Menurut hk ekonomi yg ndeboost pernah dikasih tahu, mungkin ga bener,
setelah perut lalu rumah lalu pakaian. Hiburan ntah nomer berapa. Kalau
ajaran Yesus maupun Paulus, bahkan nikah alias kawin ga masuk kebutuhan
namun 4nus iya.
Kalau petinggi Komunis bahkan ga ada yang namanya agama, jadi ga dipakai
sebagai kendaraan utk keperluan mereka.

"...dalam hal ini semua orang suka agama, tetapi agama bukanlah jalan 
keluar karena efeknya yang bersifat membodohi, memerintah dan 
menguasai..."

Yg bersifat mbodohi keknya agamanya Paulus-Vatikan. Galileo dia bantah
hingga dikucilkan, mentang-mentang berkuasa namun salah arahan, yg
mungkin dari Paulus yg pendusta.

--- In [email protected], David Silalahi <davidfr766hi@...>
wrote:
>
> agama diminati oleh para politikus karena agama cara paling murah
untuk
> memerintah orang, menguasai banyak penduduk, menerapkan kebijaksanaan
> kelompok hanya dengan cuap-cuap manis.
>
> tetapi di negara maju yang sudah dianggap sustain alias sudah tidak
> terkategori "negara gagal" alias juga sudah terkategori negara mampu
> bertahan seperti belanda, kebijakan sudah tidak melalui kendaraan
agama
> lagi. agama adalah primitif ketika rakyat sudah mengerti bahwa
kebutuhan
> perut tidak membutuhkan agama.
>
> agama hanyalah untuk hiburan, tetapi perut adalah hal penting dan
perlu
> diakomodasi dengan tepat, bukan dengan agama. untuk hiburan bisa
dengan cara
> lain, hiburan ini pun perlu diatur oleh pihak penguasa juga agar
hiburan ini
> tidak menimbulkan keributan pro-kontra, sebab bila timbul pro-kontra
dan tak
> terurus maka negara bisa masuk kategori negara gagal.
>
> sejauh ini belanda masih bisa mengatur perut warganya termasuk juga
mengatur
> hiburan untuk warganya.
>
> fail state atau negara gagal emang gak ada definisi tepatnya, tapi
sejauh
> yang saya tahu adalah berkisar antara dua hal penting tersebut di atas
yaitu
> urusan perut dan urusan hiburan. hiburan ini juga berpengaruh dari
urusan
> keamanan dan kenyamanan. bagaimana mungkin merasa mendapatkan hiburan
kalau
> tidak ada keamanan dan kenyamanan?
>
> negara indonesia sudah terkategori negara gagal karena banyak urusan
> keamanan dan kenyamanan tidak terkuasai dengan baik oleh para
penguasa.
> dampaknya, satu-satunya hiburan yang murah dan juga diminati para
politikus
> adalah hiburan melalui agama.
>
> dalam hal ini semua orang suka agama, tetapi agama bukanlah jalan
keluar
> karena efeknya yang bersifat membodohi, memerintah dan menguasai.
>
>
>
> 2011/4/28 liver_duke endyonisius@...
>
> >
> >
> > contoh, kenapa perlu digalakkan ada program manajemen mitigasi
> > semacam penanggulangan kebakaran termasuk pengadaan mobil pemadam
> > kebakaran yg gak murah itu? sehingga menjadi gak populer melalui
> > pendekatan manajemen pencegahan termasuk pengelolaan mitigasi.
> >
> > fenomena akutnya : bangsa ini dididik reaktif, not preventive.
> > kebakaran, tsunami, kemiskinan, teror dan bom, korupsi, agama,
> > adalah proyek yg menjanjikan. klo gak ada kebakaran, gimana bisa
> > beli mobil pemadamnya? lantas bubarin aja kantor urusan kebakaran.
> > maka agar kantor dan pejabatnya bekerja, perlu ada kebakaran bahkan
> > bikinlah kebakaran (buat gusur misalnya) lantas usulan beli mobil.
> > kemudian bikin laporan evaluasi bahwa taon ini sukses melaksanakan
> > pemadaman, yg semakin tinggi frekwensinya berarti semakin tinggi
> > pula usulan anggaran mendatangnya. itulah kinerja keberhasilan.
> >
> > mirip lennon minjem kalimat marx, semakin goblok sekaligus miskin
> > penduduknya maka makin subur dan taat pula agamanya kayak nyandu.
> > bisa pinter dikit, pecah belahlah. baru mo kaya, lemparin teror.
> > pengen nyanyi bentar ato nyante nikmatin bola, langsung gorok.
> >
> > eh, ngapain gw kejerumus bahas gini yag
> >
> > http://www.youtube.com/watch?v=8mq4UT4VnbE
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke