Bagus. Artinya untuk "menghargai perbedaan" nggak harus diulang sampe 3 kali, karena ternyata sulit juga kan menghargai perbedaan sikap pemerintahan sekarang terhadap nilai-nilai umum tentang kesetaraan.
--- David <davidfr766hi@...> wrote: > hehehe... kenapa saya malu2? > > kalo gitu, > jawaban no 1: harus menghargai perbedaan. > jawaban no 2: harus menghargai perbedaan > jawaban no 3: pemerintah harus di tegur karena pemerintah bagian > dari penyelenggaraan no 1 dan 2 > > > 2011/8/21 ajeg <ajegilelu@...> > > ** > > > Terserah mau ke mana. > > Mau ke plot Anda yang nomor 1, 2, atau 3, tetep aja harus > > liat akar masalahnya, fakta sejarahnya, bahwa selama > > puluhan tahun Ahmadiyah di Indonesia nggak terusik. Baru di > > era pemerintahan sekarang semua itu terjadi. > > > > Keliatannya sekarang Anda malu-malu mendukung teori sendiri > > soal menghargai perbedaan - dalam hal ini perbedaan sikap > > pemerintah. > > > > --- David <davidfr766hi@...> wrote: > > > > > sebetulnya sedang mengarah kemana pembicaraan ini? > > > > > > 1- mainstream tidak menghargai perbedaan? > > > 2- atau ahmadiyah tidak menghargai perbedaan? > > > 3- atau pemerintah tidak menghargai perbedaan? > > > > > > perasaan saya topik ini ada dalam kisaran no 1. > > > gak tau deh kalo belok tiba2 jadi no 2 atau 3 > > > > > > 2011/8/21 ajeg <ajegilelu@...> > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
