Setahu saya, tkw yang mati atau disiksa di malaysia dan singapura, umumnya 
bemajikan cina atau india/tamil. Jarang --walau bukan tak pernah-- majikan 
penyiksa atau pembunuh itu pribumi. Itupun umumnya pribumi non muslim. Seingat 
saya hal ini pernah di corfimed oleh salah seorang peserta milis. Kalau ada yg 
punya data lebih kongkret, bisa dibagi.  Mengharapkan kebenaran dari si item 
sih sama aja bicara sama anjing. Lha wong, orang diluar komunitasnya ngga apa2 
dikasih racun kok (kata ajarannya), apalagi kalau cuman menyesatkan fakta. 

--- Pada Jum, 10/6/11, Habe Proletar <[email protected]> menulis:

Dari: Habe Proletar <[email protected]>
Judul: Re: [proletar] PRT Indonesia Tewas di Malaysia, Diduga Tidak Diberi 
Makan Berbulan-bulan
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 10 Juni, 2011, 8:44 AM







 



  


    
      
      
      tem, 

TKW yang diskisa di malaysia itu mati sama majikan cina

kok lo diem aja ngga maki maki cina?



________________________________

From: item abu <[email protected]>

To: [email protected]

Sent: Thu, June 9, 2011 2:28:04 PM

Subject: Re: [proletar] PRT Indonesia Tewas di Malaysia, Diduga Tidak Diberi 

Makan Berbulan-bulan



Di negara sendiri jg diperbudak koq, diperas habis2an sebelum bisa keluar 
negeri 



jadi tkw, waktu pulang jg diperas habis2an lagi.



________________________________

From: sunny <[email protected]>

To: [email protected]

Sent: Thu, June 9, 2011 11:47:47 PM

Subject: [proletar] PRT Indonesia Tewas di Malaysia, Diduga Tidak Diberi Makan 

Berbulan-bulan



Refleksi : Dibilang Indonesia merdeka tetapi rakyat dijadikan budak di  negeri 

sahabat Arab Saudia, gaji tidak dibayar, diperkosa, derita dan jeritan tak 

terbilang, malah di negeri tetangga nan serumpun pun tidak dikasi makan. 
Merdeka 



untuk diperbudakan??



http://us.detiknews.com/read/2011/06/09/094152/1656426/1148/prt-indonesia-tewas-di-malaysia-diduga-tidak-diberi-makan-berbulan-bulan?9911022



Kamis, 09/06/2011 09:41 WIB



PRT Indonesia Tewas di Malaysia, Diduga Tidak Diberi Makan Berbulan-bulan 

Rita Uli Hutapea - detikNews



Kuala Lumpur - Lagi-lagi berita menyedihkan mengenai TKI di luar negeri. 
Seorang 



pembantu rumah tangga (PRT) tewas secara misterius di rumah majikannya di 

Malaysia. Penyebab kematian wanita Indonesia bernama Isti Komariyah itu masih 

diselidiki.



Namun otoritas Malaysia menduga, wanita berumur 26 tahun itu mati kelaparan. 

Sebab para pemeriksa medis di University Malaya Medical Centre (UMMC) menemukan 

bahwa tubuh PRT tersebut kurus kering saat meninggal.



"Dia sangat kurus dan sangat mungkin dia tidak diberi makan selama beberapa 

bulan," ujar sumber seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Kamis 

(9/6/2011).



Meski begitu penyebab pasti kematian TKI tersebut masih menunggu pemeriksaan 

lebih jauh. 



Isti telah dinyatakan meninggal setibanya di UMMC pada Minggu, 5 Juni sekitar 

pukul 07.50 waktu setempat. TKI tersebut dibawa ke rumah sakit oleh majikannya. 



Dalam pemeriksaan awal pada jasadnya ditemukan adanya memar-memar baru dan 

bekas-bekas luka lama di punggung, kening dan kakinya. 



Majikan Isti yang merupakan pasangan suami istri berumur 50-an tahun melaporkan 

kematian Isti ke polisi. Kedua majikan Isti kemudian ditahan polisi. Keduanya 

akan ditahan hingga 11 Juni mendatang dan saat ini tengah diselidiki atas 
dugaan 



pembunuhan Isti.



Isti masuk ke Malaysia secara legal. Wanita itu telah bekerja sebagai PRT di 

negeri jiran tersebut sejak Desember 2008 lalu.



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke