Pada 11 Juni 2010 11:06, Luki Wiryawan Loeksmanto <[email protected]>menulis:
> > > Menurut pandangan saya, Bakrie Group konon katanya emang jagonya bangun > perusahaan (ngutang), kembangin (Tbk), dan jual (bayar utang)... contoh > ANTV, dll > Belum lagi kasus di Bumi Resource yang udah jual license keruk batubara ke > satu investor, udah gitu perusahaan nya di jual sama investor lain... yang > ada investor baru yang beli saham nya gigit jari nggak bisa ngapa2in krn > tambang nya udah udah dimiliki orang lain... > Apa ini yang dibilang orang 'jago' ya?? > > Memang saya menduga pemerintah sedikit 'bermain' di industri Telco ini, > potensi pebisnis ingin terjun di industri ini emang banyak yang melirik. > Setelah banyak lalu kisruh masalah tarif, lisensi, dll nya.. muncullah > tawaran merger. > Kalo udah gini, muncullah banyak pihak yang menawarkan jasa nya. > Kalau memang pemerintah fair, dari awal harusnya ada regulasi tentang > pembangunan BTS bersama (salah satu case aja).. > Curiga boleh khan? asal jangan nuduh... > > Kata orang-orang : "kalo nggak gitu, ga gayus ah loe..." hehehe > > > Peace! > LWL,- > > > ------------------------------ > *Dari:* "[email protected]" <[email protected]> > *Kepada:* [email protected] > *Terkirim:* Jum, 11 Juni, 2010 10:16:16 > *Judul:* Re: [pulsa] Telkom 'Caplok' Bakrie atau Bakrie Berlindung kepada > Pemerintah? > > > > Kalau soal utang ke supplier2nya gede dan sering molor payment,sy percaya. > Ada sumber terpercaya yg pernah mengatakan itu ke saya. > > Soal money and politics,well. .. Memang susah dipisahkan. > > Tapi mergernya perusahaan2 telekomunikasi kan memang sudah jauh2 hari > diprediksi akan terjadi, dan sebaiknya terjadi? > > Sekedar urun pandangan saja... > > KASTRONIK® > ------------------------------ > *From: * eddyhadijanto@ yahoo.com. sg > *Sender: * pu...@yahoogroups. com > *Date: *Fri, 11 Jun 2010 03:06:21 +0000 > *To: *<pu...@yahoogroups. com> > *ReplyTo: * pu...@yahoogroups. com > *Subject: *Re: [pulsa] Telkom 'Caplok' Bakrie atau Bakrie Berlindung > kepada Pemerintah? > > > > Secara jujur saya harus akui yang namanya Bang Ical itu memang "piawai" dan > "belut" dalam berbisnis ..coba ditelusuri sepak terjangnya pasca Krisis > ..ruarrr biasa..istilahnya sudah jatuh ketimpa tanggapun beliau bisa lolos > dan tetap bisa survive dan terus maju dengan jurus2 yang mengkombinasikan > jurus bisnis dan politik yang sangat advance..dan canggih. > Maaf saya hanya sekedar share dan inipun belum tentu benar. > Terima kasih, wass eddy > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > ------------------------------ > *From: * "Rudy M. Alif" <rma...@yahoo. com> > *Sender: * pu...@yahoogroups. com > *Date: *Fri, 11 Jun 2010 02:47:56 +0000 > *To: *<pu...@yahoogroups. com> > *ReplyTo: * pu...@yahoogroups. com > *Subject: *Re: [pulsa] Telkom 'Caplok' Bakrie atau Bakrie Berlindung > kepada Pemerintah? > > Whatever kata-katanya. ...merger. ..caplok. ..dst, yg pasti ini sudah > bercampur antara kepentingan bisnis dan kepentingan politik. Prosentasi yg > politik lebih besar kayaknya. > > BUMN mungkin sdh sbg mesin uang para politikus. Tdk peduli kondisi company > yg sedang sehat/sakit. ...selama menguntungkan bagi kepentingan politik, > pasti dijalankan. > > Rudy M. Alif > Hitam Putih Enterprise. > ------------------------------ > *From: * Ilham Rizqi Sasmita <[email protected]. id> > *Sender: * pu...@yahoogroups. com > *Date: *Fri, 11 Jun 2010 09:31:53 +0700 > *To: *<pu...@yahoogroups. com> > *ReplyTo: * pu...@yahoogroups. com > *Subject: *Re: [pulsa] Telkom 'Caplok' Bakrie atau Bakrie Berlindung > kepada Pemerintah? > > > > Lho, katanya merger. Kok jadi mencaplok? > > -- > Powered by Windows 7 Ultimate x64 RTM - Dell Vostro 1400 > > Software Pulsa Voucha3 > Tetap Cepat Di Jam Padat, Comitted to Excellence > http://voucha. net <http://voucha.net> - http://www.facebook > .com/voucha<http://www.facebook.com/voucha> > > > Ikut nimbrung ahhh.. meski saya bukan ahli politik dan juga bukan ahli ekonomi atau pun sosial. Saya pribadi sebenarnya merasa bangga sama esia , yang notabene masih dimiliki oleh grup perusahaan orang Indonesia ( meski katanya banyak kurang sana-sini). Entah bagaimana caranya , saya berharap ESIA masih bertahan .. dan saya cuma bisa bantu do'a aja deh.. semoga Om ICal dan grupnya bisa membawa Indonesia lebih maju aja.. Salam damai.. Bahrul
