Hehehe... kayaknya orang Islam makin panjang aja buntutnya, maka kaing2nya 
makin keras krn buntutnya kejepit.




>________________________________
>From: Musik hari Ini <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]>
>Sent: Tuesday, September 20, 2011 12:51 AM
>Subject: Re: Bls: [proletar] Ormas Islam Menilai GKI Yasmin Melawan Hukum
>
>
>  
>Tem postingan elu kagak Ilmiah
>jauh dari pembelajaran,makin lama 
>
>makin bloon saja tampak nya
>
>________________________________
>From: item abu <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]>
>Sent: Monday, September 19, 2011 1:46 PM
>Subject: Re: Bls: [proletar] Ormas Islam Menilai GKI Yasmin Melawan Hukum
>
>  
>Hehehe.... parewa ngebela ormas sebangsa FPI dll. Beradab tuh FPI yg 
>ngegebukin cewek yg demo anti perda anti pelacuran di Tangerang atau yg demo 
>di Monas.
>
>>________________________________
>>From: PAREWA <[email protected]>
>>To: [email protected]
>>Sent: Monday, September 19, 2011 8:05 PM
>>Subject: Bls: [proletar] Ormas Islam Menilai GKI Yasmin Melawan Hukum
>>
>>
>>  
>>ormas itu cuma meniru tingkah polah masyarakat dan pemerintah negara2 
>>nasarani umumnya, yg melarang berdirinya mesjid. Tetapi ormas jauh lebih baik 
>>dan beradab dibandingkan negara2 nasarani. Buktinya jumlah gereja di 
>>indonesia sangat banyak sekali, sedang mesjid di negara nasarani 
>>susaaaaaahhhh banget untuk dibangun.
>>
>>--- Pada Sel, 20/9/11, Sunny <[email protected]> menulis:
>>
>>Dari: Sunny <[email protected]>
>>Judul: [proletar] Ormas Islam Menilai GKI Yasmin Melawan Hukum
>>Kepada: [email protected]
>>Tanggal: Selasa, 20 September, 2011, 2:59 PM
>>
>> 
>>
>>http://www.hidayatullah.com/read/18902/18/09/2011/ormas-islam-menilai-gki-yasmin-melawan-hukum.html
>>
>>Ormas Islam Menilai GKI Yasmin Melawan Hukum 
>>
>>Ahad, 18 September 2011 
>>
>>Hidayatullah.com—Sejumlah tokoh Islam Bogor, usai shalat Jumat (16/11/2011) 
>>menggalang aksi solidaritas. Mereka adalah KH. Muhidin junaedi (MUI Pusat), 
>>KH. Adam Ibrahim (MUI Bogor), Ust. Iyus Khaerunnas (FUI Bogor), Ust. Fahrudin 
>>Soekarno (KMB), Ust. Amirudin Abu Fikri (HTI), Ust. Mulyadi (UIKA), Ust Abdul 
>>Halim (DDII), Ust. Ahmad Iman (Forkami), Ust. Hasyim (FPI), Ust. Dani 
>>(Forsila) dll. 
>>
>>Bersama masyarakat setempat mereka berkumpul di depan bangunan milik GKI 
>>Yasmin untuk mengadakan aksi damai dengan tujuan mengingatkan kembali bahwa 
>>masalah GKI Yasmin adalah murni pelanggaran hukum.
>>
>>Aksi ini dilatar-belakangi dengan berita seolah-olah bahwa pihak GKI Yasmin 
>>tidak diberikan hak untuk beribadah, namun permasalahan sesungguhnya yang 
>>terjadi adalah proses pembangunan GKI yang dinilai penuh dengan kebohongan, 
>>yakni adanya pemalsuan surat dan tanda tangan masyarakat setempat untuk 
>>persyaratan keluarnya IMB.
>>
>>Menurut mereka, acara kebaktian di trotoar (bahu jalan) yang dilakukan jemaat 
>>GKI Yasmin selama itu jelas melanggar Instruksi Gubernur Jawa Barat No.28 
>>Tahun 1990 pasal 11 tentang Kerukunan Kehidupan Beragama, butir 2(g) bahwa 
>>“Tidak mengalih fungsikan suatu tempat atau dan bangunan untuk digunakan 
>>tempat ibadah”. Dan Perda Kota Bogor No. 8/Thn 2006 Tentang Ketertiban Umum 
>>Pasal 6 (k): “Setiap orang dan/atau Badan, dilarang mempergunakan jalan, 
>>trotoar, jalur hijau, dan taman selain untuk peruntukannya tanpa mendapat 
>>ijin Walikota”. 
>>
>>Padahal saat ini jemaat GKI sudah punya rumah ibadah di Jl. Pengadilan Bogor 
>>sehingga tidak perlu mengganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat 
>>setempat dengan mengadakan ibadah di trotoar jalan tersebut. 
>>
>>Dalam aksi damai kemarin, kaum muslim Bogor juga mengeluarkan enam peryataan 
>>sikap: 
>>
>>Pertama, mendukung Walikota Bogor untuk tetap terus menegakkan kebenaran dan 
>>tidak gentar menghadapi berbagai upaya dari pihak GKI Yasmin untuk melawan 
>>hukum.
>>
>>Kedua, meminta kepada Walikota Bogor untuk mengeluarkan surat peringatan 
>>kepada GKI Yasmin untuk membongkar/memindahkan bangunannya ke tempat yang ada 
>>jamaahnya. Dan apabila peringatan itu diabaikan maka pihak aparat harus 
>>membongkar secara paksa.
>>
>>Ketiga, meminta kepada aparat keamanan untuk mengantisipasi adanya provokator 
>>baik dari dalam maupun dari luar wilayah Bogor yang ingin mengadudomba dan 
>>memanfaatkan situasi sehingga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
>>
>>Keempat, menyeru kepada seluruh kaum muslimin, khususnya di wilayah Bogor 
>>untuk bersatu untuk mengawal keputusan Walikota tentang pencabutan IMB GKI 
>>Yasmin.
>>
>>Kelima, menyeru kepada seluruh kaum muslimin, khususnya di wilayah Bogor 
>>untuk tidak terprovokasi terhadap upaya adu domba untuk memecah belah umat.
>>
>>Keenam, mengingatkan kepada media agar adil dalam pemberitaan, karena 
>>permasalahan kasus GKI Yasmin adalah murni pelanggaran hukum bukan pelarangan 
>>ibadah.* Syaif, Bogor 
>>
>>Sumber : 
>>
>>Rep: Panji Islam
>>
>>[Non-text portions of this message have been removed]
>>
>>[Non-text portions of this message have been removed]
>>
>>
>> 
>>
>>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke