Refl: Tidak mengherankan mereka adalah keluarga kaum elit Indonesia. Pertanyaan 
iseng bagi yang akan kawin, berapa keping emas akan Anda berikan sebagai harta 
kawin?


http://www.cenderawasihpos.com/index.php?mib=berita.detail&id=3937


Senin, 10 Oktober 2011 , 08:05:00
Ketika Amien Rais dan Zulkifli Hasan Besanan

SBY-Hatta Jadi Saksi, Maskawin 13 Keping Emas

 Amien Rais dan Zulkifli Hasan resmi besanan. Kemarin Ahmad Mumtaz Rais, putra 
ketiga Amien, mempersunting Futri Zulya Savitri, putri sulung Zulkifli. 
Presiden SBY dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa menjadi saksi akad nikah 
keduanya.
------------------------

Priyo Handoko, Jakarta

"Rasanya lega. Alhamdulillah," kata Amien Rais. "Ya, alhamdulillah. Sudah 
plong," timpal Zulkifli Hasan. Percakapan spontan itu muncul dari keduanya tak 
lama setelah prosesi ijab kabul pernikahan putra-putri mereka, Ahmad Mumtaz 
Rais dan Futri Zulya Savitri, yang berlangsung di rumah dinas Menteri Kehutanan 
Zulkifli Hasan, Jalan Denpasar Raya, Sabtu (8/10).
Amien selama ini dikenal sebagai tokoh reformasi. Dia juga pendiri sekaligus 
mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN). Perjalanan karir politiknya 
mencapai puncak saat menjabat ketua MPR periode 1999-2004. Sedangkan Zulkifli 
juga dikenal luas sebagai tokoh PAN. Sempat menjadi Sekjen DPP PAN periode 
2005-2010, Bang Zul -begitu Zulkifli Hasan biasa disapa- kini menjabat menteri 
kehutanan.
Fakta tersebut tak urung memunculkan istilah yang agak nakal. Yakni, 
"pernikahan politik". Tapi, Mumtaz Rais langsung mementahkan hal itu secara 
halus. Di hadapan wartawan, anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PAN itu memuji 
istrinya habis-habisan.
"Dari fisik, cantik. Yang lebih utama, dia muslimah yang sangat rajin. Rajin 
membaca, rajin olahraga, dan tepat waktu. Rajin cuci piring juga kapan-kapan," 
kata Mumtaz, lantas terkekeh. Futri Zulya Savitri yang duduk di sebelah Mumtaz 
ikut tertawa lepas dengan pipi agak kemerahan. 
Menurut Mumtaz, dirinya bersama istri berencana umrah dalam waktu dekat. Dari 
Tanah Suci, perjalanan "bulan madu" akan diteruskan ke Athena, Yunani. 
Mengapa memilih negara itu? "Sekarang ini kan Eropa Timur lagi krisis, termasuk 
Yunani. Mungkin di sana (barang) lagi murah-murah," canda pria kelahiran 
Jogjakarta, 17 September 1983, itu.
Prosesi akad nikah Mumtaz dan Futri berjalan lancar. Tampil serasi dalam 
besutan kebaya putih, acara digelar dengan nuansa adat Lampung, sesuai dengan 
asal Zulkifli Hasan. Saat itu gelar kehormatan sekaligus diberikan kepada dua 
mempelai oleh para pemangku adat. Mumtaz diberi gelar adat Raden Perwiranegara, 
sedangkan Futri bergelar Raden Ratu Kesuma. "Pemberian gelar adat ini 
disesuaikan dengan garis keturunan," kata pembawa acara.

Sebagai maskawin, Mumtaz memberikan 13 keping emas yang masing-masing seberat 
40 gram. Bila diasumsikan harga emas sekarang Rp 500 ribu per gram, dikonversi 
menjadi uang nilai maskawin Mumtaz lebih dari Rp 260 juta. "Jumlah 13 keping 
itu mengikuti tanggal lahir istri," terang Mumtaz. Futri yang baru saja lulus 
dari Master of Busines Administration, Australian Nasional University (ANU), 
itu memang lahir di Jakarta pada 13 Mei, 23 tahun lalu.

Akad nikah Mumtaz dan Futri semakin istimewa karena dihadiri Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono (SBY) berserta Ny Ani Yudhoyono. Presiden SBY menjadi saksi 
pernikahan atas permintaan pihak keluarga mempelai perempuan. Saksi dari pihak 
keluarga laki-laki adalah Ketua Umum DPP PAN yang juga Menko Perekonomian Hatta 
Rajasa.
"Saya sangat berterima kasih atas kerawuhan (kehadiran, Red) Pak SBY. Kalau 
nanti dua mempelai sudah punya anak, buka album, pasti akan sangat bangga 
karena yang menjadi saksi pernikahannya adalah presiden RI," kata Amien saat 
memberikan kata sambutan atas nama keluarga. SBY tersenyum simpul mendengarnya.
Dia juga menyampaikan, pada 24 November mendatang, gantian keluarga besar SBY 
dan Hatta Rajasa yang akan berbesan. Edhie Baskoro Yudhoyono, putra bungsu SBY, 
bakal menikah dengan Siti Ruby Aliya, putri Hatta Rajasa. "Insya Allah, saya 
menjadi saksinya," kata Amien.

Amien mengungkapkan, awalnya pihak laki-laki mengharapkan mantan Presiden B.J. 
Habibie yang menjadi saksi. Habibie sudah menyanggupi. Tapi, secara mendadak, 
tiga hari yang lalu Habibie membatalkan kesediaannya itu karena sedang 
menjalani perawatan di RS Jerman. "Saya mencari yang paling tepat. Siapa lagi 
(kalau bukan) Mas Hatta Rajasa," tutur Amien.
Sejumlah menteri juga hadir pada akad nikah itu. Di antaranya, Menko Polkam 
Djoko Suyanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Koperasi 
dan UKM Syarief Hasan, Menteri Pendidikan M. Nuh, Mensesneg Sudi Silalahi, dan 
Seskab Dipo Alam.
Kemudian, Wakil Ketua MPR Ahmad Farhan Hamid, anggota Wantimpres Emil Salim, 
dan Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha. Tampak juga Wakil Ketua DPR yang juga 
Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan dan Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajad Wibowo. 
Resepsi pernikahan akan berlangsung hari ini di hall D Jakarta International 
Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. (c4/nw) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke