Pesantren Al Zaytun itu udah kayak kota sendiri, sampe ada rumah sakitnya. Dr mana duitnya?
________________________________ From: Jusfiq <[email protected]> To: [email protected] Sent: Fri, April 29, 2011 12:37:55 PM Subject: [proletar] Re: DetikNews: Fraksi Partai Demokrat Tuntut Pemerintah Tegas Bubarkan NII Banyak yang rada aneh dengan al-Zaytun ini, coba cari berita lama di internet.. --- In [email protected], "widura" <a.widura@...> wrote: > > Koq FPI, FUI, HTI dkk ngga sekalipun minta NII dibubarkan ya ?...seperti >halnya terhadap ahmadiah ?...ahmadiah tidak makar, NII jelas jelas makar...ada >apa ini dgn pmerintahan SBY ?...apakah sebenarnya pemerintah itu ngga ada >seperti yg Syafii Maarif katakan ??..ada yg terang2 mau makar didiamkan saja >?...hehehe...FPI dkk jelas aja bungkam, lha si Riziq duduk dalam pencalonan >kabinet NII sebagai presiden, wakilnya abu jibril..penasehatnya >baasyir...(Lupa >link-nya)..kumpul dah.....dan kata si ndeboost bagi yg ngga ikhlas agar >mengajukan proposal ke NII... > -----Original Message----- > From: "Jusfiq" <kesayangan.allah@...> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 28 Apr 2011 18:57:24 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [proletar] DetikNews: Fraksi Partai Demokrat Tuntut Pemerintah Tegas >Bubarkan NII > > Kamis, 28/04/2011 21:26 WIB > Fraksi Partai Demokrat Tuntut Pemerintah Tegas Bubarkan NII > Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews > > > > Makassar - Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI meminta ketegasan pemerintah >untuk membubarkan gerakan separatisme Negara Islam Indonesia (NII) KW 9. Hal >ini >disampaikan oleh Ketua FPD, Jafar Hafsah dalam ceramahnya di Pondok Pesantren >As'adiyah, di Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, kamis (28/4/2011). > > Menurut Jafar, sangat jelas organisasi ini bertentangan dengan > prinsip-prinsip >bangunan kebangsaan dalam wujud NKRI. Ajaran-ajaran NII KW9, lanjut Jafar, >maupun maksud dan tujuannya sendiri tidak sesuai dengan azas kebhinnekaan yang >menjadi perekat NKRI. > > "Bagi Fraksi Demokrat, Islam Yes, Negara Islam Indonesia No, perilaku > kekerasan >yang mengatasnamakan agama adalah bentuk nyata kesesatan berpikir dan >kebuntuan >intelektual anggota NII," ujar Jafar di hadapan seribu santri dan ustadz >Ponpes >As'adiyah. > > Untuk mengatasi persoalan ini, diperlukan sinergisitas semua pihak, termasuk >politisi dan para agamawan untuk berkontribusi nyata pada pencerdasan >masyarakat >dalam memahami ajaran agama agar tidak terjebak pada radikalisme buta yang >merusak kerukunan umat beragama di Indonesia. > > "Paham keberagaman yang pluralis menjadi concern penting saat ini, di tengah >maraknya gerakan radikalisasi dari berbagai kelompok yang mengatasnamakan >Islam >berwujud kekerasan," pungkas Jafar yang melakukan kunjungan reses di beberapa >kabupaten di Sulsel. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
