Nih baca kutipanini dari Wikipedia: 

http://id.wikipedia.org/wiki/Mafia_Berkeley

"Pada akhir masa kepemimpinan Soekarno, inflasi di Indonesia secara tak 
terkendali telah mencapai empat digit dan tumpukan hutang yang besar.[6] Hal 
ini terjadi karena pemerintahan di bawah Soekarno menghabiskan uang 
besar-besaran untuk membangun monumen, menasionalisasi industri, dan membiayai 
defisit anggaran dengan pinjaman luar negeri.[6]"


--- In [email protected], Led Zeppelin <led.zeppelin31@...> wrote:
>
> Betul 100% jaman soekarno tidak ada orang makan nasi aking apalagi tikus
> antri minyak pun tidak ada kita mulai goblok2an pas soeharto naik sitolol 
> uplik
> tidak tahu apa2 untuk di ketahui saja dari semua negara anggota asia-afrika 
> indonesia
> negara yang paling power full & terkaya saat itu,bayangkan saja vietnam,korea 
> utara india,saja belajar terbang kan jet tempur itu di tanah air kita kenapa 
> sekarang jadi slow
> karena hancur oleh orang2 macam uplik senang mencium kaki penjajah.
> 
> --- On Fri, 5/27/11, Jusfiq <kesayangan.allah@...> wrote:
> 
> From: Jusfiq <kesayangan.allah@...>
> Subject: [proletar] Re: Mengukur Imajinasi Sukarno
> To: [email protected]
> Date: Friday, May 27, 2011, 5:28 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>     
>       
>       
>       Ni orang jelas kurang akal..
> 
> 
> 
> Dia bilang: ekonomi Indonesia tidak morat marit di jaman Soekarno, ketika 
> orang ada yang terpaksa makan tikus dan banyak orang yang kelaparan.
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@> wrote:
> 
> >
> 
> > Mengukur Imajinasi Sukarno
> 
> > 
> 
> > Mempelajari Sukarno adalah sebuah imajinasi, sebuah degup yang mungkin 
> > tidak akan pernah berhenti. Sukarno dibesarkan oleh ilmu pengetahuan cara 
> > barat, tapi ia selalu berpikir dan bertindak dengan cara-cara Jawa. Orang 
> > Jawa tidak pernah menggunakan rasio-rasio yang terukur untuk membangun 
> > tindakan, mereka lebih mengedepankan insting-insting yang dipercayainya, 
> > mereka membangun tindakan dari rangkaian insting itu. Mustahil mempelajari 
> > Sukarno dan apa yang dilakukannya tanpa kita melibatkan banyak unsur 
> > kultural, sejarah kekuasaan Jawa, psikologis kekuasaan Jawa, cara orang 
> > Jawa melihat masa depan, cara orang Jawa mendalami siklus jaman dan yang 
> > terpenting dialektika jaman yang bekerja.
> 
> > 
> 
> > Puncak kerja Sukarno adalah tahun 1960-an, yang oleh sejarawan Orde Baru 
> > dilabur sebagai tahun kebangkrutan Indonesia. Tapi sadarkah kita? di 
> > tahun-tahun itu Indonesia berada pada puncak sejarahnya. Puncak 
> > keagungannya? Militer kita terbesar nomor lima di dunia, pengaruh diplomasi 
> > kita meliputi hampir separuh dunia. Di luar Amerika Serikat dan Sovjet Uni, 
> > Indonesia-lah yang paling berperan dalam dunia politik internasional.
> 
> > 
> 
> > Kemiskinan di masa Sukarno yang diberitakan oleh media-media barat ini tak 
> > lebih antrean minyak tanah pada masa SBY, bahkan PKI yang kerap memprotes 
> > tindakan pemerintah oleh sejarawan Orde Baru dianggap sebagai penyebab 
> > lesunya ekonomi. Analisa ini menjadi lucu karena PKI berada diluar struktur 
> > pemerintahan. Ekonomi Indonesia tidak morat-marit sama sekali di Jaman Bung 
> > Karno, bahkan bila kita melihat secara EVA (Economics Value Added) 
> > rangkaian kinerja Sukarno tahun 1960-1965 memiliki nilai tinggi di masa 
> > depan, yaitu apa? -adanya penguasaan secara penuh modal nasional-. Sukarno 
> > dengan tahapan-tahapannya mengarahkan negara untuk menguasai modal nasional 
> > secara utuh. Dengan penguasaan modal nasional maka ia bermimpi : Biaya 
> > kesehatan dibiayai gratis, sekolah anak-anak bangsa gratis, dia bisa 
> > membiayai anggaran militer yang kuat dan seluruh Indonesia dibangun 
> > pelabuhan-pelabuhan dagang yang kuat serta ramai dan menjadi jalur penting 
> > perdagangan dunia.
>  Tapi ekonom cupet, sejarawah tolol banyak melihat sesuatu hanya satu scoupe, 
> satu dimensi, gagal melihat sesuatu dengan gairah keseluruhan.
> 
> > 
> 
> > Di jaman Sukarno ketimpangan kekayaan nyaris tak ada. Anak Menteri dan anak 
> > rakyat biasa bersekolah di tempat yang sama, naik sepeda dengan merek yang 
> > sama, korupsi kalaupun ada jelas penyelesaiannya. Tidak ada kelompok atau 
> > orang yang berani korupsi dalam skala raksasa, karena kalau itu terjadi 
> > maka beresiko dihadapkan ke regu tembak.
> 
> > 
> 
> > Tapi masa Sukarno mungkin sudah lama berlalu, kita melewati sedemikian lama 
> > pengelabuan sejarah Orde Baru, dan sekelompok orang sekarang yang tak 
> > percaya bagaimana dunia sosialisme bekerja. Kita dipaksa untuk percaya 
> > bahwa Mall-Mall, Ruang Perbelanjaan Kapitalis, Rumah Sakit Mahal, 
> > Universitas Mahal adalah masa depan Indonesia, kita dipaksa percaya untuk 
> > itu.
> 
> > 
> 
> > Mimpi-mimpi Sukarno menjadi hantu yang menakutkan bagi mereka.............
> 
> > 
> 
> > 
> 
> > Anton, 2011.
> 
> > By: Anton Dwisunu Hanung Nugrahanto
> 
> >
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>      
> 
>     
>     
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke