Tenang aja, SBY dan PD udah ngeruk duit banyak, cukup buat beli suara yg 
paling2 cuma beberapa puluh ribu per orang, jadi bisa aja SBY dan PD menang di 
pemilu.




>________________________________
>From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Thursday, November 3, 2011 12:44 PM
>Subject: [proletar] Tak Ada Harapan dari Paradoks Presiden
>
>
>  
>http://us.detiknews.com/read/2011/10/24/115630/1750891/159/tak-ada-harapan-dari-paradoks-presiden
>Senin, 24/10/2011 11:56 WIB 
>
>Bisakah Reshuffle Selamatkan SBY? 
>Tak Ada Harapan dari Paradoks Presiden 
>Deden Gunawan – detikNews
>
>Jakarta - Kinerja pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II 
>benar-benar membuat kecewa Presiden SBY. Ia menyesal kepercayaan penuh yang 
>diberikan kepada para menteri tidak memberikan hasil yang memuaskan.
>
>Ketua DPP PD bidang Bappenas Kastorius Sinaga menuturkan, selama dua tahun 
>pemerintahan periode kedua yang dipimpinnya, SBY telah memberikan kepercayaan 
>penuh pada para menteri terutama yang berasal dari parpol koalisi.
>
>Kini SBY menyesalinya karena ternyata kinerja mereka tidak baik. Bahkan SBY 
>secara terbuka menyesali adanya gesekan antar menterinya. Lewat reshuffle 
>nanti, SBY akan mengambil alih tongkat komando yang diberikan kepada menteri 
>dari parpol koalisi tersebut.
>
>"Kepada kami (PD) SBY secara langsung bilang akan mengambil alih tongkat 
>komando di kementerian, terutama yang berhubungan langsung dengan rakyat, 
>seperti Kemenkes, Kemendiknas, dan urusan alutsista," kata Kasto.
>
>Setelah reshuffle nanti, SBY juga akan berada di garis depan dalam mencegah 
>terjadinya perampokan APBN. Pendek kata, setelah reshuffle nanti, SBY akan 
>melakukan perubahan yang radikal demi melecut kinerja kabinetnya.
>
>Namun janji PD itu tidak bisa menghilangkan nada minor yang sudah lama beredar 
>di kalangan masyarakat. Banyak kalangan justru tidak yakin reshuffle akan 
>memberikan perubahan signifikan bagi perbaikan kinerja kabinet. SBY diprediksi 
>tidak akan berani bersikap radikal melakukan perubahan.
>
>Ia bakal akomodatif dalam melakukan reshuffle. Ia tidak akan berani mencopot 
>sejumlah menteri meskipun sang menteri berkinerja buruk. Mengapa? Karena SBY 
>ingin mempertahankan dukungan dari banyak pihak dan tidak ingin memiliki musuh 
>setelah reshuffle.
>
>"Sudah karakternya ingin menyenangkan semua pihak. Jadi sekalipun ada beberapa 
>menteri yang kinerjanya buruk, SBY tidak bakal berani mencopotnya," analisa 
>pengamat politik Maswadi Rauf saat berbincang-bincang dengan detik+.
>
>Indikasi SBY berupaya menyenangkan banyak pihak bisa terlihat dengan 
>pengangkatan sejumlah wakil menteri di sejumlah kementerian. SBY tidak 
>mencopot menteri yang kementeriannya tidak bekerja maksimal. SBY justru 
>menempatkan wakil menteri.
>
>Padahal jika mau tegas, SBY sebenarnya punya kewenangan memecat menteri sesuai 
>keinginannya seperti dijamin undang-undang. Partai koalisi akan menerima 
>pemecatan itu asal didasarkan penilaian yang jelas.
>
>Sikap SBY yang berusaha hati-hati dalam mengganti menteri membuat proses 
>reshuffle berjalan panjang dan menjadi gaduh. Bahkan untuk mencoret nama satu 
>orang menteri saja SBY harus minta pendapat ke sejumlah pihak, terutama di 
>lingkaran dekatnya.
>
>"Ada satu orang menteri di bidang ekonomi yang menurut penilaian UKP4 kurang 
>maksimal. SBY sempat ingin menggantinya. Tapi ketika orang di ring-1 tidak 
>sependapat SBY batal mencoretnya," jelas sumber detik+ di lingkungan istana.
>
>Namun sumber tersebut enggan menyebut nama menteri di bidang ekonomi yang 
>sempat ingin didepak tapi kemudian 'diselamatkan' ring-1 Istana tersebut. 
>"Tebak aja deh sendiri," begitu kata sang sumber.
>
>Gaya kepemimpinan SBY yang terlalu banyak meminta pertimbangan termasuk dalam 
>menjalankan pemerintahan membuat banyak kalangan menyalahkan SBY atas buruknya 
>kinerja KIB II. Janji SBY yang akan menyetop perampokan APBN lewat reshuffle 
>juga disangsikan.
>
>Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Yuna Farhan 
>menganggap, pernyataan SBY paradoks dengan tindakannya. SBY mengatakan akan 
>menyetop perampokan APBN, namun di satu sisi, ia justru mengangkat beberapa 
>wakil menteri, yang tentunya akan menyedot dana APBN.
>
>"Apa yang diucapkan SBY selama ini selalu paradoks dengan apa yang 
>dilakukannya. Sejak awal pemerintahan saja, pemerintahan SBY sudah melakukan 
>pemborosan dengan membeli mobil-mobil mewah untuk para menteri di kabinetnya," 
>kata Farhan.
>
>Jika SBY benar-benar ingin menyelamatkan APBN seharusnya dalam pergantian 
>menteri, SBY berpatokan pada audit BPK terhadap sejumlah kementerian. Yuna 
>mencontohkan, dari hasil audit BPK terhadap beberapa kementerian, seperti 
>Kemenakertrans dan Kemendiknas berstatus disclaimer. Terutama soal biaya 
>perjalanan dinas di kementerian itu yang tidak jelas pertanggungjawabannya.
>
>Aneh jika SBY justru tidak mengganti menteri-menteri yang duduk di kementerian 
>tersebut. "Harusnya SBY mengambil sikap tegas kepada menteri-menteri yang di 
>kementeriannya bermasalah dalam hasil audit BPK. Ini kalau SBY benar-benar 
>ingin menyelamatkan APBN dari perampokan," tegasnya.
>
>Karena ucapan SBY yang selalu paradoks dengan tindakannya, Fitra memprediksi 
>perombakan menteri yang dilakukan SBY tidak akan berpengaruh terhadap kinerja 
>pemerintahan 3 tahun mandatang.
>
>Tudingan karakter SBY sebagai penyebab buruknya pemerintahan tentu saja 
>dibantah kubu presiden. Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi DPP PD Ruhut 
>Sitompul mengakui SBY memang ingin menyenangkan banyak pihak. Tapi, ia 
>menegaskan bukan berarti karakter itu menyebabkan SBY tidak bisa bersikap 
>tegas. Menurut Ruhut, SBY pasti dengan tegas akan mencopot menteri yang 
>bermasalah.
>
>"Selama 2 tahun KIB II, bapak SBY punya gambaran bagaimana kerja 
>menteri-menterinya. Dan saat ini akan ada perubahan mendasar dari sikap bapak 
>terhadap menteri-menteri yang tidak bisa kerja," ujar Ruhut.
>
>(iy/vit) 
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke