> "wawan" <selarasmilis@...> wrote:
> Jadi Russia ini unik, kalau komunisme
> adalah seluruh perusahaan dikuasai
> oleh negara, saat ini mereka menggabungkan
> komunisme dan liberalisme, saham terbesar
> perusahaan aset vital masih dikuasai
> negara, namun juga dilempar ke market
> liberal melalui bursa dlsb....

Prinsip menggabungkan koumisme dan liberalisme adalah korup, karena prinsip 
komunisme adalah semua produksi dan alat produksi dikuasai negara dan kebebasan 
dibelenggu negara, sebaliknya prinsip liberalisme adalah negara hanya mengawasi 
dan produksi maupun alat produksi diserahkan kepada pasar.

Cara penggabungannya akan menghasilkan, para penguasa komunis akan menjadi 
pemilik2 saham alat2 produksi dan penguasa komunis pribadi itulah yang 
mengontrol produksi menjadi pengendali pasarnya.

Artinya, kalo dalam negara kapitalisme yang jadi kapitalisme tidak sama dengan 
yang menjabat pejabat negara, tapi kalo digabung, para pejabat negara merangkap 
jadi kapitalisme.

Dan memang sekarang Russia hancur2an karena memang digabungkan keduanya, juga 
Cina cuma kelihatannya aja maju diluar tapi kenyataannya rakyatnya makin miskin 
dan pejabat2nya makin kaya.  Menggabungkan komunisme dan kapitalisme 
menghasilkan pejabat2 komunis yang menjadi kapitalis bukan dari usaha melainkan 
dari korupsi, sedangkan menghasilkan rakyat miskin bukan karena kapitalisme 
tapi karena diperas oleh pejabat2 komunis.

Kalo dinegara kapitalis, maka perusahaan2 dikuasai swasta, sebaliknya 
di-negara2 komunis, maka perusahaan2 dikuasai negara.  Kalo kedua sistem ini 
digabungkan, maka perusahaan2 swasta dibantu negara karena koneksi nepotisme 
dengan keluarga pejabat negara, dan keuntungannya tidak kembali kenegara melain 
ditipu oleh keluarga pejabat negara, contohya seperti BUMN meskipun untung 
laporannya rugi terus, dan meskipun rugi tidak pernah dilepas tetap dibantu 
negara terus.

Inilah contohnya, bukan cuma Russia dan Cina, tapi Indonesia juga menggabungkan 
sistem komunis, kapitalis, dan sistem Islam.

Buruh2 semua perusahaan swasta dan negara diwajibkan shalat 5 waktu ditempat 
kerjanya, akibatnya perusahaan bangkrut karena enggak produktif, investor dalam 
negeri juga cabut pindah keluar negeri, karena perusahaan itu alat produksi 
bukan alat pengejar pahala.  Pahalanya tidak menguntungkan perusahaan, dan 
tidak seharusnya perusahaan menggaji pegawai untuk mengejar pahala bukan 
mengejar produksi.

Jadi semua bentuk gabungan adalah cara kapitalis Amerika untuk menguasai 
negara2 tsb melalui korupsi yang tidak terkendali.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke