Apa bukannya lu ini muji2 si anton medan, cino yg jadi ustad ngerangkap preman bajingan tukang ngeteror orang yg ga bayar hutang?
________________________________ From: Tawangalun <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sat, April 2, 2011 1:53:22 PM Subject: [proletar] Re: Preman Citibank Bunuh Nasabah Kartu Kredit Yang gak pakai debt colector itu adalah Bank Syariah,soale mateni orang yg utang itu dilarang. Tawangalun. --- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: > > Boikot aja citibank, hsbc dan bank2 asing yg doyan ngibulin orang2 tolol yg > mau > > minjam dr lintah darat tsb. > > Tapi si anton medan yg ustad kebanggaan orang Islam itu kan jg jadi debt > collector, bukan? > > > > > > ________________________________ > From: Bambang Tribuono <bambang_tribuono@...> > To: [email protected]; [email protected]; > [email protected]; [email protected]; > [email protected] > Sent: Sat, April 2, 2011 12:08:31 AM > Subject: [proletar] Preman Citibank Bunuh Nasabah Kartu Kredit > > > Sudah sering terjadi kekerasan oleh para preman yg disewa perusahaan2 > besar seperti ini. Bahkan sudah banyak jatuh korban, apalagi ada korban > jiwa seperti ini.. masihkah akan terus berlangsung??? karena tidak ada >ketegasan > > dalam perlindungan keamanan masyarakat > > saya khawatir bahwa nantinya, pegawai2 rendahan & preman2 > rendahannya aja yg akan dihukum (kira2 nantinya bisa atau tidak ya.. > ditebus bebas atau dihukum tapi waktu hukuman tidak lama???). Sedangkan > pimpinan perusahaan dan pimpinan jasa pengerah preman tidak akan > tersentuh hukum. > > apalagi ini perusahaan besar dari negara super power.. Aparat dan > pemerintah apa berani menghentikan kasus kekerasan mereka pada rakyat > Indonesia. Dan saya yakin akan terjadi lagi kekerasan seperti ini.. > apalagi jika pelaku adalah dari perusahaan asing yang besar dari negara > super power > >http://kabarbisnis.com/m/umum/hukum/2819154-Debtcollector_Citibank_bunuh_penunggak_kartu_kredit.html >l > > > Debtcollector Citibank bunuh penunggak kartu kredit > > JAKARTA, kabarbisnis.com: > Citibank kembali dilanda masalah. Belum tuntas pengusutan Inong Melinda > alias Melinda Dee alias MD, manager Citibank Landmark Jakarta yang > membobol uang nasabah sebesar Rp17 miliar, kini debtcollector Citibank > diduga membunuh nasabah kartu kredit bank tersebut. > > Korban > pembunuhan menimpa Irzen Octa (50), Sekretaris Jenderal Partai > Pemersatu Bangsa (PPB). Padahal, kedatangan Irzen ke kantor Collector > Citibank di Menara Jamsostek Jakarta Selatan, > pada Selasa (29/3) untuk menanyakan jumlah tagihan kartu kredit yang > membengkak hingga Rp100 juta. Padahal, menurut Irzen, tagihan kartu > kreditnya di Citibank hanya Rp48 juta. > > "Saat itu korban tidak > mendapat penjelasan mengenai tagihan kartu kredit Citibank, malah korban > dibawa ke ruang bagian penagihan dan dipaksa oleh debtcollector untuk > membayar. Bahkan disiksa dalam kantor itu, dan korban meninggal dunia di > halaman Menara Jamsostek," papar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, > Ajun Komisaris Besar Budi Irawan di Jakarta, Kamis (31/3/2011). > > Saat > ini, sambung Budi, sudah ditetapkan tiga tersangka yakni H dan D > (keduanya petugas bagian penagihan alias debtcollector Citibank, serta B > karyawan Citibank bagian penagihan). Ketiganya sudah dijebloskan ke > penjara sejak kemarin. > > "Sejumlah barang bukti berupa korden yang > ada bercak darah, visum, dan keterangan tersangka sudah menguatkan > tuduhan kasus pembunuhan itu," tegasnya serius. > > Bahkan, dari > pemeriksaan lima orang saksi, polisi mencurigai ketiganya melakukan > tekanan secara fisik dan psikologis terhadap Irzen. Mereka dijerat > dengan Pasal 351 dan 170 KUHP tentang penganiayaan. > > "Tersangka > masih bisa bertambah, kami lihat saja nanti hasil pemeriksaan. Bagimana > cara-cara kekerasan itu dilakukan, saat ini jadi fokus kami, apalagi di > kantor collector Citibank itu banyak orang," ujarnya. kbc10 > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
