2011/6/15 johny_indon <[email protected]> > > > > > dapid, elu bilang > "jadi jalan pemerintah adalah menurunkan harga dolar ..." > > yg elu maksud dgn "harga" itu apa? > gimana caranya nurunin "harga" dolar? >
david: coba lihat manuver bernanke dimana salah satunya adalah menurunkan bunga yang berdampak rate dolar jadi turun. > > krisis di amrik itu salah satu penyebab utamanya karena, spt yg dibilang > habe, pemerintah amrik memberi kemudahan > ekstra buat masyarakat amrik supaya bisa beli rumah. > david: sama saja seperti yang saya bilang yaitu dolar ditukar dengan rumah. so? rumah semakin banyak, dolar semakin sedikit yang beredar. ibaratnya gua ngasih kredit kepemilikan lamborghini sama sopir > metro mini tanpa jaminan apa2, ya jelas gua lama2 > bakalan bangkrut. > diperburuk lagi oleh raksasa2 finansial yg jualan produk busuk, > ditambah dengan tipu2 perusahaan pemberi rating, dan ngga ketinggalan > kibulan2 para profesor ekonomi yg berasal dari perguruan tinggi > ternama di amrik. > > soal nilai mata uang nih, > selain dipengaruhi oleh jumlah uang yg beredar, > yg namanya uang fiat itu nilainya sangat dipengaruhi oleh > unsur "kepercayaan", karena uang fiat itu pada dasarnya > adalah hutang si pencetak duit (negara) pada pemegang duit. > makin banyak orang percaya sama amrik, makin banyak yg > "butuh" dolar. ini yg bikin nilai tukar dolar jadi tinggi. > makin ngga percaya, ya makin banyak yg nukerin dolar ke mata > uang lain atau barang lainnya. > > ngomong2 lu tau ngga uang fiat? > bukan, itu bukan duit yg dicetak pabrik mobil fiat yg baru2 ini > membeli chrysler. > > > --- In [email protected], David <davidfr766hi@...> wrote: > > > > untuk mengerti solusinya mesti mengerti lebih dalam penyebab krisis > amerika > > dan seluruh sektor yang mengikutinya. > > > > krisis amerika disebabkan orang2 menukarkan dolar dengan rumah, baik > pribadi > > maupun bank. penukaran diharapkan semua orang bisa memiliki rumah dan > lebih > > nyaman dalam bekerja, tetapi kenyataan harga pembuatan rumah semakin > tinggi > > sedangkan harga rumah yang dijual harus tetap murah, akhirnya dolar pun > > harus dimurahkan. > > > > gambaran transaksinya mungkin seperti membeli emas. > > > > 1. orang2/bank > > 2. membeli emas > > 3. menukarkan rupiah dengan emas > > 4. harga emas turun > > 5. orang tetap memegang emas dengan berharap harga emas naik supaya bisa > > ditukar kembali dengan rupiah yang tinggi > > > > dalam kasus properti, orang2 dan bank sudah menukar dolar dengan rumah > > dengan harapan harga rumah akan semakin tinggi. tetapi pada kenyataannya > > rumah semakin murah sedangkan biaya pembuatan tetap tinggi. efek dari > > peristiwa ini adalah uang semakin sulit keberadaannya karena sudah > berbentuk > > rumah. otomatis uang semakin sedikit, sedangkan dalam hukum ekonomi jika > > terjadi kelangkaan maka akan ada kenaikan harga. jadi dalam hal ini dolar > > semestinya sudah naik. > > > > tetapi apabila dolar naik maka rumah akan hancur karena harga rumah sudah > > terkunci murah. jadi jalan pemerintah adalah menurunkan harga dolar > supaya > > industri tetap berjalan dan seharga dengan rumah. kemudian untuk menutupi > > kelangkaan dolar maka pemerintah mencetak lagi dolar besar2an, tetapi > tetap > > dengan merendahkan nilai dolar. > > > > sekarang dolar sudah rendah dan sudah berjumlah banyak, tetapi produksi > > masih berbiaya tinggi. itu sebabnya para pengusaha mencari produksi > berbiaya > > rendah, lakukan produksi di cina atau india supaya murah. kemudian > didalam > > negeri lakukan efisiensi besar2an. satu orang bisa mengerjakan dan harus > > mengerjakan pekerjaan dari 3 sampai 10 orang, bahkan kalau perlu tidak > boleh > > libur, demi atas nama efisiensi. > > > > kemudian dari hasil produksi yaitu barang jadi, kalau perlu jual murah. > > contohnya adalah hibah pesawat f-16 ke indonesia, ini sebetulnya bukan > hibah > > tapi buy 1 get 2. pemerintah indonesia menerima gratis sekian pesawat > tapi > > sesudahnya mesti beli sekian pesawat f-16. obral mesti dilakukan. > > > > nah sekarang segala lini sudah dilakukan amerika serikat termasuk > > diantaranya adalah dimana perang hanyalah salah satu alat untuk melakukan > > produksi dan memberi makan tenaga kerja. > > > > amerika kini mulai meniru china yaitu efisiensi dan berproduksi biaya > murah. > > > > ke depannya, apabila para kapitalis china mulai masuk ke amerika dan > > "menggarap" amerika seperti waktu dia di negeri china yaitu biaya tenaga > > kerja murah, barang murah dan rumah murah, maka bisa jadi amerika akan > pulih > > kembali. ini semua berkat perpindahan uang dari seberang. > > > > wall street hanyalah kendaraan untuk memindahkan uang aja, pada ujung2nya > > amerika tetap akan menjadi negeri kapitalis dimana kapitalisme > berdatangan > > dari segala penjuru untuk menikmati amerika. > > > > > > 2011/6/9 suryana <gsuryana@...> > > > > > > > > > > > > So solusi nya apa dong ?. > > > Saat ini Obama sudah melakukan satu solusi yaitu dengan membuat perang > di > > > mulai di afrika sampai timur tengah, sayang hasilnya tidak sesuai > dengan > > > target, dimana perangnya bukan perang frontal semodel perang terakhir > > > Afganisthan dengan melawan komunisme, melainkan perang gerilya, > sehingga > > > produksi alustista dan perbekalan tidak membuat pabrik pabrik bergerak > > > cepat, Membuat perang di Libya pun ternyata hanya main lempar petasan > untuk > > > > > > Amerika......cetak uang ?, lha nilainya semakin kedodoran akibatnya > tambah > > > jeblok lagi produknya, karena labor cost sudah kadung tinggi. > > > > > > Sedang RRC malah maju nya cepet banget sampai sampai jumlah mobil yang > > > dijual selama setahun di china, sama dengan menjual mobil di Indonesia > > > selama puluhan tahun ( tahun lalu 18 juta unit, sedang Indonesia > palingan > > > 500 ribu unit ), punya data jumlah mobil terjual di Amerika tahun lalu > ? ( > > > mobil kita asumsikan produk kelas atas ), belum bila kita kembangkan ke > > > produk semisal bier ( arak di china ), diperkirakan sekian milyar > gallon > > > pertahun, sepertinya 1 europa juga kalah deh dalam hal minum biernya. > > > > > > Indonesia untuk makro menunjukan arah positif, sayangnya masih butuh > > > beberapa waktu lagi untuk bisa sampai ke level mikro ( moga moga si > > > presiden > > > "bereset"/borangan"/ sunda artinya penakut ) gak jatuh di 2012, saat > ini > > > sedang dicoba untuk di goyah, sampai sampai muka sby dah mulai kusut. > > > Dan yang paling menyebalkan infrastruktur Indonesia tidak banyak > berubah, > > > kurang cepat gerakannya, padahal bila cepat gerakan didalam > > > membangun/memperbaiki infrastruktur aku yakin ekonomi mikro nya akan > > > bergerak cepat juga. > > > > > > sur. > > > ps. > > > Mengenai wallstreet dengan mainan saham, sebenarnya sudah aku duga di > > > sekitaran tahun 2000 an, dimana orang diluar Amerika bisa membeli > property > > > di Amerika dan mendapat kan hasilnya bila perumahannya sudah selesai > dan > > > laku dijual ( seingatku di era clinton ), dan banyak orang Indonesia > ikut > > > main ( mirip saham ), dan memang ada beberapa orang untung, dan entah > > > mengapa mendadak game gelo tersebut hilang begitu saja, padahal itu > waktu > > > properti belum ambruk, hanya aku ogah ikutan karena dibenakku bisnis > > > geblek, > > > beli rumah di amerika entah dimana, dijual diamerika oleh penjamin, > bila > > > tidak laku rumah disewakan, jadi pasti uang kembali, lha apa bedanya > dengan > > > > > > main saham di Hongkong ?, saham sekian dollar hk, perusahaannya entah > > > dimana > > > di ubek ubek ternyata cuma flat doangan, itu juga isinya 1 keluarga. > > > ----- Original Message ----- > > > From: "Habe Proletar" <proletar4@...> > > > > > > Awal krisis dimulai oleh bank regulations bikinan Carter namanya DIDMCA > > > tahun 80 > > > an' > > > yang bikin bank bank non depository rame rame melahap bisnis real > estate > > > alias > > > menjadi spekulan > > > > > > Reagan juga ngga ikutan bersalah lantaran menandatangani ARM atas > desakan > > > demokrat > > > > > > tapi kesalahan paling fatal adalah oleh Clinton the BJ president > > > yang memaksa dan mengancam bank untuk ngasih loan sama orang miskin > > > kalau ngga bank ini kena denda > > > > > > Why would banks make such risky loans? The answer is that the Clinton > > > administration pressured the banks to help poor people become > homeowners, a > > > noble liberal idea. Also the Clinton Justice Department threatened > banks > > > with > > > lawsuits and fines ($10,000 per application) for redlining > (discrimination) > > > > > > if > > > they did not make these loans. Also ACORN (Obama's community service > > > organization) was instrumental in providing borrowers and pressuring > the > > > banks > > > to make these loans. > > > > > > Krisis ekonomi di Amerika tidak seperti kebanyakan orang sangka, bukan > > > lantaran > > > Bush, perang Irak, Afganistan, > > > barang import dari Cina atau mensubsidi Belanda bayarin welfare si > Juspik > > > untuk > > > leha leha > > > > > > > http://www.aim.org/guest-column/the-cause-of-the-2008-financial-crisis/ > > > > > > > > > > > > > > > > > -- > > www.davidsilalahi.konsultanasuransi.com ; > http://enjoy-hidup.blogspot.com/ > > > > Asuransi Allianz terbaik 2010 di Indonesia, INFOBANK: > > > http://www.antaranews.com/berita/1277927039/infobank-umumkan-peringkat-perusahaan-asuransi > > > > Allianz, Top 20 The Biggest Company in the world: > > > http://money.cnn.com/magazines/fortune/global500/2010/snapshots/7674.html > > > > Allianz, The most Admired Company in the World: > > > http://money.cnn.com/magazines/fortune/mostadmired/2010/snapshots/7674.html > > < > > > http://www.antaranews.com/berita/1277927039/infobank-umumkan-peringkat-perusahaan-asuransi > > > > > Contact me for your A to Z insurance needs. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > -- www.davidsilalahi.konsultanasuransi.com ; http://enjoy-hidup.blogspot.com/ Asuransi Allianz terbaik 2010 di Indonesia, INFOBANK: http://www.antaranews.com/berita/1277927039/infobank-umumkan-peringkat-perusahaan-asuransi Allianz, Top 20 The Biggest Company in the world: http://money.cnn.com/magazines/fortune/global500/2010/snapshots/7674.html Allianz, The most Admired Company in the World: http://money.cnn.com/magazines/fortune/mostadmired/2010/snapshots/7674.html < http://www.antaranews.com/berita/1277927039/infobank-umumkan-peringkat-perusahaan-asuransi > Contact me for your A to Z insurance needs. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
