Yahudi Itu Sendiri Adalah Orang Palestina
Palestina itu cuma nama wilayah dimana penduduknya menyembah dewa-dewi
Filistine. Sejak kedatangan pendatang Arab yang beragama Islam, maka penyembah
dewa dewi Filistine habis dibantai karena agama Islam mewajibkan untuk
membantai patung dewa dewi dan penyembahnya.
Sebagian penyembah dewa dewi Filistine berganti agama menganut agama Yahudi.
Jadi orang Yahudi itu aseli penduduk Palestina. Jadi belum pernah dalam
sejarah ada negara Palestina, juga belum pernah ada kerajaan Palestina, karena
Palestina cuma nama wilayah seperti nama Kebayoran Baru.
Jadi beda ya, mereka yang sekarang mencatut nama Palestina bukanlah orang
Palestina tapi orang Arab dan berbahasa Arab yang beragama Islam yang anti dewa
dewi Filistine.
Jadi setelah ribuan tahun sejarahnya, wilayah ini campur baur penduduknya yang
berdatangan dari seluruh dunia. Tetapi mayoritasnya adalah orang Yahudi dan
orang Arab. Mereka yang orang Yahudi disebut Yahudi Palestina, dan yang Arab
kemudian menamakan dirinya Arab Palestina.
Oleh Inggris yang menjajah wilayah Palestina ini kemudian membagi dua wilayah
ini untuk Yahudi Palestina, dan untuk Arab Palestina.
Yahudi Palestina membentuk negara Israel, dan Arab Palestina membentuk
Yordania.... Lebih dari adil bukan ??? Arab Palestina yang bukan tanah airnya
malah bisa mendirikan negara Arab ditanah Palestina.
Namun celakanya agama Islam membawa bencana, karena mewajibkan umatnya untuk
menegakkan syariah islam diseluruh dunia bukan cuma di Arab saja. Demikianlah
karena menganggap orang Yahudi kalah kuat, maka diusirnya orang2 Yahudi,
tanahnya mau direbut, tapi orang Yahudi melawan dan orang2 Arab ini kalah.
Lalu dimana salahnya orang Yahudi ???
Demikianlah singkatnya mengapa seluruh negara2 didunia mendukung Israel dari
ancaman orang2 Arab Islam ini, bukan maksudnya memusuhi Arab dan Islam
melainkan memusuhi ketidak adilannya.
Yahudi dan Israel dianiaya oleh Arab dan Islam, tapi bukan cuma Yahudi dan
Israel, sejak ribuan tahun pun Cina, India, Thailand, Russia, Eropah bahkan
semua bangsa2 didunia sudah pernah dianiaya Islam. Jadi apa yang dialami
Yahudi dan Israel bukan kejadian kebetulan, bukan kejadian nasionalisme, bukan
masalah ekonomi, tetapi masalah kewajiban dalam agama Islam untuk menegakkan
Syariah Islam diseluruh dunia dan menghancurkan semua jenis kekafiran yang
bukan Islam maupun yang Islam sendiri.
> PAREWA <parewa70@...> wrote:
> nah Mus, anda diam seribu basa
> menyaksikan kebiadaban orang
> nasarani ngebom masyarakat negara
> lain danĀ orang yahudi membunuhi
> secara brutal orang palestina,
Bukan tidak mungkin ada orang Nazrani ngebom, tapi pelakunya tidak dilindungi,
malah ditangkap dan dihukum sehingga tidak bisa tanggung jawabnya dituduhkan
kepada Nazrani.
Juga tidak benar orang Yahudi membunuhi orang Palestina secara brutal, karena
yang anda anggap orang Palestina sebenarnya sama sekali bukanlah orang
Palestina melainkan orang2 Arab aseli bahkan bahasanya Arab dan agamanya Islam.
Orang Palestina yang aseli tidak berbahasa Arab dan tidak ada yang beragama
Islam, mereka penyembah dewa dewi Palestine. Justru agama Islam malah
menghancurkan patung2 dewa dewi Palestine sehingga mana mungkin bisa mengaku
orang Palestina ??? ngaco bukan ???
Arab Palestina bukan orang Palestina, mereka sama persis seperti Cina Indonesia
yang juga bukan orang Indonesia. Bedanya, Cina Indonesia masih berbahasa
Indonesia, tapi Arab Palestina berbahasa Arab tidak ada yang bisa bahasa
Palestina.
Orang aseli Palestina beragama dewa dewi Filistine, tapi kemudian sebagian
besar pindah agama menganut agama Yahudi bukan agama Islam.
Jadi orang Yahudi tidak ada yang membunuhi orang Palestina, sebaliknya
fakta2nya justru orang2 Yahudi ini yang dibunuhi orang2 Arab Palestina untuk
merebut tanah airnya.
Lhaaa... di Indonesia aja anda lihat, umat Islam Ahmadiah kenapa harus diusir
dari tanah airnya sendiri oleh sesama Islam sendiri ??? Malah yang membela
agar mereka jangan terusir adalah lembaga HAM dunia dimana banyak orang2 Yahudi
didalamnya.
Saya juga Islam, tidak ada salahnya untuk saya nasihati anda agar jangan suka
menebar fitnah yang makin mencoreng agama Islam dimata dunia !!! Saya juga
dari kecil belajar Islam bagaimana jangan berteman dengan orang kafir, halal
memeras cina, pahala membakar gereja, menghancurkan patung2 berhala, dlsb yang
menjadi kewajiban kita dalam Islam.
Betul, agama Islam itu memang melanggar HAM, tapi umatnya tidak perlu melakukan
pelanggaran HAM meskipun diwajibkan, meskipun dijanjikan pahala, meskipun
dijanjikan sorga.
Kita beragama Islam itu asalnya cuma keturunan dari nenek moyang kita,
sedangkan tujuan nenek moyang kita untuk memeluk agama Islam bukanlah melakukan
pelanggaran HAM tapi untuk melakukan kebaikan2 tanpa waktu itu bisa membaca
AlQuran. Bahkan nenek moyang kita sudah memeluk Islam sebelum ada cetakan
AlQuran.
Begitulah, nenek moyang kita memeluk agama Islam karena dulu dianggapnya baik,
namun sekarang setelah membaca AlQuran barulah kita mengetahuinya tidak baik.
Belum tentu salahnya dalam agama Islam, bisa jadi juga kesalahan AlQuran yang
memang untuk tujuan politik dicetak dan disebarkan seperti begitu.
Tapi jalan hidup kita untuk membedakan yang baik dan tidak baik bukan se-mata2
dari AlQuran, juga kita punya budaya yang baik sehingga tidak harusnya kita
ikut2an AlQuran menjadi tidak baik.
Islam hanyalah tradisi agama, jangan dilekatkan pada tingkah laku kita. Tidak
perlu keluar agama Islam untuk masuk agama lain yang juga sama2 tidak baiknya,
karena sebenarnya tidak pernah ada agama yang baik, tidak pernah ada agama yang
sempurna melainkan manusianyalah yang harus baik, harus sempurna tanpa perlu
diatur oleh kitab sucinya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/