Sayang di Garut Unta sulit; terus suli jga mendeteksi LALT lagi Wudhu !
Mbok yaaa kalau nyaranin murid Dawkins mestinya kan lebih CANGGIH !?
Apakah memang murid2 Dawkins lebih BODOH dari orang ISLAM !? Malau Dok ITEM 
sayang !

--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Orang2 Islam itu emang kurang kuat keIslamannya, kan ada obat mujarab dr 
> auloh berupa kencing onta dan air wudhu lalat. Minum aja banyak2 obat dr 
> auloh ini, maka orang Islam ga akan tergantung lagi pd kafir2 laknatuloh yg 
> berkomplot melemahkan umat Islam ini dgn bikin obat.
> 
> Kalopun orang Islam mati mencret krn minum obat dr auloh, mereka akan mati 
> sbg syuhada, mati sahid, shg mereka akan langsung masuk sorga dpt bidadari 
> perawan abadi dan jg cowok cantik agar bisa saling sodomi.
> 
> Terbukti kan Islam itu emang agama yg benar, asal ngikutin perintah auloh, 
> mau hidup atau mati jg akan selalu bahagia dan sehat, hehehe....
> 
> 
> 
> 
> >________________________________
> >From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...>
> >To: [email protected]
> >Sent: Saturday, July 9, 2011 1:38 AM
> >Subject: [proletar] Tempo: RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
> >
> >
> >  
> >Saya kira sistem jaminankesehatan seperti di negeri Belanda lebih bagus.
> >
> >Tiap orang wajib punya asuransi kesehatan dan orang yang berpenghasilan 
> >rendah (diubawah 1,200 euro tiap bulan) dapat subsifi dari Jawatan Pajak 
> >untuk membayar premi asuransi.
> >
> >Jadi dokter atau rumah sakit tetap dapat uang dari perusahaan asuransi dan 
> >tiap penduduk bisa dapat rawatan yang sama.
> >
> >
> >RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin 
> >Kamis, 07 Juli 2011 | 16:12 WIB
> >Besar Kecil Normal
> >
> >TEMPO Interaktif, Garut - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Garut, Jawa Barat, 
> >menolak untuk mengobati warga miskin. Bahkan pemerintah daerah telah 
> >melarang para camat dan kepala desa untuk menerbitkan Surat Keterangan Tidak 
> >Mampu (SKTM) bagi warganya sebagai rujukan untuk mendapat perawatan di rumah 
> >sakit.
> >
> >Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Garut Maskut Farid mengatakan penolakan 
> >pasien miskin itu disebabkan pihak rumah sakit kesulitan untuk menutupi 
> >biaya operasional yang membengkak. "Ini dilakukan semata-mata untuk menolong 
> >pelayanan selanjutnya. Kalau tidak dilaksanakan seperti ini akan menjadi 
> >masalah," ujarnya, Kamis, 7 Juli 2011.
> >
> >Menurutnya, sampai saat ini, biaya pengobatan yang telah dilakukan terhadap 
> >warga miskin belum dibayarkan oleh pemerintah daerah. Jumlah tunggakan yang 
> >belum dibayarkan ke rumah sakit mencapai Rp 21 miliar.
> >
> >Dana itu merupakan akumulasi pembayaran dari tahun 2010 hingga Juli 2011 
> >ini. "Pelayanan terhadap warga miskin akan kami tutup mulai 15 Juli nanti 
> >sampai ada kejelasan selanjutnya," ujar Maskut.
> >
> >Sekretaris Daerah Garut Iman Alirahman mengatakan kondisi rumah sakit sangat 
> >sulit dan hampir mendekati kebangkrutan. Bahkan dalam beberapa kali rapat, 
> >para dokter mengancam akan melakukan mogok kerja. "Ini karena rumah sakit 
> >tidak punya obat, tidak punya uang, dan tidak punya lagi tenaga untuk 
> >melayani pasien," ujarnya.
> >
> >Bupati Garut Aceng H. M. Fikri mengaku telah menginstruksikan bawahannya 
> >untuk tidak lagi mengeluarkan SKTM bagi warga miskin. Hal itu dilakukan 
> >untuk memulihkan kondisi keuangan rumah sakit.
> >
> >Namun, Aceng memastikan pihak rumah sakit akan tetap mengobati warga miskin. 
> >Pelayanan itu hanya akan diberikan kepada warga miskin yang terdaftar dalam 
> >program jaminan kesehatan masyarakat yang dibiayai oleh Kementerian 
> >Kesehatan. "Untuk Jamkesda kita hentikan sementara. Saya menduga banyak 
> >warga mampu yang berpura-pura miskin agar bisa dibiayai oleh negara," 
> >ujarnya.
> >
> >Mengenai tunggakan yang belum dibayarkan oleh pemerintah daerah, Aceng 
> >mengaku akan membayarnya dengan cara mencicil. Rencananya, dalam anggaran 
> >perubahan tahun ini, pemerintah daerah akan menganggarkan dana sebesar Rp 2 
> >miliar.
> >
> >SIGIT ZULMUNIR
> >
> >
> > 
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke