dlm hal ini tugas pemerintah tuh cuma satu : mengatur ketertiban, bukan memihak mayoritas.
lihat di inggris soal kerusuhan terakhir dimana inggris mayoritas dihuni kalangan nasrani. meskipun mayoritas nasrani, tetapi kalau mayoritas itu adalah pembuat kerusuhan, maka pemerintah tidak segan2 menghukum bahkan mengusir mereka. kehebatan pemerintah adalah ketika dia melindungi minoritas tatkala mayoritas bertindak diluar ketertiban. kalau bisanya cuma memihak kepada mayoritas meskipun mayoritas itu bertindak salah, itu sih sama aja namanya : ngawur berjamaah, korupsi berjamaah, membunuh berjamaah, dan segala yang rame-rame. 2011/8/21 ajeg <[email protected]> > ** > > > > Kalo gitu coba ini diulang-ulang biar apal, > puluhan tahun eksklusivisme Ahmadiyah nggak ada > yang usik - baru 10 tahun terakhir. > > Artinya, apa Anda masih menghargai perbedaan sikap > pemerintahan sekarang yang memungkinkan terjadinya > kekerasan terhadap Ahmadiyah dll? > > --- David <davidfr766hi@...> wrote: > > > SERINGKALI masalah manusia dalam menghadapi kehidupan adalah lupa > > atas apa yang telah dipelajari. salah satu cara untuk tidak lupa > > alias cara untuk mencamkan ke dalam benak terdalam adalah dengan > > mengulang dan mengulang. itu sebabnya teknik mengulang dan > > mengulang seperti yang saya gunakan banyak juga dipakai oleh orang2 > > untuk menyampaikan maksud agar dicamkan ke benak terdalam. > > > > soal eksklusif, semua orang dan semua kelompok sangat cenderung > > merasa eksklusif. perbedaannya hanyalah apakah dia cuma sekedar > > percaya diri (narsis) ataukah dia merasa yang lain itu harus > > dikuasai atau bahkan dilenyapkan. > > > > kalau eksklusif untuk percaya diri atau narsis, katakanlah seperti > > yahudi yang merasa umat paling benar, itu sih gak masalah, itu > > urusan dia. > > tapi kalau dari sikap percaya diri/narsisnya itu kemudian dia > > mengadakan pembunuhan atau sejenisnya, maka itu hal yang salah dan > > harus ditindak. > > > > jadi baik ahmadiyah maupun mainstream, kalau mau eksklusif dalam > > batasan percaya diri/narsis, ya silahkan saja. tapi kalau sudah > > menjadi sangat tidak tertib maka perlu ditertibkan dan perlu > > diajari agar : > > > > tetap menghargai perbedaan. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
