Ngibul si Abbas ini, cerai di Islam itu cukup dgn ngomong 3 kata aja. Atau 
lebih tepatnya ngomong 1 kata 3x. "Talak, talak, talak", maka orang Islam udah 
ngeceraikan bininya.





>________________________________
>From: Abbas <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Friday, July 1, 2011 2:33 PM
>Subject: [proletar] Re: Adab Perceraian
>
>
>  
>Ada suaty ketika siatu kasus dimana bercerai adalah lebih baik dari pada hidup 
>bersama ! 
>Tapi namanya manusia ; biasa suka ngambil kesempatan dalam kesempitan ! Maka 
>dari itu perceraian sangat sulit dilakukan; kecuali memenuhi segala 
>persyaratannya. Atau dengan jalan pintas DUIT ! Ada beberapa orang tergiur 
>untuk mengabulkan cerai ini !
>
>Jadi Islam lebih Flexibel daripada agama Kristen; karena sebab ada kasus 
>itulah. Tapi sebenarnya Tuhan sendiri menyatakan tak setuju adanya perceraian.
>
>--- In [email protected], Richan S <richansitumorang@...> wrote:
>>
>> kalo dianggap sakral seharusnya enggak ada istilah cerai dalam pernikahan.
>> 
>> rs
>> 
>> On 1/07/2011 14:20, Abbas wrote:
>> >
>> > Saking sakralnya perkawinan dalam Islam; jangankan pake NYEREIN; 
>> > nyebut bahwa bokongmu kaya ibuku saja maka selama belum ada denda 
>> > dibayar; haram hukumnya mendekati istri.
>> >
>> > --- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com>, 
>> > item abu <itemabu@> wrote:
>> > >
>> > > Hehehe... Islam ngehalalin perceraian meski sangat dibenci. Bencinya 
>> > setengah mati tuh, shg buat cerai aja cukup dgn 3 kata doang, pake SMS 
>> > jg boleh.
>> > >
>> > > Benci tp rindu?
>> > >
>> > >
>> > >
>> > >
>> > >
>> > > >________________________________
>> > > >From: sunny <ambon@>
>> > > >To: Undisclosed-Recipient@
>> > > >Sent: Friday, July 1, 2011 6:55 AM
>> > > >Subject: [proletar] Adab Perceraian
>> > > >
>> > > >
>> > > >Â
>> > > >Refl: Teh Ninih sudah dingin jadi tidak enak dan lagi tidak disukai 
>> > oleh Aa Gym. Aa Gym paling suka Teh Panas.
>> > > >
>> > > >http://www.equator-news.com/utama/adab-perceraian
>> > > >
>> > > >Kamis, 30 Juni 2011
>> > > >Adab Perceraian
>> > > >Hj. Yati Aryati
>> > > >Beberapa minggu ini masyarakat masih disuguhkan berita perceraian 
>> > dai kondang Aa Gym dengan Teh Ninih yang telah hidup berumah tangga 
>> > lebih dari 20 tahun, dan sudah punya cucu.
>> > > >
>> > > >Sebelumnya diberitakan pula tuntutan perceraian mantan Menteri 
>> > Sekretaris Negara era Pak Harto, Pak Moerdiono, terhadap istri yang 
>> > telah dinikahinya atau telah hidup bersama lebih dari 30 tahun. 
>> > Beberapa tahun sebelumnya, seorang penyanyi terkenal era tahun 
>> > 1970-80-an, Koes Hendratmo pun telah menceraikan sang istri, juga 
>> > setelah hidup berumah tangga lebih dari 20 tahun.
>> > > >
>> > > >Perceraian para pasangan usia lanjut, yang sudah berumah tangga 
>> > cukup lama itu, tentu diharapkan tidak terjadi, karena mereka tentunya 
>> > sudah sangat memahami karakter masing-masing pihak. Namun, demikianlah 
>> > kenyataan hidup dalam perkawinan. Perceraian dapat terjadi tanpa 
>> > mengenal cepat atau lamanya usia perkawinan.
