> "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > "In 2010, Russia's GDP expanded 4 > percent - the highest level in G8 > states. This year's forecast is > about 4.2 percent," he said.
Judul tulisan saya bukanlah membandingan GDP melainkan membandingkan system2 yang terkorup. GDP bisa naik sangat tinggi dan tajam apabila korupsi terjadi besar2an. Jadi GDP yang anda kemukakan hanyalah salah satu bukti bahwa korupsi sangan meluas. http://www.scribd.com/doc/13218126/Corruption-Threatens-Chinas-Future Tajamnya kenaikan GDP di China disebabkan korupsinya berjamaah sehingga bisa mendongkrak GDP. GDP adalah gross domestic product, jadi meskipun tinggi tapi GDP-nya itu sebagian besar merupakan bagian yang lari ke koruptor. Dan paling cepat meningkatkan GDP adalah dengan korupsi. GDP yang merata sebagai penghasilan yang meningkat dari rata2 rakyatnya biasanya tidak akan naik secara tajam melain bertahap. Russia dan China termasuk negara yang GDP-nya naik mendadak secara tajam dan juga turunnya mendadak secara tajam. Hal ini bukan gambaran perbaikan income rakyatnya melainkan gambaran besarnya korupsi yang terjadi dinegara ybs. http://news.ycombinator.com/item?id=1608666 Jadi kenaikan GDP dari Russia yang anda banggakan itu ternyata 50% larinya ke koruptor. http://www.sq.4mg.com/Ted.htm GDP bukanlah indikator bertambah baiknya ekonomi negara atau bertambah baiknya kesejahteraan penduduknya, ada kalanya berkaitan dengan tingkat tingginya korupsi disatu negara seperti di Russia dan China. Ny. Muslim binti Muskitawati. > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote: > > > > Perbandingan Sistem2 Kapitalis, Komunis Dan Islam !!! > > > > Kalo dalam negara kapitalis, selalu terjadi perdebatan antara swasta dan > > pemerintah, dan penyelesaiannya melalui lobby tawar2an besarnya pajak yang > > harus dibayar swasta. > > > > Dinegara komunis tidak ada perdebatan antara swasta dan pemerintah karena > > tidak ada swasta dan kegiatan swasta dipegang negara. Rakyat dikorbankan > > untuk kemajuan negara. Hasilnya rakyatnya miskin diperah, tapi negaranya > > bisa maju dari pengorbanan rakyatnya. > > > > Dinegara Islam, semuanya harus Islam, dan Islam itu bukan swasta tapi > > seperti swasta, bukan kapitalist tetapi seperti kapitalis, dan bukan > > komunist tapi lebih kejam dari komunist, seperti korupsi tapi bukan > > korupsi, semuanya cuma untuk Allah, rakyat dikorbankan untuk kepentingan > > Allah, dan Allahnya itu sendiri tidak nyata tapi diwakili negaranya. > > Hasilnya negara enggak maju2, rakyatnya tetap miskin, hanya wakil2 Allah > > saja yang maju dari uang hasil perahan untuk Allah. > > > > > "wawan" <selarasmilis@> wrote: > > > Jadi Russia ini unik, kalau komunisme > > > adalah seluruh perusahaan dikuasai > > > oleh negara, saat ini mereka menggabungkan > > > komunisme dan liberalisme, saham terbesar > > > perusahaan aset vital masih dikuasai > > > negara, namun juga dilempar ke market > > > liberal melalui bursa dlsb.... > > > > Prinsip menggabungkan koumisme dan liberalisme adalah korup, karena prinsip > > komunisme adalah semua produksi dan alat produksi dikuasai negara dan > > kebebasan dibelenggu negara, sebaliknya prinsip liberalisme adalah negara > > hanya mengawasi dan produksi maupun alat produksi diserahkan kepada pasar. > > > > Cara penggabungannya akan menghasilkan, para penguasa komunis akan menjadi > > pemilik2 saham alat2 produksi dan penguasa komunis pribadi itulah yang > > mengontrol produksi menjadi pengendali pasarnya. > > > > Artinya, kalo dalam negara kapitalisme yang jadi kapitalisme tidak sama > > dengan yang menjabat pejabat negara, tapi kalo digabung, para pejabat > > negara merangkap jadi kapitalisme. > > > > Dan memang sekarang Russia hancur2an karena memang digabungkan keduanya, > > juga Cina cuma kelihatannya aja maju diluar tapi kenyataannya rakyatnya > > makin miskin dan pejabat2nya makin kaya. Menggabungkan komunisme dan > > kapitalisme menghasilkan pejabat2 komunis yang menjadi kapitalis bukan dari > > usaha melainkan dari korupsi, sedangkan menghasilkan rakyat miskin bukan > > karena kapitalisme tapi karena diperas oleh pejabat2 komunis. > > > > Kalo dinegara kapitalis, maka perusahaan2 dikuasai swasta, sebaliknya > > di-negara2 komunis, maka perusahaan2 dikuasai negara. Kalo kedua sistem > > ini digabungkan, maka perusahaan2 swasta dibantu negara karena koneksi > > nepotisme dengan keluarga pejabat negara, dan keuntungannya tidak kembali > > kenegara melain ditipu oleh keluarga pejabat negara, contohya seperti BUMN > > meskipun untung laporannya rugi terus, dan meskipun rugi tidak pernah > > dilepas tetap dibantu negara terus. > > > > Inilah contohnya, bukan cuma Russia dan Cina, tapi Indonesia juga > > menggabungkan sistem komunis, kapitalis, dan sistem Islam. > > > > Buruh2 semua perusahaan swasta dan negara diwajibkan shalat 5 waktu > > ditempat kerjanya, akibatnya perusahaan bangkrut karena enggak produktif, > > investor dalam negeri juga cabut pindah keluar negeri, karena perusahaan > > itu alat produksi bukan alat pengejar pahala. Pahalanya tidak > > menguntungkan perusahaan, dan tidak seharusnya perusahaan menggaji pegawai > > untuk mengejar pahala bukan mengejar produksi. > > > > Jadi semua bentuk gabungan adalah cara kapitalis Amerika untuk menguasai > > negara2 tsb melalui korupsi yang tidak terkendali. > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
