kalo nulis pake data, jangan pake dengkul... "In 2010, Russia's GDP expanded 4 percent - the highest level in G8 states. This year's forecast is about 4.2 percent," he said.
--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote: > > Perbandingan Sistem2 Kapitalis, Komunis Dan Islam !!! > > Kalo dalam negara kapitalis, selalu terjadi perdebatan antara swasta dan > pemerintah, dan penyelesaiannya melalui lobby tawar2an besarnya pajak yang > harus dibayar swasta. > > Dinegara komunis tidak ada perdebatan antara swasta dan pemerintah karena > tidak ada swasta dan kegiatan swasta dipegang negara. Rakyat dikorbankan > untuk kemajuan negara. Hasilnya rakyatnya miskin diperah, tapi negaranya > bisa maju dari pengorbanan rakyatnya. > > Dinegara Islam, semuanya harus Islam, dan Islam itu bukan swasta tapi seperti > swasta, bukan kapitalist tetapi seperti kapitalis, dan bukan komunist tapi > lebih kejam dari komunist, seperti korupsi tapi bukan korupsi, semuanya cuma > untuk Allah, rakyat dikorbankan untuk kepentingan Allah, dan Allahnya itu > sendiri tidak nyata tapi diwakili negaranya. Hasilnya negara enggak maju2, > rakyatnya tetap miskin, hanya wakil2 Allah saja yang maju dari uang hasil > perahan untuk Allah. > > > "wawan" <selarasmilis@> wrote: > > Jadi Russia ini unik, kalau komunisme > > adalah seluruh perusahaan dikuasai > > oleh negara, saat ini mereka menggabungkan > > komunisme dan liberalisme, saham terbesar > > perusahaan aset vital masih dikuasai > > negara, namun juga dilempar ke market > > liberal melalui bursa dlsb.... > > Prinsip menggabungkan koumisme dan liberalisme adalah korup, karena prinsip > komunisme adalah semua produksi dan alat produksi dikuasai negara dan > kebebasan dibelenggu negara, sebaliknya prinsip liberalisme adalah negara > hanya mengawasi dan produksi maupun alat produksi diserahkan kepada pasar. > > Cara penggabungannya akan menghasilkan, para penguasa komunis akan menjadi > pemilik2 saham alat2 produksi dan penguasa komunis pribadi itulah yang > mengontrol produksi menjadi pengendali pasarnya. > > Artinya, kalo dalam negara kapitalisme yang jadi kapitalisme tidak sama > dengan yang menjabat pejabat negara, tapi kalo digabung, para pejabat negara > merangkap jadi kapitalisme. > > Dan memang sekarang Russia hancur2an karena memang digabungkan keduanya, juga > Cina cuma kelihatannya aja maju diluar tapi kenyataannya rakyatnya makin > miskin dan pejabat2nya makin kaya. Menggabungkan komunisme dan kapitalisme > menghasilkan pejabat2 komunis yang menjadi kapitalis bukan dari usaha > melainkan dari korupsi, sedangkan menghasilkan rakyat miskin bukan karena > kapitalisme tapi karena diperas oleh pejabat2 komunis. > > Kalo dinegara kapitalis, maka perusahaan2 dikuasai swasta, sebaliknya > di-negara2 komunis, maka perusahaan2 dikuasai negara. Kalo kedua sistem ini > digabungkan, maka perusahaan2 swasta dibantu negara karena koneksi nepotisme > dengan keluarga pejabat negara, dan keuntungannya tidak kembali kenegara > melain ditipu oleh keluarga pejabat negara, contohya seperti BUMN meskipun > untung laporannya rugi terus, dan meskipun rugi tidak pernah dilepas tetap > dibantu negara terus. > > Inilah contohnya, bukan cuma Russia dan Cina, tapi Indonesia juga > menggabungkan sistem komunis, kapitalis, dan sistem Islam. > > Buruh2 semua perusahaan swasta dan negara diwajibkan shalat 5 waktu ditempat > kerjanya, akibatnya perusahaan bangkrut karena enggak produktif, investor > dalam negeri juga cabut pindah keluar negeri, karena perusahaan itu alat > produksi bukan alat pengejar pahala. Pahalanya tidak menguntungkan > perusahaan, dan tidak seharusnya perusahaan menggaji pegawai untuk mengejar > pahala bukan mengejar produksi. > > Jadi semua bentuk gabungan adalah cara kapitalis Amerika untuk menguasai > negara2 tsb melalui korupsi yang tidak terkendali. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