>> > > >
>> > > >Perkawinan sebenarnya adalah satu proses hidup bersama yang sah 
>> > dengan segala suka dan dukanya yang tak akan pernah berhenti, sampai 
>> > dipisahkan oleh suatu perceraian atau "kematian".
>> > > >
>> > > >Memang, kehidupan berumah tangga tidak selalu berjalan sebagaimana 
>> > yang dikehendaki, diharapkan; tidak selamanya berjalan mulus. Hubungan 
>> > suami isteri dapat berakhir karena konflik dalam rumah tangga atau 
>> > karena alasan tertentu, bahkan setelah dibina sekian lama, sebagaimana 
>> > yang dialami oleh Aa Gym, Pak Moerdiono dan Koes Hendratmo itu. Puncak 
>> > konflik yang terjadi itu adalah perceraian atau talak.
>> > > >
>> > > >Sebagai agama yang sempurna, Islam mengizinkan perceraian, meskipun 
>> > sangat dibenci, tetapi ada adab yang perlu diketahui, dipahami, ketika 
>> > akan memutuskan untuk bercerai.
>> > > >
>> > > >Adab tersebut antara lain adalah:
>> > > >
>> > > >1.. Melakukan berbagai upaya "perdamaian" sebelum memutuskan 
>> > perceraian, seperti melakukan koreksi/evaluasi diri, terhadap perilaku 
>> > suami dan istri, tidur secara terpisah, dan bermusyawarah dengan 
>> > menghadirkan penengah dari kedua pihak. Perceraian adalah jalan 
>> > terakhir apabila usaha-usaha perdamaian yang dilakukan tidak 
>> > membuahkan hasil untuk tetap bersatu;
>> > > >2.. Memiliki niat yang baik, meluruskan niat, ketika memutuskan 
>> > akan bercerai; dengan maksud agar kedua belah pihak merasa nyaman 
>> > dalam beragama, tidak merasa tertekan, dan anak-anak tidak merasa 
>> > terganggu baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pendidikan mereka;
>> > > >3.. Alasan perceraian haruslah rasional, bukan yang irasional / 
>> > tidak masuk akal;
>> > > >4.. Tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan untuk bercerai, 
>> > dan tidak dalam keadaan marah;
>> > > >5.. Istri dalam keadaan suci, tidak sedang hamil;
>> > > >6.. Melakukan talak secara baik-baik; tidak saling menyalahkan; 
>> > tidak dengan membuka aib atau cela masing-masing pihak, apalagi dengan 
>> > mengumbarnya dalam media massa. Rujuk dan lepaslah dengan baik, 
>> > demikian Alquran mengingatkan;
>> > > >7.. Ada saksi;
>> > > >8.. Tidak mengusir atau mengeluarkan istri dari rumahnya;
>> > > >9.. Menjaga "iddah"(waktu tertentu) istri;
>> > > >10.. Menghindari rasa permusuhan, terputusnya tali 
>> > persaudaraan/silaturahmi, setelah bercerai;
>> > > >11.. Tidak dihalangi apabila ingin rujuk.
>> > > >Contoh yang baik telah ditunjukkan beberapa pasangan selebritis 
>> > yang memutuskan untuk bercerai, di mana hubungan silaturahmi tetap 
>> > mereka jaga, dan pendidikan anak-anak tetap mereka perhatikan. Mereka 
>> > telah menunjukkan bahwa perceraian adalah suatu hal yang biasa, dan 
>> > tak perlu saling membuka aib ketika memutuskan untuk bercerai. (YA290611)
>> > > >
>> > > >[Non-text portions of this message have been removed]
>> > > >
>> > > >
>> > > >
>> > > >
>> > > >
>> > >
>> > > [Non-text portions of this message have been removed]
>> > >
>> >
>> > 
>> 
>> 
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke