Setuju banget..........lets roll n play................ andri priambada http://www.javakios.com
--- In [email protected], Luki Wiryawan Loeksmanto <lwloeksma...@...> wrote: > > Assalamuallaikum wr.wb. > Salam sejahtera. > > Apakabar bapak2 semuanya? > > Maaf kalau boleh ikut urun rembug dari masalah yang sekarang kita alami > bersama tentang kebijakan para penguasa yang kurang lebih menjadi perhatian > kita semua. > Kalau kita mau bahas detil dan mencari solusi nya, sudah saatnya kita membuka > lembaran milestone dibisnis ini. > > Memang dilematis kalau kita melihat kebijakan operator yang rasanya kok ada > unsur 'terpaksa' nya. > Kalau dipaksa harus jujur, para operator memang terbantu dengan adanya server > multioperator (server) sesuai dengan apa yang telah rekan2 bahas sebelumnya, > namun ada beberapa kendala yang mereka alami, antara lain sbb.: > > 1. Tidak ada ikatan resmi (PKS/MoU/dll) antara operator dengan server. Server > ini secara peta distribusi tadinya nggak ada di kamus nya operator, dibilang > AD bukan... SD juga bukan. Jadi ya, SD++ aja deh. > > 2. Akibat dari no.1 diatas, maka operator nggak ada hak untuk maksa kita > melakukan suatu hal yang memang menjadi kebutuhan mereka, seperti distribusi > perdana, atur stabilisasi harga, database retailer, dsb.. dan BEBAN yang > terberat dari para operator adalah 'balas budi' kepada para (sebagian) AD > yang telah membantu pendanaan BTS di seluruh pelosok yang notabene memang > dibiayai sebagian oleh para (sebagian) AD tsb. > > 3. Dari ulasan no.2 diatas, maka mau gimanapun juga para AD resmi bekerjasama > dengan para operator ini harus di lindungi dari beberapa gangguan2 yang di > alami AD, sekalinya ada AD yang teriak "RUGI", manajemen operator akan ada > yang panas bujur (belum lagi yang konon ada pimpinan puncak operator yang > punya saham di salahsatu AD nasional... konon lho alias katanya). > > Memang selama ini Kartu Perdana selalu jadi momok dan alasan pihak operator > dan AD untuk merugi.. dan janji operator kerugian yang timbul karena hal > tersebut diobati dengan UNTUNG di Voucher. Ibarat nya Kartu Perdana itu > TULANG IKAN, Voucher jadi DAGING IKAN nya. > > Kalau kita telaah lebih dalam, bahwa UNTUNG/RUGI memang mekanisme pasar lah > yang menentukan.. dimana urusannya sama "Pedagang" maka resiko permainan di > belantara pasar sudah harus siap di terima. > Jadi memang kita2 sebagai server ini diharapkan harus bisa 'pintar' dari para > atasan-atasan kita itu, toh kita semuanya khan berbekal teknologi.. kenapa > enggak kita melakukan inovasi-inovasi kembali seperti dulu yang tadinya tidak > pernah dierhitungkan oleh mereka. Tinggal inovasi apa yang perlu kita > hadirkan... monggo silahkan di pikirkan bersama. > > TELKOMSEL dengan RS Mkios nya, XL dengan Dompul nya, dllsb. dengan kewajiban > untuk registrasi nama outlet, alamat, dll... niat mereka sebenernya adalah > mengumpulkan database retailer secara lengkap sehingga operator dan AD bisa > berhitung, berapa ongkos promosi yang harus dikeluarkan. > Nah, dengan adanya server, bubar rencana mereka. Tujuan tidak tercapai dan > memang itu saya yakini server bertanggung jawab atas tidak tercapainya tujuan > tersebut. Program Database Retailer = GAGAL. > Sementara sang operator dengan akting adegan sinetron dengan judul "PEDULI > KAMU", harusnya nggak akan terpengaruh dengan kenyataan selama ini (boleh > cross region), tetep aja toh terima duit besar. > > Regulasi kebijakan Lintas Regional saya pikir adalah kasus yang menjadi > 'alasan' buat operator dan AD untuk mengganjel jalan mulus nya server kita di > level SD++ ini, di bumbui dengan jaminan keuntungan buat AD, dan AD diminta > untuk bikin server sendiri. Jadi ini adalah suatu evolusi bisnis yang > terjadi, hukum rimba kembali berjalan : "Yang kuat akan menang, dan yang > lemah akan kalah". > Sekarang kita mau jadi yang "menang" atau yang "kalah"? ... mangga dipilih > aja mau yang mana. Toh Pak Zaki telah memberikan 4 option nya. (Pak Zaki, > terima kasih atas tulisan2 yang bapak share di forum ini) > > Btw, kata "regulasi" adalah kata yang saya paling takutkan pada saat memulai > bisnis ini. > > Bagi AD, menjalankan server sendiri adalah pe-er besar buat mereka. Rata-rata > mereka belum siap menghadapi ini karena akan menjadi beban initial expenses > yang cukup besar dirogoh dari kocek nya. Belum lagi AD-AD yang sedikit > gaptek, duit banyak tapi nggak mau pusing sama masalah teknologi, tipe AD ini > cuma mikirin "cuan", barang numpuk nggak masalah. > > Nah, komen saya mengenai pembentukan koperasi, clearinghouse atau > sejenisnya.. ini akan menjadi dilema juga. > Harus kita sadari bahwa kita semua adalah pedagang, pada perjalanannya nanti > akan sulit bagi kita untuk menjadi objektif untuk memutuskan secara adil. > Khawatir akan timbul omongan miring, gunjingan, bahkan mungkin berbuah > fitnahan dalam perjalanannya. Sayang juga kalau nanti mandeg lagi di tengah > jalan. > Bukan maksud saya mementahkan rencana tersebut, namun kalau memang niat > tersebut akan di realisasikan harus ada pihak netral yang menjalankannya, > jangan ada kepentingan pribadi diatas kepentingan bersama. Toh dengan adanya > proses jual-beli via H2H antar server sudah menjawab kesulitan yang ada > (apalagi kalau ditunjang dengan protokol standar yang akan dibahas nanti), > mekanisme pasar lagi yang berjalan. > Pembentukan Asosiasi, mungkin benar yang telah disampaikan oom Ilham "Ebonk". > Tinggal siapa yang bisa dan mau ditunjuk menjadi motor nya. > > Akhir-akhir ini terlihat terjadi kepanikan menghadapi permasalahan Cross > Region, di tambah dengan adanya Isu bahwa "Ganyang Server" (versi operator > lho, bukan versi Rony nya di FB) yang perlu kita klarifikasikan benar > tidaknya isu-isu tersebut. Jangan terpancing isu tersebut, yang perlu kita > pikirkan adalah mempertahankan eksistensi kita semua. > Mari kita berbagi, mari kita diskusi, mari kita simpulkan, mari kita > berjuang.. dan mari kita sukses. > > Salam Damai, Salam Prihatin, Salam Inovasi, Salam Sukses! > > Wass. wr.wb., > Luki/Asta,- > > NB. Mohon maaf, kalau ada yang tidak berkenan atas tulisan saya diatas. > > > > > ________________________________ > Dari: Zaki Lukman Hakim <zaki_quan...@...> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Rab, 17 Maret, 2010 10:56:25 > Judul: Re: [pulsa] Re: Gilanya Kebijakan Operator > > > >Kata Om Bob Sadino : > >kita ga boleh cengeng pak.. > >masalah itu hanya 1% dan sisanya 99% itu adalah peluang. > > Saya sangat setuju "Problem Is Opportunity" > > Saya pikir ini semua masalah sudut pandang... > > Sedikit saya paparkan sebagian sudut pandang saya, kondisi saat ini Operator > besar sedang membatasi pertumbuhan server agar jangan terlalu berkembang dan > mengusai terlalu banyak pangsa pasar penjualan pulsa. Karena untuk > membunuhnya itu tidak mungkin karena All Operator adalah bisnis yang > dikehendaki pasar. Tidak seorangpun bisa melawan keinginan pasar! > > Pada saat Operator menghambat pertumbuhan server maka akan muncul berbagai > kebijakan. Kebijakan ini akan terus diakali oleh para pemain server dibantu > oleh para Developer tentunya... > > Jika saat ini pemain server mengusai sekitar 60% pangsa pasar penjualan > pulsa, saya prediksi dalam 5 sd 10 tahun ke depan akan ada tiga kemungkinan. > > Kemungkinan pertama pangsa pasar yang dikuasai pemain server menurun tidak > lebih dari 50% namun pemain servernyapun jauh berkurang, mungkin tinggal > sekitar 50%. Sisanya berguguran karena tidak bisa mengikuti perubahan yang > ada. Ini artinya peluang besar buat pemain server yang bisa mengikuti > perubahan karena servernya bisa menjadi bertambah besar! > > Kemungkinan kedua pangsa pasar yang dikuasai pemain server tetap bahkan > bertambah dan jumlah pemainnya bertambah sangat banyak namun tidak ada yang > besar karena ruang geraknya dibatasi oleh regionalisasi, cluster, pembagian > alokasi yang sedikit dan harga yang tidak bersaing. Dengan kondisi kedua ini > sangat saya pahami mungkin teman-teman ingin mencari usaha baru, karena > bisnis server tidak akan sebaik saat ini. > > Kemungkinan ketiga dengan banyaknya kebijakan yang dikeluarkan oleh Operator > besar malah menjadi bumerang buat mereka sendiri sehingga peta kekuatan > operator berubah dimana Operator baru bisa tumbuh mensejajarkan diri dengan > Operator lama. > > Sekarang, jika ini pilihannya mana yang Anda kehendaki? dan apa yang Anda > lakukan? > > ~Mari kita berbagi... > âOrang yang hidup bagi dirinya sendiri akan hidup sebagai orang kerdil dan > mati sebagai orang kerdil. Orang yang hidup bagi orang lain akan hidup > sebagai orang besar dan mati sebagai orang besarâ. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > ________________________________ > From: Eddy Aji Poerwanto <e...@warungbarokah. com> > To: Zaki Lukman Hakim <pu...@yahoogroups. com> > Sent: Tue, March 16, 2010 11:49:23 PM > Subject: Re: [pulsa] Re: Gilanya Kebijakan Operator > > > Hello Zaki, > > Tuesday, March 16, 2010, 10:50:02 PM, you wrote: > ZLH> Apakah tidak ada point lain? Apakah kita sudah berputus-asa bahwa tidak > akan berhasil jika > ZLH> melakukan hal diluar empat point tersebut? > > Masih banyak yang bisa dilakukan tanpa harus berputus asa.. > > Kata Om Nano: > "Seorang Entrepreneur harus SAKTI : Semangatâ"Ambil > Resikoâ"Kreatifâ" Tulusâ"Integritas. " > > Kata Om Bob Sadino : > kita ga boleh cengeng pak.. > masalah itu hanya 1% dan sisanya 99% itu adalah peluang. > > -- > Salam > Eddy Aji Poerwanto > HP: 0818640400, 022.70123404, 081220123404 > YM: warungbarokah > PIN BB: 24B02EB6 > > > > > > > Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser > ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! > http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer >
