http://www.harianterbit.com/artikel/info/artikel.php?aid=126684

Spesies Baru Ditemukan Di New Guinea

      Tanggal :  28 Jun 2011 
      Sumber :  Harian Terbit 



JAKARTA-Sejenis kanguru pohon baru, hiu sungai sepanjang 2,5 meter, kodok 
dengan taring seperti vampir dan seekor kadal berwarna turquoise merupakan 
beberapa dari ratusan spesies hewan baru yang ditemukan oleh para 
konservasionis yang bekerja di New Guinea.

Selama penelitian 10 tahun terakhir, secara total, ada sekitar 1.060 spesies 
seperti 218 tumbuhan, 43 reptil, 12 mamalia, 580 invertebrata, 134 amfibi, 2 
burung dan 71 jenis ikan baru berhasil ditemukan.

Pada laporan bertajuk The Final Frontier yang disusun oleh World Wildlife Fund 
(WWF) sebagai bagian dari ulang tahun mereka yang ke 50 itu juga menandai 
meningkatnya tren punahnya hewan dan tumbuhan di seluruh dunia dan membuat 
seperempat mamalia dunia masuk ke daftar terancam.

Spesies-spesies di atas ditemukan rata-rata dalam kecepatan 2 hewan per minggu 
dalam rentang 1998 sampai 2008 oleh beberapa kelompok tim peneliti yang 
mengunjungi berbagai lingkungan pulau itu mulai dari hutan yang lebat, 
perairan, hingga kawasan pesisir.

Satu tim peneliti pernah menemukan spesies burung baru yang diberi nama wattled 
smoky honeyeater hanya dalam hitungan detik setelah mereka meninggalkan 
helikopter yang mengantarkan mereka ke sana. Adapun temuan yang paling 
mengejutkan mungkin adalah spesies hiu baru.

Melihat dari ukurannya, ikan hiu air tawar ini dinilai sangat berhasil 
menyembunyikan diri. Ikan yang diberi nama Glyphis garricki, mengikuti nama 
Jack Garrick, zoologist yang pertamakali menemukannya itu langsung masuk daftar 
hewan terancam punah karena jumlahnya yang sangat jarang.

"Setelah lebih dari 3 dekade, peneliti juga kembali menemukan satu jenis 
spesies lumba-lumba baru," kata Mark Wright, Conservation Science Adviser WWF, 
seperti dikutip dari Guardian, 27 Juni 2011. "Laporan ini mengingatkan kita 
bahwa Bumi penuh dengan makhluk fantastis," ucapnya.

Wright menyebutkan, banyaknya keanekaragaman ini sangat mempesona. Akan tetapi, 
kegembiraan para peneliti kini berada dalam ancaman. "Meski ada upaya maksimal 
yang dilakukan oleh organisasi seperti WWF, sangat jelas bahwa kita tidak bisa 
menyelamatkan seluruh spesies yang kami inginkan," ucapnya.

"Hutan akan terus ditebangi, sungai-sungai dibendung, pesisir pantai terus 
dibangun dan sejumlah spesies akan terhapus," kata Wright. "Kepunahan tidak 
mungkin dihindari sebagai konsekuensi dari teori 'seleksi alam' milik Darwin. 
Namun manusia akan menambahkan beban yang menjurus ke 'seleksi tidak alami' 
yang terjadi," ucapnya.

Alam akan berusaha untuk mengatasi, kata Wright. Namun kita sebagai manusia lah 
yang memiliki kemampuan dan kekuatan untuk membangun masa depan di mana 
lingkungan sangatlah dianggap penting. "Kita harus memilih untuk melakukan 
itu," ucapnya.

New Guinea sendiri merupakan pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland 
dan menjadi bagian dari Indonesia dan Papua New Guinea. Pulau ini merupakan 
tempat bernaungnya hutan hujan terbesar ketiga di dunia dan sekitar 8 persen 
spesies hewan yang ada di seluruh dunia.

Rendahnya jumlah populasi manusia di pulau itu telah melindungi sejumlah 
spesies hewan yang ada di sana. Sayangnya di tahun 2020 mendatang, separuh 
hutan yang ada di sana akan musnah karena penebangan liar.(tbt)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke