fyi, toko kripik itu sudah tidak ada lagi karena pemiliknya meninggal jadi 
korban gempa tempo hari 

--- Pada Rab, 27/7/11, rezameutia <[email protected]> menulis:

Dari: rezameutia <[email protected]>
Judul: [proletar] Re: Pulang Basamo (lanjutan)...
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 27 Juli, 2011, 7:23 AM







 



  


    
      
      
      namanya restoran "simpang enam" di hos cokroaminoto.  kalo menurut saya 
restoran ini highly recomennded, excellent food with reasonable price.  



setahu saya ada 2 toko kripik Padang yang terkenal yaitu "christine hakim" dan 
"shirley", menurut saya "ch" lebih enak.  ini masalah selera sih.  



--- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@...> wrote:

>

> Apa nama restoran Cina yang di Padang?

> "Christine Hakim" ini apa kripik Padang yang paling enak?

> Dulu ada yang bilang bahwa yang paling enak itu buatan dokter gigi.

> 

> 

> --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote:

> >

> > Keesokan harinya, rencanya mau check out pagi hari dan pergi ke Danau 
> > Maninjau 

> > dengan melewati 'Kelok 40' yang terkenal itu sekalian ke Padang untuk 
> > menginap 

> > semalam sebelum pulang ke Jakarta.  

> > 

> > Tapi, berhubung banyak yang capek sehingga acara ke Danau Maninjau itu 
> > dibatalkan dan kami berkeliling Bukittinggi pergi ke benteng 'Fort de 
> > Kock', Jam Gadang, dan Ngarai Sianok dan setelah itu langsung check out 
> > menuju Padang.

> > 

> > Jam Gadang merupakan landmark Bukittinggi terletak di jantung kota 
> > Bukittinggi 

> > dan jaraknya hanya sepelemparan batu dari Benteng 'Fort de Kock'.  Jam ini 

> > didirikan pada tahun 1928 dan mesin jam ini merupakan hadiah dari Ratu 
> > Juliana 

> > dan hanya ada 2 mesin jam seperti ini di dunia, kembarannya satu lagi jam 
> > Big 

> > Ben di London.  Jam Gadang mempunyai 4 buah jam (4 muka) sesuai dengan arah 
> > mata 

> > angin dengan mesin jam yang bergerak secara mekanis.

> > 

> > Benteng Fort de Kock terletak diatas bukit yang paling tinggi di 
> > Bukittinggi dan 

> > sekarang sudah dihubungkan dengan jembatan gantung diatas downtown 
> > Bukittinggi 

> > menuju Kebon Binatang dan Rumah Adat Baanjuang.  

> > 

> > Dari Fort de Kock ini gw berkeliling untuk melihat seluruh kota Bukittinggi 
> > yang dikelilingi oleh 3 gunung, Gunung Merapi, Gunung Singgalang dan Gunung 
> > ... (lupa euy nama gunungnya).

> > 

> > Ngarai Sianok merupakan lembah dengan kedalaman sekitar 100 m dengan 
> > dinding 

> > lembahnya yang berwarna warni dan di dasarnya mengalir Sungai Sianok yeng 

> > berliku-liku dengan back ground Gunung Singgalang dan Gunung Merapi.  

> > 

> > Keindahan pemandangan Ngarai Sianok sering memberi inspirasi buat para 
> > pelukis melukis keindahan panorama Ngarai Sianok.  Kalo orang sana 
> > bilangnya 'Little Grand 

> > Canyon', tapi menurut gw sih, nggak ada sama2 nya sedikitpun dengan dengan 
> > Grand 

> > Canyon.

> > 

> > Gua Jepang berada tepat ditengah Ngarai Sianok, dengan kedalaman 40 meter 
> > dari 

> > atas bukit dan 50 meter dari dasar jurang.  Jadi, gw turun kebawah sampai 

> > kedalaman 40 meter dan lorong gua itu tingginya sekitar 2 meter dan 
> > lebarnya 

> > sepanjang 2 bentangan tangan orang dewasa.  

> > 

> > Didalamnya terdapat sekitar 6 ruang  amunisi, tempat rapat, rumah sakit, 
> > dapur, tempat pembuangan mayat, tempat pengintaian.  Gua Jepang ini cukup 
> > besar, luas, dan komplit.  Gw berjalan  didalam Gua Jepang sekitar 40 
> > menit, jadi estimasi panjangnya jalan di Gua Jepang sekitar 1,5 km deh.

> > 

> > Bayangin aja, berapa tuh orang Indonesia yang mati pada waktu menggali Gua 

> > Jepang yang besar dan luasnya seperti itu?

> > 

> > Setelah selesai makan siang, lalu kami check out dari hotel dan melanjutkan 

> > perjalanan ke kota Padang.  Tiba di kota Padang sekitar maghrib dan check 
> > in di 

> > hotel dan setelah istirahat sejenak lalu dilanjutkan dengan makan malam. 

> > 

> > Makanan di kota Padang kayaknya nggak ada yang enak, kecuali makanan Cina.  
> > At least, makanan di Padang sudah pasti nggak sebanding dengan makanan di 
> > Bukittinggi.  Disamping itu, kita sudah terlalu capek untuk mencari 
> > restoran lainnya, maka kita makan di restoran Cina atas dasar rekomendasi 
> > teman.

> > 

> > Kebetulan, makanan Cina adalah favorit gw padahal tadinya gw udah males 
> > untuk ikutan, tapi mendengar bahwa makanan di restoran ini enak, maka gw 
> > paksain juga ikut.  Ternyata makanannya memang bener2 enak, jadi nggak sia2 
> > deh gw ikutan makan malam di restoran ini.

> > 

> > Keesokan harinya merupakan hari terakhir dan setelah sholat subuh gw pergi 
> > jalan2 menyusuri pantai di depan hotel. Pantainya Padang, menurut gw, tidak 
> > bagus sama sekali, warna pasirnya coklat, udah gitu nggak boleh berenang di 
> > laut karena 50 meter dari bibir pantai terdapat palung yang sangat dalam.  

> > 

> > Setelah breakfast, lalu rombongan putar2 kota Padang melihat taman di 
> > tengah kota (lupa namanya), jembatan Malin Kundang, terus ke beberapa 
> > tempat yang gw nggak perhatikan. Reruntuhan bekas gempa sudah tidak 
> > terlihat sama sekali, semuanya sudah dibangun kembali dan sudah bersih dari 
> > bekas2 gempa.  

> > 

> > Menurut gw sih, setelah sebelumnya menginap di Bukittinggi, kota Padang 
> > tidak menarik sama sekali.  Mungkin karena udaranya yang sangat panas 
> > menyengat, mungkin juga karena memang tidak ada obyek wisata yang menarik, 
> > atau mungkin juga karena makanannya tidak enak.

> > 

> > Makan siang kita makan lagi di restoran Cina semalam, dan sekarang kita 
> > datang dengan 'full team' dan kita pesan makanan 1 jam sebelum kita tiba di 
> > restoran supaya makanan bisa datang tepat waktunya.  Menunya, kepiting saus 
> > Padang, udang besar, cumi goreng, steamed fish, ayam goreng mentega, 
> > kailan, dan beberapa jenis makanan lagi.

> > 

> > Alhamdulilah, setelah makan siang rombongan singgah sebentar di toko 
> > makanan "Christine Hakim" untuk membeli oleh2 keripik pedas dan makanan 
> > ciri khas Padang lainnya, setelah itu rombongan langsung menuju bandara 
> > "Minangkabau" untuk kembali ke Jakarta.  

> > 

> > 

> > 

> > =======

> >

>





    
     

    
    


 



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke