http://www.suarapembaruan.com/home/sepanjang-senin-ambon-diteror-bom-empat-kali/11679
Sepanjang Senin, Ambon Diteror Bom Empat Kali


Selasa, 27 September 2011 | 8:34

 Masyarakat Kota Ambon tetap beraktivitas meski ada teror bom [SP/Vonny Khouw] 

[AMBON] Sepanjang Senin (26/9) kemarin, Kota Ambon empat kali diteror bom. 
Untunglah aksi-aksi orang-orang iseng itu tidak memancing emosi warga Ambon 
yang belum lama ini mengalami konflik berbau SARA (suku, ras, dan antaragama).

Pada Senin pagi, sebuah benda yang diduga bom ternyata hanya pipa kecil 
berdiameter dua sentimeter ditemukan di trotoar Jalan Raya Pattimura tepatnya 
di samping Pattimura Park dan depan Gereja Maranatha sekitar pukul 08.00 WIT. 
Kedua, pada siang hari, bungkusan pakaian di karung plastik di Jalan 
Telukabessy Ambon juga diduga bom ditemukan warga.

Ketiga, pada malam sekitar pukul 20.15 WIT kembali sebuah bungkusan diduga bom 
dibuang oleh dua pengendara motor di depan Gereja Anugerah Karang Pajang 
Kecamatan Sirimau kota Ambon. Dua saksi yang melihat dua pengendara motor yang 
membuang bom tersebut masing-masing Simon Sinaij dan Stevy Paliama telah 
dimintai keterangan di Polisi Daerah (Polda) Maluku.

Saksi lainnya Abraham Saite (36) salah seorang tukang ojek yang ikut 
menyaksikan kepada SP Senin (26/9) malam mengatakan, jalanan sepi ketika 
pengendara motor bebek tersebut melintasi depan Gereja Anugerah. Mereka 
kemudian membuang sesuatu ke dalam pagar berseberangan dengan Gereja Anugerah. 
Rekannya Simon yang berteriak dan mencoba melihat apa yang dibuang, ketika 
dilihat pipa dan kabel dililit dan dibungkus koran. Langsung Simon melaporkan 
ke Camat Sirimau. Camat Sirimau kemudian melaporkan ke Polda Maluku. Tak lama 
kemudian Tim Gegana Polda Maluku mendatangi lokasi dan mengamankan benda 
tersebut.

Keempat, rupanya kedua pengendara tersebut seusai membuang benda di depan 
Gereja Anugerah, mereka berjalan melintasi jalan Karang Panjang bawah dan juga 
membuang benda yang sama di depan rumah salah seorang warga. Karena itu Tim 
Gegana usai mengamankan benda mencurigakan di depan Gereja Anugerah Ambon, 
mereka melewati jalan Karang Panjang Bawah dan juga mengamankan benda yang 
diduga bom tersebut.

Aksi teror ini benar-benar tidak membuat masyarakat kota Ambon terpancing 
sedikitpun. Bahkan banyak yang menyikapinya biasa-biasa saja. Aktifitas hingga 
pukul 24.00 tengah malam waktu setempat masih berjalan walaupun di 
daerah-daerah tertentu memang mencekam.

Tokoh pemuda Natanel Elake mengatakan pelaku teror ini bukan manusia beragama. 
“Karena itu warga Ambon yang beragama jangan terprovokasi dengan teror-teror 
semacam ini,” katanya

Natanel mengajak masyarakat membangun komunikasi aktif, terbuka dan jujur dan 
bangkit sama-sama melawan ulah provokator yang meneror warga.

Senada dengannya tokoh agama Jacky Manuputty meminta masyarakat untuk menjadi 
provokator damai. “Kita harus perkuat ketahanan untuk berhadapan dengan 
mereka-mereka, Ambon tidak lagi boleh terkoyak,” ujarnya.

Terkait empat dugaan bom yang ditemukan Senin (16/9) di Ambon, belum ada 
keterangan resmi dari aparat baik Polres Ambon maupun Polda Maluku.

Sementara itu Menteri Koordinator (Menko) Kesejaheraan Rakyat (Kesra) 
dijadwalkan tiba Selasa (27/9) pagi ini untuk meninjau langsung kondisi 
pengungsi maupun melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda). 
[156]

perkembangannya, yang jelas situasinya bisa berjalan. Tiap hari harus kita 
laporkan perkembangan. Hasilnya sudah ada arah dan kemajuan, tapi belum bisa 
ditindaklanjuti dalam situasi seperti ini. [156]

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke