Ni orang jelas kurang akal.. Dia bilang: ekonomi Indonesia tidak morat marit di jaman Soekarno, ketika orang ada yang terpaksa makan tikus dan banyak orang yang kelaparan.
--- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > Mengukur Imajinasi Sukarno > > Mempelajari Sukarno adalah sebuah imajinasi, sebuah degup yang mungkin tidak > akan pernah berhenti. Sukarno dibesarkan oleh ilmu pengetahuan cara barat, > tapi ia selalu berpikir dan bertindak dengan cara-cara Jawa. Orang Jawa tidak > pernah menggunakan rasio-rasio yang terukur untuk membangun tindakan, mereka > lebih mengedepankan insting-insting yang dipercayainya, mereka membangun > tindakan dari rangkaian insting itu. Mustahil mempelajari Sukarno dan apa > yang dilakukannya tanpa kita melibatkan banyak unsur kultural, sejarah > kekuasaan Jawa, psikologis kekuasaan Jawa, cara orang Jawa melihat masa > depan, cara orang Jawa mendalami siklus jaman dan yang terpenting dialektika > jaman yang bekerja. > > Puncak kerja Sukarno adalah tahun 1960-an, yang oleh sejarawan Orde Baru > dilabur sebagai tahun kebangkrutan Indonesia. Tapi sadarkah kita? di > tahun-tahun itu Indonesia berada pada puncak sejarahnya. Puncak keagungannya? > Militer kita terbesar nomor lima di dunia, pengaruh diplomasi kita meliputi > hampir separuh dunia. Di luar Amerika Serikat dan Sovjet Uni, Indonesia-lah > yang paling berperan dalam dunia politik internasional. > > Kemiskinan di masa Sukarno yang diberitakan oleh media-media barat ini tak > lebih antrean minyak tanah pada masa SBY, bahkan PKI yang kerap memprotes > tindakan pemerintah oleh sejarawan Orde Baru dianggap sebagai penyebab > lesunya ekonomi. Analisa ini menjadi lucu karena PKI berada diluar struktur > pemerintahan. Ekonomi Indonesia tidak morat-marit sama sekali di Jaman Bung > Karno, bahkan bila kita melihat secara EVA (Economics Value Added) rangkaian > kinerja Sukarno tahun 1960-1965 memiliki nilai tinggi di masa depan, yaitu > apa? -adanya penguasaan secara penuh modal nasional-. Sukarno dengan > tahapan-tahapannya mengarahkan negara untuk menguasai modal nasional secara > utuh. Dengan penguasaan modal nasional maka ia bermimpi : Biaya kesehatan > dibiayai gratis, sekolah anak-anak bangsa gratis, dia bisa membiayai anggaran > militer yang kuat dan seluruh Indonesia dibangun pelabuhan-pelabuhan dagang > yang kuat serta ramai dan menjadi jalur penting perdagangan dunia. Tapi > ekonom cupet, sejarawah tolol banyak melihat sesuatu hanya satu scoupe, satu > dimensi, gagal melihat sesuatu dengan gairah keseluruhan. > > Di jaman Sukarno ketimpangan kekayaan nyaris tak ada. Anak Menteri dan anak > rakyat biasa bersekolah di tempat yang sama, naik sepeda dengan merek yang > sama, korupsi kalaupun ada jelas penyelesaiannya. Tidak ada kelompok atau > orang yang berani korupsi dalam skala raksasa, karena kalau itu terjadi maka > beresiko dihadapkan ke regu tembak. > > Tapi masa Sukarno mungkin sudah lama berlalu, kita melewati sedemikian lama > pengelabuan sejarah Orde Baru, dan sekelompok orang sekarang yang tak percaya > bagaimana dunia sosialisme bekerja. Kita dipaksa untuk percaya bahwa > Mall-Mall, Ruang Perbelanjaan Kapitalis, Rumah Sakit Mahal, Universitas Mahal > adalah masa depan Indonesia, kita dipaksa percaya untuk itu. > > Mimpi-mimpi Sukarno menjadi hantu yang menakutkan bagi mereka............. > > > Anton, 2011. > By: Anton Dwisunu Hanung Nugrahanto > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
