Assalamualaikum ww
Eheeeh.... tantu saja mak Malin indak sata demo2an kutiko itu bahkan bagi mak Malin pun indak jalas sia tu si Budiman Sujatmiko, Garda Sembiring, Forkot, Forbes, indak paralu gai dek mak Malin sia paja tu doh, namun beberapa cuplikan tentang itu bisa mak Malin lihat dan rasakan lewat rekaman vcd
Beberapa rekaman serupa alah mak Malin caliak pulo lewat VCD wakatu mak Malin mengunjungi anak mak Malin yang indekos dipondokan mahasiswa dakek lapangan Gasibu Banduang, begitupun wakatu mak Malin sadang ditampek famili di Jakarta dan Padang yang anak2nya juga aktifis kampus, bahkan Mak Malin memiliki beberapa cuplikan rekaman vcd dan foto2 berkaitan dengan peristiwa terkait
Jadi untuk bisa ikut merasakan bagaimana suasana suatu peristiwa, kita kan nggak harus turut hadir di TKP, bukan ?
Oh yaa ... bahkan betapa peristiwa memilukan saudara Muslim kita di Poso dan Ambon disembelih dan dilemparkan kedalam api mesjid yang sedang menyala menggejolak pun mak Malin punya rekamannya, termasuk vcd "May Kelabu" Jakarta ketika para wanita terutama perempuan2 cina diperkosa habis2an rame2 lalu digorok, dicekik, disembelih dilemparkan kedalam api oleh para biadab anak bangsa ini
Nan p'enting bagi mak Malin dan bagi kita semua adalah bahwa Rezim Soeharto yang sudah memerintah lebih 32 tahun itu tiba2 mengalami guncangan haibat, terlebih setelah badai ekonomi melanda Indonesiana ini dikurun 1997-98 sehingga pemerintahan korup orde baru itu segera menampak-kan kerapuhan-nya yang ditandai hancurnya nilai tukar rupiah dan meroketnya tingkat pengangguran
Tidak ayal lagi demonstrasi demi demonstrasi muncul ber-tubi2 sebagai cerminan ketidak puasan rakyat atas situasi yang terjadi, tentu aja tuntutan utamanya adalah "Penggantian Pemerintahan" (Tamasuak di kota Pakanbaru dimana mak Malin sebagai anggota ORARI dengan call sign YC5TAB bersama BANKOM KODIM 0301 PACAD ikut memantau gelombang gerak mahasiswa Riau dari kampus UNRI, IAIN, UIR dan Univ. Lancang Kuning yang hondoh pondoh menuju gedung DPRD Tkt.1 Pekanbaru)
Setelah Suharto lengser BJ Habibi berusaha melaksanakan refomasi politik termasuk keputusan mempercepat Pemilu menjadi tahun 1999 dan satu hal lagi yang sangat penting adalah "IZIN" mendirikan partai politik
Keputusan ini menjadi sangat fenomenal bagi "PARA AKTIFIS DAKWAH" yang selama pemerintahan Suharto secara sembunyi2 telah melakukan pembinaan umat baik melalui "HAROKAH"2 maupun dakwah kampus
Lalu apakah setelah Suharto berhasil dilengserkan "Demokrasi Jalanan" hanya sebegitu saja tanpa ada usaha untuk meningkatkanya ?
Lalu apakah dizaman keterbukaan politik yang sudah terhampar didepan mata lantas Aktifitas Dakwah akan hanya tetap BERGERAK DIBAWAH TANAH sahaja ?
Kalau gitu kita harus punya "Wadah" dong, lhaa ... wadhah oppphooo ?
Ternyata lewat rapat2 rahasia dan jajak pendapat diantara para aktifis dakwah didapati 70% berpandangan "Sudah tiba saatnya untuk tampil dan muncul kehadapan masyarakat Indonesia dengan FORMAT DAKWAH YANG BERBEDA dari yang biasanya
Wadahnya adalah Partai
Formatnya adalah Partai Dakwah
Partainya adalah PK yang dideklarasikan 9 Agustus 1998 dilapangan al Azhar Jkt
Kalau kita nggak melihat paja ngenek al Ustadz Dr. H Nurmahmudi Ismail MSc yang kelak kemudian jadi Presiden PK di TKP, itukan karena dia adalah "The next smiling general" yang markaz dakwahnya disuatu tempat yang dirahasiakan disekitar kampus IPB (mossyokk pak Jenderal dan Perancang Perang harus ke battle field, ngapain aja tuh si kolonel dan bang sersan ........
wasalam
makmalin
Z Chaniago <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Z Chaniago <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaikum WW
Maap mak Malin, kalau nan iko yo... maap-maap sajo.... mengada-ada....
harusnyo nan indak tasabuik namo itu adolah si Budiman Sujatmiko, Garda
Sembiring, dkk.. ,yang di klaim dek Suharto OTB....., umumnyo Koko dkk iko
memang agak ke kiri-kirian...., dan memang mereka lah yang membuat gerakan
mahasiswa jadi 'berani' keluar mulai th 1993 (yg ambo tau)...
Soal gerakan pemuda Islam khususnya memang harus diakui kok cuma mendompleng
kepada mereka..... Baa kok ambo bakato baitu... misalnyo sajo soal SDSB.th
1993..walau yg turun memang mahasiswa muslim.... tetapi yang di depan
awalnya....sekali lagi awalnya memang mereka-mereka yang kekiri-kirian
itu....sampai si Nuku masuak pinjaro
Begitu juga pas reformasi .... kalau di th 1966 konon di mulai oleh KAMI,
KAPPI dll..... di tahun 1998 ya... jelas sekali di mul ai oleh FORKOT,
FORBES, Famred, SM-UI, ... dll....
Soal yang masuk ke gedung MPR itu.. yang menjadi cikal Partai
Keadilan....hahaha...... mungkin Mak Malin paralu batanyo ka si Z baa bana
Partai Keadilan tabantuak dan diresmikan di Musajik Agung Al
Azhar......kalau ditanyo apokoh nan mendirikan PK itu adolah nan nginap
sabulan di Gegung MPR....ambor raso bukan........
Namun selain itu ....., maso 32 tahun Suharto berkuasa.. posisi Mak Malin di
ma ??
Wassalam
Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/
Do you Yahoo!?
Yahoo! Photos: High-quality 4x6 digital prints for 25�
____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net ____________________________________________________
