Apa nama restoran Cina yang di Padang?
"Christine Hakim" ini apa kripik Padang yang paling enak?
Dulu ada yang bilang bahwa yang paling enak itu buatan dokter gigi.


--- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:
>
> Keesokan harinya, rencanya mau check out pagi hari dan pergi ke Danau 
> Maninjau 
> dengan melewati 'Kelok 40' yang terkenal itu sekalian ke Padang untuk 
> menginap 
> semalam sebelum pulang ke Jakarta.  
> 
> Tapi, berhubung banyak yang capek sehingga acara ke Danau Maninjau itu 
> dibatalkan dan kami berkeliling Bukittinggi pergi ke benteng 'Fort de Kock', 
> Jam Gadang, dan Ngarai Sianok dan setelah itu langsung check out menuju 
> Padang.
> 
> Jam Gadang merupakan landmark Bukittinggi terletak di jantung kota 
> Bukittinggi 
> dan jaraknya hanya sepelemparan batu dari Benteng 'Fort de Kock'.  Jam ini 
> didirikan pada tahun 1928 dan mesin jam ini merupakan hadiah dari Ratu 
> Juliana 
> dan hanya ada 2 mesin jam seperti ini di dunia, kembarannya satu lagi jam Big 
> Ben di London.  Jam Gadang mempunyai 4 buah jam (4 muka) sesuai dengan arah 
> mata 
> angin dengan mesin jam yang bergerak secara mekanis.
> 
> Benteng Fort de Kock terletak diatas bukit yang paling tinggi di Bukittinggi 
> dan 
> sekarang sudah dihubungkan dengan jembatan gantung diatas downtown 
> Bukittinggi 
> menuju Kebon Binatang dan Rumah Adat Baanjuang.  
> 
> Dari Fort de Kock ini gw berkeliling untuk melihat seluruh kota Bukittinggi 
> yang dikelilingi oleh 3 gunung, Gunung Merapi, Gunung Singgalang dan Gunung 
> ... (lupa euy nama gunungnya).
> 
> Ngarai Sianok merupakan lembah dengan kedalaman sekitar 100 m dengan dinding 
> lembahnya yang berwarna warni dan di dasarnya mengalir Sungai Sianok yeng 
> berliku-liku dengan back ground Gunung Singgalang dan Gunung Merapi.  
> 
> Keindahan pemandangan Ngarai Sianok sering memberi inspirasi buat para 
> pelukis melukis keindahan panorama Ngarai Sianok.  Kalo orang sana bilangnya 
> 'Little Grand 
> Canyon', tapi menurut gw sih, nggak ada sama2 nya sedikitpun dengan dengan 
> Grand 
> Canyon.
> 
> Gua Jepang berada tepat ditengah Ngarai Sianok, dengan kedalaman 40 meter 
> dari 
> atas bukit dan 50 meter dari dasar jurang.  Jadi, gw turun kebawah sampai 
> kedalaman 40 meter dan lorong gua itu tingginya sekitar 2 meter dan lebarnya 
> sepanjang 2 bentangan tangan orang dewasa.  
> 
> Didalamnya terdapat sekitar 6 ruang  amunisi, tempat rapat, rumah sakit, 
> dapur, tempat pembuangan mayat, tempat pengintaian.  Gua Jepang ini cukup 
> besar, luas, dan komplit.  Gw berjalan  didalam Gua Jepang sekitar 40 menit, 
> jadi estimasi panjangnya jalan di Gua Jepang sekitar 1,5 km deh.
> 
> Bayangin aja, berapa tuh orang Indonesia yang mati pada waktu menggali Gua 
> Jepang yang besar dan luasnya seperti itu?
> 
> Setelah selesai makan siang, lalu kami check out dari hotel dan melanjutkan 
> perjalanan ke kota Padang.  Tiba di kota Padang sekitar maghrib dan check in 
> di 
> hotel dan setelah istirahat sejenak lalu dilanjutkan dengan makan malam. 
> 
> Makanan di kota Padang kayaknya nggak ada yang enak, kecuali makanan Cina.  
> At least, makanan di Padang sudah pasti nggak sebanding dengan makanan di 
> Bukittinggi.  Disamping itu, kita sudah terlalu capek untuk mencari restoran 
> lainnya, maka kita makan di restoran Cina atas dasar rekomendasi teman.
> 
> Kebetulan, makanan Cina adalah favorit gw padahal tadinya gw udah males untuk 
> ikutan, tapi mendengar bahwa makanan di restoran ini enak, maka gw paksain 
> juga ikut.  Ternyata makanannya memang bener2 enak, jadi nggak sia2 deh gw 
> ikutan makan malam di restoran ini.
> 
> Keesokan harinya merupakan hari terakhir dan setelah sholat subuh gw pergi 
> jalan2 menyusuri pantai di depan hotel. Pantainya Padang, menurut gw, tidak 
> bagus sama sekali, warna pasirnya coklat, udah gitu nggak boleh berenang di 
> laut karena 50 meter dari bibir pantai terdapat palung yang sangat dalam.  
> 
> Setelah breakfast, lalu rombongan putar2 kota Padang melihat taman di tengah 
> kota (lupa namanya), jembatan Malin Kundang, terus ke beberapa tempat yang gw 
> nggak perhatikan. Reruntuhan bekas gempa sudah tidak terlihat sama sekali, 
> semuanya sudah dibangun kembali dan sudah bersih dari bekas2 gempa.  
> 
> Menurut gw sih, setelah sebelumnya menginap di Bukittinggi, kota Padang tidak 
> menarik sama sekali.  Mungkin karena udaranya yang sangat panas menyengat, 
> mungkin juga karena memang tidak ada obyek wisata yang menarik, atau mungkin 
> juga karena makanannya tidak enak.
> 
> Makan siang kita makan lagi di restoran Cina semalam, dan sekarang kita 
> datang dengan 'full team' dan kita pesan makanan 1 jam sebelum kita tiba di 
> restoran supaya makanan bisa datang tepat waktunya.  Menunya, kepiting saus 
> Padang, udang besar, cumi goreng, steamed fish, ayam goreng mentega, kailan, 
> dan beberapa jenis makanan lagi.
> 
> Alhamdulilah, setelah makan siang rombongan singgah sebentar di toko makanan 
> "Christine Hakim" untuk membeli oleh2 keripik pedas dan makanan ciri khas 
> Padang lainnya, setelah itu rombongan langsung menuju bandara "Minangkabau" 
> untuk kembali ke Jakarta.  
> 
> 
> 
> =======
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke