Hehehe... si parewa ini tentunya lebih ngebela menteri2 bajingan ketimbang gua krn menteri2 bajingan itu beragama Islam dan gnejilat pantat nabi.
>________________________________ >From: PAREWA <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Wednesday, September 21, 2011 5:55 PM >Subject: Re: [proletar] Data Penduduk Indonesia Versi Kemendagri dan BPS Bed >a+ 84,7 Persen Penduduk Indonesia Bahagia > > > >kebahagiaan itu adanya didalam jiwa yang tenang, bukan pada hal2 lain. Kalau >anda sih saya percaya tak bahagia, karena anda menyembah manusia sialan yang >berfirman kayak orang gila, yang bekelakuan kayak monster ganas, dan akhirnya >memang dibunuh juga. > >--- Pada Sel, 20/9/11, item abu <[email protected]> menulis: > >Dari: item abu <[email protected]> >Judul: Re: [proletar] Data Penduduk Indonesia Versi Kemendagri dan BPS Bed a+ >84,7 Persen Penduduk Indonesia Bahagia >Kepada: "[email protected]" <[email protected]> >Tanggal: Selasa, 20 September, 2011, 1:00 AM > > > >Penduduk yg rutin kebanjiran tiap kali hujan gede jg disebut sbg penduduk yg >bahagia krn waktu diliput tv mereka tersenyum. Itu kata menteri, kalo ga salah. > >Jg cewek Indonesia yg diperkosa Arab shg melahirkan calon bintang sinetron >tentunya jg bahagia, krn anaknya adalah calon bintang sinetron, hehehe.... > >>________________________________ > >>From: Sunny <[email protected]> > >>To: [email protected] > >>Sent: Wednesday, September 21, 2011 12:58 AM > >>Subject: [proletar] Data Penduduk Indonesia Versi Kemendagri dan BPS Bed a+ >>84,7 Persen Penduduk Indonesia Bahagia > >> > >> > >> > >>Data berbeda, tetapi 84,7% penduduk bahagia adalah sangat bagus angkanya >>untuk mengalas lidah propaganda. Penduduk yang bahagia adalah tidak lain dari >>100.000 pemilik 1 juta dollar dan 20 orang yang memiliki 1 milyar dollar di >>Jakarta. Berbahagialah mereka yang bahagia. > >> > >>http://www.suarapembaruan.com/nasional/data-penduduk-indonesia-versi-kemendagri-dan-bps-beda/11386 > >>Data Penduduk Indonesia Versi Kemendagri dan BPS Beda > >>Senin, 19 September 2011 | 15:12 > >> > >>Mendagri Gamawan Fauzi > >> > >>Berita Terkait > >> > >>a.. 84,7 Persen Penduduk Indonesia Bahagia > >>[JAKARTA] Data penduduk Indonesia berdasarkan pendataan yang dilakukan >>Kementerian Dalam Negeri dan oleh Badan Pusat Statistik per 31 Desember 2010 >>hasilnya berbeda. > >> > >>"Data penduduk Indonesia berdasarkan data Kemendagri (Kementerian Dalam >>Negeri) ada 259.940.857 jiwa, sedangkan data penduduk Indonesia berdasarkan >>data BPS ada 237.440.363 jiwa," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pada >>rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin >>(19/9). > >> > >>Mendagri Gamawan Fauzi menjelaskan, perbedaan data jumlah penduduk tersebut >>tersebar di 33 provinsi di Indonesia, seperti di Aceh berdasarkan data >>Kemendagri ada sebanyak 4,9 juta jiwa penduduk sedangkan berdasarkan data BPS >>sebanyak 4,4 juta jiwa penduduk. > >> > >>Kemudian di Sumatera Barat, menurut dia, berdasarkan data Kemendagri ada 5,1 >>juta jiwa penduduk, sedangkan berdasarkan data BPS ada sebanyak 4,8 juta jiwa >>penduduk Indonesia. > >> > >>Menurut Gamawan, data penduduk Indonesia yang didata oleh Kementerian Dalam >>Negeri masih data sementara yang perlu pemutakhiran hingga proses pelayanan >>kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) selesai pada akhir 2012. > >> > >>Dari 259.940.857 jiwa data pendudik Indonesia per 31 Desember 2010, menurut >>dia, Kemendagri telah menemukan adanya 7.078.538 jiwa data penduduk yang >>ganda dan data ganda tersebut telah dikembalikan kepada kabupaten dan kota >>yang bersangkutan untuk dilakukan pengecekan