Betul, jadi abu juga. Yang pasti abu itu kering, tanpa kehidupan. Artinya, tidak mengandung jasad renik yang baik untuk bumi / tanah.
Lagipula abu bisa bikin batuk.. --- "Stanley Sethiadi" <ssethiadi@...> wrote: > Dikremasi juga jadi abu. Proses jadi abu lebih cepat daripada > dikubur. > > Salam. Stanley. > > > > From: ajeg > > --- "kim" <kimhook@...> wrote: > > > > Dengan demikian, cara kremasi tidak lah menjadi kendala > > dalam ajaran Kristen dan dengan sendirinya cara kremasi > > itu lebih ramah terhadap lingkungan juga lebih praktis. > > O tidak bisa... > Kuno itu. > > Di adab modern yang green, sampah nggak boleh lagi > dibakar, tapi didaur ulang. Sampah basah juga didaur > jadi humus. > > Adapun jenazah segar, ya didaur di dalam tanah. > Termasuk yang abis didodet-dodet & diewer-ewer > mahasiswa kedokteran. > > Coba sesekali kulik itu Genesis 3:19. Atau, perhatiin > pendeta-pendeta Hollywood di pinggir lobang kubur, > "earth to earth, ashes to ashes, dust to dust." > > Gitu katanya selalu. > > > > _____ ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
