Wayang itu lakonnya berlatar belakang Hindu dan animisme, jadi jelas ga Islami. Jadi kalo syariat iblis diterapkan, wayang akan dihabisi jg sama spt semua budaya lokal.
________________________________ From: muskitawati <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sat, June 4, 2011 10:57:02 AM Subject: [proletar] Re: Tak Suka Isi Cerita, Ormas Bubarkan Pertunjukan Wayang Secara akidah, wayang memang diharamkan dan dilarang dalam Islam. Karena wayang itu bagian dari berhala yang isinya hanya cerita2 bohong untuk mencuci otak masyarakat dan menanamkan nilai2 moral yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Apalagi Islam itu melarang bohong, sebaliknya cerita2 wayang itu semuanya bohong. Lalu mana mungkin bisa hidup bersama antara penganut wayang yang Islam dengan penganut Islam aseli dari Arab ??? Masalahnya memang belum terbuka menjadi pertentangan akidah, tapi akan kesana perjalanannya. Sekarang penganut wayang yang beragama Islam masih mayoritas mendominasi umat Islam di Indonesia sehingga belum waktunya perang terbuka. Cukup pada setiap pagelaran wayang, disusupkan pemabuk2 agar bisa dijadikan alasan untuk membubarkannya. Jadi pembubaran pagelaran wayang bisa dikamuflase bukan karena wayangnya tapi karena pemabuk2 ini. Susahnya, Panitia pagelaran wayang-pun sewaktu mau melarang dan membubarkan para pemabuk2 ini ternyata mereka anggauta dan dibackingi oleh ormas2 Islam itu sendiri. Itulah sebabnya, pemabuk2 itu memang sengaja didatangkan untuk merusak acara pagelaran wayangnya. Ny. Muslim binti Muskitawati. --- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: > > Tarian Arab itu ga dilarang, narinya itu loncat2 sambil nyabet2in golok > melengkung. Hitung2 latihan buat nanti menggalin kafir hehehe... > > > > > > ________________________________ > From: pemerhatidunia <pemerhatidunia@...> > To: [email protected] > Sent: Fri, June 3, 2011 6:57:21 PM > Subject: [proletar] Re: Tak Suka Isi Cerita, Ormas Bubarkan Pertunjukan Wayang > > > Aku sudah bosen dan muak mendengar suara adzan, suara kaset diputer keras2 di > masjid tiap hari. > > > Nada2 Arab itu nada MINOR seperti ORANG MENANGIS > > Beda dengan nada2 wajar MAYOR yang bahagia > > Musiknya itu2 saja, ketukannya pasti begituan, lagunya diulang2 untuk cuci > pikiran, > > > Allah itu memang gak ada citarasa seni babar blas. > > Wayang saja dilarang. > Musik dilarang > tarian dilarang > tampilkan kecantikan dilarang > > kalau lihat Al Jazeera kemarin orang Mesir sekarang lebih menyukai musik yg > lebih kontemporer, yg tidak "ISLAMi" terus menerus. > > > Apa sih yg bisa digali dari Islam ?? > > Makin digali makin kelihatan BAHAYA LATENT nya. > > --- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote: > > > > Islam itu anti budaya lokal, dgn syariat iblis itu, maka semua orang > > dipaksa > > jadi ngarab, pake pakean Arab, ngejalanin budaya Arab, pake bahasa Arab > > dsb. > > Semua budaya lokal akan mati jika syariat iblis itu betul2 dijalankan. > > > > > > > > > > > > ________________________________ > > From: sunny <ambon@> > > To: Undisclosed-Recipient@ > > Sent: Fri, June 3, 2011 2:18:53 PM > > Subject: [proletar] Tak Suka Isi Cerita, Ormas Bubarkan Pertunjukan Wayang > > > > > > Memang ormas tak suka wayang, sebab bukan cerita gurun pasir dan lagi > > wayangkapir. Cerita wayang mudah memurtadkan penduduk. Tetapi akan sangat > > digemari pertunjukan seperti ini, silahkan click : > > http://www.youtube.com/watch?v=i-BQXhFAZhQ > > >>http://way4x.wordpress.com/2011/06/01/tak-suka-isi-cerita-ormas-bubarkan-pertunjukan-wayang/ >/ > >/ > > > > > > Tak Suka Isi Cerita, Ormas Bubarkan Pertunjukan Wayang > > 01 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar > > > > by Raka yusna Wiryawan in Opini Publik > > > > Tak Suka Isi Cerita, Ormas Bubarkan Pertunjukan Wayang > > Pertunjukan Wayang Kampung Sebelah dibubarkan oleh sebuah organisasi Islam > > di > > > Solo. Sikap menghormati perbedaan pendapat semakin tergerus. > > > > VHRmedia, Surakarta - Puluhan anggota sebuah organisasi Islam di Solo > > menghentikan pertunjukan wayang yang digelar Wayang Kampung Sebelah (WKS) > > di > > Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo hari Jumat (27/5) malam. > > > > Pengetahuan yang sepenggal-sepenggal mengenai cerita yang disuguhkan Ki > >Jlitheng > > > > Suparman dianggap sebagai penyebab penghentian lakon wayang bertajuk "Yang >Atas > > > > > Mengganas, Yang Bawah Beringas" ini. > > > > "Saya sangat kecewa. Setiap pentas, Wayang Kampung Sebelah selalu > > menyelipkan > > > pesan kerukunan kepada masyarakat, mengajak kembali ke ajaran Pancasila dan >UUD > > > > > '45," kata Ki Jlitheng. > > > > Ki Jlitheng menduga, organisasi Islam tersebut menghentikan pertunjukan >wayang > > > > ini karena ada adegan mabuk-mabukan di masyarakat. Padahal, pesan cerita > > baru > > > akan terungkap ketika lakon wayang ini selesai. "Kami bukan mendukung > > (budaya > > > mabuk-mabukan itu), tapi itu memang kenyataan," tambah Ki Jlitheng. > > > > Saat mendapat informasi bahwa pagelaran wayang ini akan dihentikan oleh > > organisasi Islam, Ki Jlitheng memilih untuk menghentikannya. Tindakan ini > > dilakukan untuk mencegah kekerasan. "Mereka mengancam, masalahnya," kata Ki > > Jlitheng. > > > > Ketua panitia pertunjukan, Joko Kristiyanto, menyatakan sempat dipanggil > > perwakilan organisasi Islam ke sebuah masjid di dekat tempat pertunjukan. >Para > > > > perwakilan organisasi tersebut mengaku keberatan dan terganggu dengan >pagelaran > > > > > wayang itu, dan meminta Joko untuk menghentikannya. "Mereka mengancam akan > > membubarkan jika pentas itu tidak dihentikan," kata Joko. > > > > Joko mengaku tidak mengetahui dengan jelas identitas organisasi Islam yang > > memanggilnya. > > > > Wayang Kampung Sebelah adalah salah satu jenis eksplorasi wayang kulit. > > Lakon > > > wayang ini tidak hanya menggunakan karakter dari Ramayana dan Mahabarata, > >tetapi > > > > juga tokoh masyarakat, termasuk mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid > >atau > > > > Gus Dur. (E3) > > > > Foto: VHRmedia/ Fajar Sodiq > > > > sumber : > > > > http://www.vhrmedia.com/2010/detail.php?.e=2781 > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
