LAGI BERKATA > > > > > > Di tahun 1997 saya bertemu Chrisye sehabis sebuah acara, dan dia berkata, > > > "Bang,saya punya sebuah lagu. Saya sudah coba menuliskan kata-katanya, > > > tapi saya tidak puas. Bisakah Abang tolong tuliskan liriknya?" > > > > > > Karena saya suka lagu-lagu Chrisye, saya katakan bisa. Saya tanyakan > > > kapan mesti selesai. Dia bilang sebulan. Menilik kegiatan saya yang lain, > > > deadline sebulan itu bolehlah. > > > > > > Kaset lagu itu dikirimkannya, berikut keterangan berapa baris lirik > > > diperlukan, dan untuk setiap larik berapa jumlah ketukannya, yang akan > > > diisi dengan suku kata. Chrisye menginginkan puisi relijius. > > > > > > Kemudian saya dengarkan lagu itu. Indah sekali. Saya suka betul. Sesudah > > > seminggu,tidak ada ide. Dua minggu begitu juga. Minggu ketiga inspirasi > > > masih tertutup. Saya mulai gelisah. Di ujung minggu keempat tetap buntu. > > > > > > Saya heran. Padahal lagu itu cantik jelita. Tapi kalau ide memang > > > macet, apa mau dikatakan. Tampaknya saya akan telepon Chrisye keesokan > > > harinya dan saya mau bilang, "Chris, maaf ya, macet. Sori." > > > > > > Saya akan kembalikan pita rekaman itu. > > > > > > Saya punya kebiasaan rutin baca Surah Yasin. Malam itu, ketika sampai > > > ayat 65 yang berbunyi, "A'udzubillahi minasy syaithonirrojim. Alyauma > > > nakhtimu 'alaa afwahihim, wa tukallimuna aidhihim, wa tasyhadu arjuluhum > > > bimaa kaanu yaksibuun", saya berhenti. > > > > > > Maknanya, "Pada hari ini Kami akan tutup mulut mereka, dan tangan mereka > > > akan berkata kepada Kami, dan kaki mereka akan bersaksi tentang apa yang > > > telah mereka lakukan." > > > > > > Saya tergugah. Makna ayat tentang Hari Pengadilan Akhir ini luar biasa! > > > Saya hidupkan lagi pita rekaman dan saya bergegas memindahkan makna itu > > > ke larik-larik lagi tersebut. > > > > > > Pada mulanya saya ragu apakah makna yang sangat berbobot itu akan bisa > > > masuk pas ke dalamnya. Bismillah. Keragu-raguan teratasi dan > > > alhamdulillah penulisan lirik itu selesai. > > > > > > Lagu itu saya beri judul "Ketika Tangan dan Kaki Berkata". Keesokannya > > > dengan lega saya berkata di telepon," Chris, alhamdulillah selesai". > > > Chrisye sangat gembira. Saya belum beritahu padanya asal-usul inspirasi > > > lirik tersebut. > > > > > > Berikutnya hal tidak biasa terjadilah. Ketika berlatih di kamar > > > menyanyikannya baru dua baris Chrisye menangis, menyanyi lagi, menangis > > > lagi, berkali-kali. > > > > > > Di dalam memoarnya yang dituliskan Alberthiene Endah, Chrisye ? Sebuah > > > Memoar > > > Musikal, 2007 (halaman 308-309), bertutur Chrisye: Lirik yang dibuat > > > Taufiq Ismail adalah satu-satunya lirik dahsyat sepanjang karier, yang > > > menggetarkan sekujur tubuh saya. > > > > > > Ada kekuatan misterius yang tersimpan dalam lirik itu. Liriknya > > > benar-benar mencekam dan menggetarkan. Dibungkus melodi yang begitu > > > menyayat, lagu itu bertambah susah saya nyanyikan! > > > > > > Di kamar, saya berkali-kali menyanyikan lagu itu. Baru dua baris, air > > > mata saya membanjir. Saya coba lagi. Menangis lagi. Yanti sampai syok! > > > Dia kaget melihat respons saya yang tidak biasa terhadap sebuah lagu. > > > > > > Taufiq memberi judul pada lagu itu sederhana sekali, Ketika Tangan dan > > > Kaki Berkata. Lirik itu begitu merasuk dan membuat saya dihadapkan pada > > > kenyataan, betapa tak berdayanya manusia ketika hari akhir tiba. > > > > > > Sepanjang malam saya gelisah. Saya akhirnya menelepon Taufiq dan > > > menceritakan kesulitan saya. "Saya mendapatkan ilham lirik itu dari Surat > > > Yasin ayat 65..." kata Taufiq. > > > > > > Ia menyarankan saya untuk tenang saat menyanyikannya. Karena sebagaimana > > > bunyi > > > ayatnya, orang memang sering kali tergetar membaca isinya. Walau sudah > > > ditenangkan Yanti dan Taufiq, tetap saja saya menemukan kesulitan saat > > > mencoba merekam di studio. > > > > > > Gagal, dan gagal lagi. Berkali-kali saya menangis dan duduk dengan lemas. > > > Gila! Seumur-umur, sepanjang sejarah karir saya, belum pernah saya > > > merasakan hal seperti ini. Dilumpuhkan oleh lagu sendiri! > > > > > > Butuh kekuatan untuk bisa menyanyikan lagu itu. Erwin Gutawa yang sudah > > > senewen menunggu lagu terakhir yang belum direkam itu, langsung > > > mengingatkan saya, bahwa > > > keberangkatan ke Australia sudah tak bisa ditunda lagi. > > > > > > Hari terakhir menjelang ke Australia, saya lalu mengajak Yanti ke studio, > > > menemani saya rekaman. Yanti sholat khusus untuk mendoakan saya. Dengan > > > susah payah, akhirnya saya bisa menyanyikan lagu itu hingga selesai. > > > > > > Dan tidak ada take ulang! Tidak mungkin. Karena saya sudah menangis dan > > > tak sanggup menyanyikannya lagi. Jadi jika sekarang Anda mendengarkan > > > lagu itu, itulah suara saya dengan getaran yang paling autentik, dan tak > > > terulang! > > > > > > Jangankan menyanyikannya lagi, bila saya mendengarkan lagu itu saja, > > > rasanya ingin berlari! Lagu itu menjadi salah satu lagu paling penting > > > dalam deretan lagu yang pernah saya nyanyikan. Kekuatan spiritual di > > > dalamnya benar-benar meluluhkan perasaan. Itulah pengalaman batin saya > > > yang paling dalam selama menyanyi. > > > > > > Penuturan Chrisye dalam memoarnya itu mengejutkan saya. > > > > > > Penghayatannya terhadap Pengadilan Hari Akhir sedemikian sensitif dan > > > luar biasanya, dengan saksi tetesan air matanya. Bukan main. Saya tidak > > > menyangka sedemikian mendalam penghayatannya terhadap makna Pengadilan > > > Hari Akhir di hari kiamat kelak. > > > > > > Mengenai menangis ketika menyanyi, hal yang serupa terjadi dengan Iin > > > Parlina dengan lagu Rindu Rasul. Di dalam konser atau pertunjukan, Iin > > > biasanya cuma kuat menyanyikannya dua baris, dan pada baris ketiga Iin > > > akan menunduk dan membelakangi penonton menahan sedu sedannya. Demikian > > > sensitif dia pada shalawat Rasul dalam lagu tersebut. > > > > > > > > > http://www.youtube.com/watch?v=AIQOwUSoq9M > > > > > > > > > ================= > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
