Abbas Amin demen pamer otak babinya..

Udah jelas yang dimaksud "item abu" yang ngomong secara sarkastik itu dengan 
air wuduk laler itu adalah air yang habis dicemplungin laler..  


--- In [email protected], "Abbas" <abas_amin08@...> wrote:
>
> Sayang di Garut Unta sulit; terus suli jga mendeteksi LALT lagi Wudhu !
> Mbok yaaa kalau nyaranin murid Dawkins mestinya kan lebih CANGGIH !?
> Apakah memang murid2 Dawkins lebih BODOH dari orang ISLAM !? Malau Dok ITEM 
> sayang !
> 
> --- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote:
> >
> > Orang2 Islam itu emang kurang kuat keIslamannya, kan ada obat mujarab dr 
> > auloh berupa kencing onta dan air wudhu lalat. Minum aja banyak2 obat dr 
> > auloh ini, maka orang Islam ga akan tergantung lagi pd kafir2 laknatuloh yg 
> > berkomplot melemahkan umat Islam ini dgn bikin obat.
> > 
> > Kalopun orang Islam mati mencret krn minum obat dr auloh, mereka akan mati 
> > sbg syuhada, mati sahid, shg mereka akan langsung masuk sorga dpt bidadari 
> > perawan abadi dan jg cowok cantik agar bisa saling sodomi.
> > 
> > Terbukti kan Islam itu emang agama yg benar, asal ngikutin perintah auloh, 
> > mau hidup atau mati jg akan selalu bahagia dan sehat, hehehe....
> > 
> > 
> > 
> > 
> > >________________________________
> > >From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@>
> > >To: [email protected]
> > >Sent: Saturday, July 9, 2011 1:38 AM
> > >Subject: [proletar] Tempo: RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
> > >
> > >
> > >  
> > >Saya kira sistem jaminankesehatan seperti di negeri Belanda lebih bagus.
> > >
> > >Tiap orang wajib punya asuransi kesehatan dan orang yang berpenghasilan 
> > >rendah (diubawah 1,200 euro tiap bulan) dapat subsifi dari Jawatan Pajak 
> > >untuk membayar premi asuransi.
> > >
> > >Jadi dokter atau rumah sakit tetap dapat uang dari perusahaan asuransi dan 
> > >tiap penduduk bisa dapat rawatan yang sama.
> > >
> > >
> > >RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin 
> > >Kamis, 07 Juli 2011 | 16:12 WIB
> > >Besar Kecil Normal
> > >
> > >TEMPO Interaktif, Garut - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Garut, Jawa 
> > >Barat, menolak untuk mengobati warga miskin. Bahkan pemerintah daerah 
> > >telah melarang para camat dan kepala desa untuk menerbitkan Surat 
> > >Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warganya sebagai rujukan untuk mendapat 
> > >perawatan di rumah sakit.
> > >
> > >Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Garut Maskut Farid mengatakan penolakan 
> > >pasien miskin itu disebabkan pihak rumah sakit kesulitan untuk menutupi 
> > >biaya operasional yang membengkak. "Ini dilakukan semata-mata untuk 
> > >menolong pelayanan selanjutnya. Kalau tidak dilaksanakan seperti ini akan 
> > >menjadi masalah," ujarnya, Kamis, 7 Juli 2011.
> > >
> > >Menurutnya, sampai saat ini, biaya pengobatan yang telah dilakukan 
> > >terhadap warga miskin belum dibayarkan oleh pemerintah daerah. Jumlah 
> > >tunggakan yang belum dibayarkan ke rumah sakit mencapai Rp 21 miliar.
> > >
> > >Dana itu merupakan akumulasi pembayaran dari tahun 2010 hingga Juli 2011 
> > >ini. "Pelayanan terhadap warga miskin akan kami tutup mulai 15 Juli nanti 
> > >sampai ada kejelasan selanjutnya," ujar Maskut.
> > >
> > >Sekretaris Daerah Garut Iman Alirahman mengatakan kondisi rumah sakit 
> > >sangat sulit dan hampir mendekati kebangkrutan. Bahkan dalam beberapa kali 
> > >rapat, para dokter mengancam akan melakukan mogok kerja. "Ini karena rumah 
> > >sakit tidak punya obat, tidak punya uang, dan tidak punya lagi tenaga 
> > >untuk melayani pasien," ujarnya.
> > >
> > >Bupati Garut Aceng H. M. Fikri mengaku telah menginstruksikan bawahannya 
> > >untuk tidak lagi mengeluarkan SKTM bagi warga miskin. Hal itu dilakukan 
> > >untuk memulihkan kondisi keuangan rumah sakit.
> > >
> > >Namun, Aceng memastikan pihak rumah sakit akan tetap mengobati warga 
> > >miskin. Pelayanan itu hanya akan diberikan kepada warga miskin yang 
> > >terdaftar dalam program jaminan kesehatan masyarakat yang dibiayai oleh 
> > >Kementerian Kesehatan. "Untuk Jamkesda kita hentikan sementara. Saya 
> > >menduga banyak warga mampu yang berpura-pura miskin agar bisa dibiayai 
> > >oleh negara," ujarnya.
> > >
> > >Mengenai tunggakan yang belum dibayarkan oleh pemerintah daerah, Aceng 
> > >mengaku akan membayarnya dengan cara mencicil. Rencananya, dalam anggaran 
> > >perubahan tahun ini, pemerintah daerah akan menganggarkan dana sebesar Rp 
> > >2 miliar.
> > >
> > >SIGIT ZULMUNIR
> > >
> > >
> > > 
> > >
> > >
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke