Hehehe... sakralnya perkawinan di Islam itu bisa dilihat bhw habis talak 3, maka ga bisa rujuk lagi sebelum si bekas bini diembat orang lain.
Jg, saking sakralnya perkawinan di islam, kontol si suami itu bisa dipake buat ngembat bini2 lain dan budak2 sexnya jg. Jg halal koq pergi ke PSK, hehehe... >________________________________ >From: Abbas <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Friday, July 1, 2011 1:20 PM >Subject: [proletar] Re: Adab Perceraian > > > >Saking sakralnya perkawinan dalam Islam; jangankan pake NYEREIN; nyebut bahwa >bokongmu kaya ibuku saja maka selama belum ada denda dibayar; haram hukumnya >mendekati istri. > >--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: >> >> Hehehe... Islam ngehalalin perceraian meski sangat dibenci. Bencinya >> setengah mati tuh, shg buat cerai aja cukup dgn 3 kata doang, pake SMS jg >> boleh. >> >> Benci tp rindu? >> >> >> >> >> >> >________________________________ >> >From: sunny <ambon@...> >> >To: Undisclosed-Recipient@... >> >Sent: Friday, July 1, 2011 6:55 AM >> >Subject: [proletar] Adab Perceraian >> > >> > >> >Â >> >Refl: Teh Ninih sudah dingin jadi tidak enak dan lagi tidak disukai oleh Aa >> >Gym. Aa Gym paling suka Teh Panas. >> > >> >http://www.equator-news.com/utama/adab-perceraian >> > >> >Kamis, 30 Juni 2011 >> >Adab Perceraian >> >Hj. Yati Aryati >> >Beberapa minggu ini masyarakat masih disuguhkan berita perceraian dai >> >kondang Aa Gym dengan Teh Ninih yang telah hidup berumah tangga lebih dari >> >20 tahun, dan sudah punya cucu. >> > >> >Sebelumnya diberitakan pula tuntutan perceraian mantan Menteri Sekretaris >> >Negara era Pak Harto, Pak Moerdiono, terhadap istri yang telah dinikahinya >> >atau telah hidup bersama lebih dari 30 tahun. Beberapa tahun sebelumnya, >> >seorang penyanyi terkenal era tahun 1970-80-an, Koes Hendratmo pun telah >> >menceraikan sang istri, juga setelah hidup berumah tangga lebih dari 20 >> >tahun. >> > >> >Perceraian para pasangan usia lanjut, yang sudah berumah tangga cukup lama >> >itu, tentu diharapkan tidak terjadi, karena mereka tentunya sudah sangat >> >memahami karakter masing-masing pihak. Namun, demikianlah kenyataan hidup >> >dalam perkawinan. Perceraian dapat terjadi tanpa mengenal cepat atau >> >lamanya usia perkawinan. >> > >> >Perkawinan sebenarnya adalah satu proses hidup bersama yang sah dengan >> >segala suka dan dukanya yang tak akan pernah berhenti, sampai dipisahkan >> >oleh suatu perceraian atau "kematian". >> > >> >Memang, kehidupan berumah tangga tidak selalu berjalan sebagaimana yang >> >dikehendaki, diharapkan; tidak selamanya berjalan mulus. Hubungan suami >> >isteri dapat berakhir karena konflik dalam rumah tangga atau karena alasan >> >tertentu, bahkan setelah dibina sekian lama, sebagaimana yang dialami oleh >> >Aa Gym, Pak Moerdiono dan Koes Hendratmo itu. Puncak konflik yang terjadi >> >itu adalah perceraian atau talak. >> > >> >Sebagai agama yang sempurna, Islam mengizinkan perceraian, meskipun sangat >> >dibenci, tetapi ada adab yang perlu diketahui, dipahami, ketika akan >> >memutuskan untuk bercerai. >> > >> >Adab tersebut antara lain adalah: >> > >> >1.. Melakukan berbagai upaya "perdamaian" sebelum memutuskan perceraian, >> >seperti melakukan koreksi/evaluasi diri, terhadap perilaku suami dan istri, >> >tidur secara terpisah, dan bermusyawarah dengan menghadirkan penengah dari >> >kedua pihak. Perceraian adalah jalan terakhir apabila usaha-usaha >> >perdamaian yang dilakukan tidak membuahkan hasil untuk tetap bersatu; >> >2.. Memiliki niat yang baik, meluruskan niat, ketika memutuskan akan >> >bercerai; dengan maksud agar kedua belah pihak merasa nyaman dalam >> >beragama, tidak merasa tertekan, dan anak-anak tidak merasa terganggu baik >> >dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pendidikan mereka; >> >3.. Alasan perceraian haruslah rasional, bukan yang irasional / tidak masuk >> >akal; >> >4.. Tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan untuk bercerai, dan tidak >> >dalam keadaan marah; >> >5.. Istri dalam keadaan suci, tidak sedang hamil; >> >6.. Melakukan talak secara baik-baik; tidak saling menyalahkan; tidak >> >dengan membuka aib atau cela masing-masing pihak, apalagi dengan >> >mengumbarnya dalam media massa. Rujuk dan lepaslah dengan baik, demikian >> >Alquran mengingatkan; >> >7.. Ada saksi; >> >8.. Tidak mengusir atau mengeluarkan istri dari rumahnya; >> >9.. Menjaga "iddah"(waktu tertentu) istri; >> >10.. Menghindari rasa permusuhan, terputusnya tali >> >persaudaraan/silaturahmi, setelah bercerai; >> >11.. Tidak dihalangi apabila ingin rujuk. >> >Contoh yang baik telah ditunjukkan beberapa pasangan selebritis yang >> >memutuskan untuk bercerai, di mana hubungan silaturahmi tetap mereka jaga, >> >dan pendidikan anak-anak tetap mereka perhatikan. Mereka telah menunjukkan >> >bahwa perceraian adalah suatu hal yang biasa, dan tak perlu saling membuka >> >aib ketika memutuskan untuk bercerai. (YA290611) >> > >> >[Non-text portions of this message have been removed] >> > >> > >> > >> > >> > >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