ulang keberadaan domisili >>penduduk tersebut. > >> > >>"Jumlah data penduduk ganda itu, di luar sekitar sembilan juga data NIK >>(nomor induk kependudukan) ganda," katanya. > >> > >>Gamawan menegaskan, Kemendagri masih akan melakukan pemutakhiran data >>penduduk bersamaan dengan pelaksaan program pelayanan e-KTP yang ditargetkan >>selesai pada akhir 2012. > >> > >>Setelah program pelayanan e-KTP selesai, menurtu dia, maka akurasi data akan >>lebih terjamin, meskipun saat ini Kemendagri juga memiliki nama dan domisili >>penduduk. > >> > >>Pada kesempatan tersebut, Gamawan juga menyatakan, Kemendagri telah >>memperbaiki 7,2 data NIK ganda sehingga diharapkan bisa mempermudah proses >>pelayanan e-KTP. > >> > >>"Pada proses pelayanan e-KTP data yang diproses adalah data yang benar-benar >>sudah bersih, tidak ada data ganda lagi," katanya. [Ant/L-9] > >> > >>++++ > >>http://www.suarapembaruan.com/home/847-persen-penduduk-indonesia-bahagia/1565 > >>84,7 Persen Penduduk Indonesia Bahagia > >> > >>Rabu, 1 Desember 2010 | 9:25 > >> > >>[JAKARTA] Seberapa bahagia anda? Atau mungkin seberapa bahagia orang >>Indonesia? Ternyata dari hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei >>Indonesia (LSI) terkuak bahwa 84,7 persen penduduk Indonesia menyatakan diri >>mereka bahagia. Sementara, 12,2 persen menyatakan diri mereka kurang dan >>tidak bahagia. > >> > >>Berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap 1.000 orang responden ini, >>ternyata ada beberapa faktor penting yang menyebabkan seseorang menyatakan >>dirinya bahagia. Faktor tersebut adalah kualitas kesehatan, keamanan, uang, >>dan ketaatan beribadah. > >> > >>Hasil tersebut secara tidak langsung memasukkan Indonesia ke posisi 32 urutan >>kebahagian dari 57 negara yang pernah disurvei oleh World Value Survey (WVS). >>Walaupun Indonesia melakukan survei sendiri tanpa WVS. Demikian dikatakan >>Direktur PT Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LSKP) Sunarto Tjiptoharjono di >>Jakarta, Selasa (30/11). > >> > >>Posisi tersebut, lanjut Sunarto, ternyata di atas negara maju seperti Jerman. >>Bahkan, diatas Hong Kong, China dan India. Selain itu, tingkat pendidikan, >>usia dan penghasilan sangat mempengaruhi tingkat kebahagiaan seseorang. Dari >>hasil survei terlihat bahwa mereka dengan usia di bawah 19 tahun lebih >>bahagia daripada mereka yang berusia lebih dari 19 tahun. > >> > >>"Mereka yang berpenghasilan lebih dari Rp 1 juta lebih bahagia daripada >>mereka yang berpenghasilan kurang dari Rp 1 juta. Mereka yang hanya lulus >>sekolah dasar atau di bawahnya, tingkat kebahagiannya lebih rendah >>dibandingkan mereka yang lulus pada tingkat pendidikan lebih tinggi," jelas >>Sunarto. > >> > >>Hasil survei juga menunjukkan bahwa tanpa uang juga bisa bahagia. Sebanyak >>75,4 persen responden mengatakan, mungkin saja orang bisa bahagia tanpa uang. >>Mayoritas publik atau 65,8 persen mengatakan lebih memilih hidup bahagia >>meski tidak memiliki cukup uang. > >> > >>Di bagian lain survei itu ditunjukkan bahwa tingkat ketaatan beribadah >>mempengaruhi kebahagiaan. Terlihat 86,2 persen orang yang taat beribadah >>merasa bahagia. Sedangkan, hanya 81 persen dari bukan orang yang taat >>beribadah menyatakan bahagia. > >> > >>"Meski demikian, tidak ada perbedaan antara tingkat kebahagiaan dengan mereka >>yang sering dan jarang mempertimbangkan ajaran agama sebelum mengambil >>keputusan penting dalam hidup," ungkap Sunarto. [NOV/A-21] > >> > >>[Non-text portions of this message have been removed] > >> > >> > >> > >> > >> > >[Non-text portions of this message have been removed] > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
