Assalamu'alaikum wr.wb.

Manuruik ambo Empat kiat kenapa sahabat nabi bisa istiqamah, masih bisa
dipadebatkan. Kenapa, apo iyo cuman dengan empat kiat tu mereka demikian?
Dan apakah 4 kiat itu akan manjur sekarang? Baa kok ambo "manggugat"
demikian, sabab hal tersebut bisa dirasakan sendiri kepada diri kita
masing-masing. Dimana manuruik ambo, salain dari 4 kiat tu kunci utamonyo
adolah adonyo hidayah dari Allah swt. dan mereka mandapekan ajaran islam itu
langsuang dari Rasulullah saw. alias masih original (belum banyak
interpretasi).

Kalau kita dizaman sekarang, tentu sudah banyak berbeda. Pusaka yang
ditinggalkan Rasulullah saw terutama hadist selama hampir 14 abad belum bisa
ummat islam mengambil kesimpulan hadist yang sahih itu yang mana saja.
Sehingga sekarang seakan-akan ummat islam itu terpecah-pecah (tidak solid)
dalam berbagai aliran. Hal ini sungguh membingungkan ummat, khususnya
seperti saya ini yang masih dalam kualitas abanganlah Sekarang masing-masing
kita terpaksa mencari sendiri referensi ajaran islam yang benar. Sekarang
banyak beredar buku-buku agama, banyak sekolah-sekolah agama (pesanteren),
yang masing-masingnya berdiri sendiri-sendiri. Kemudian ada berbagai aliran
yang kadang banyak berseberangan. Banyak ustadz & ulama agama, tapi jarang
yang bisa diambil jadi tauladan.

Baa manuruik uztadz, pandapek ambo tun.
Salam,
dn


----- Original Message -----
From: Khairi Yusuf <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, September 13, 2000 2:21 PM
Subject: [RantauNet] FWD: MENGAPA MEREKA BISA ISTIQOMAH?


> Assalamu'alaikum Wr. Wb
> MENGAPA MEREKA BISA ISTIQOMAH?
>
> Saya  pernah menjelaskan tentang keimanan para sahabat  Nabi Saw  yang
> mantap dan istiqomah melalui  acara  OPTIMAL  (Obrolan Pemantap Iman dan
> Amal) radio Draba 88,3 FM. Acara yang  berlangsung  On Air tiap sore pukul
> 17.00 WIB itu mendapat  respon  yang menggembirakan dari pendengarnya.
> Ketika saya menjelaskan tentang iman  para  sahabat dengan segala
> aplikasinya  yang  mengagumkan, meskipun  tantangan  yang datang
> bertubi-tubi dan  hambatan  yang tidak  kecil,  seorang akhwat pendengar
> menelpon  untuk  bertanya tentang  masalah yang sedang dibahas: "mengapa
> generasi  sahabat bisa membuktikan keimanan mereka, apakah karena mereka
> hidup pada zaman  Nabi  atau ada faktor-faktor lain,  mengapa  mereka
bisa,
>
> Bagaimana dengan kita pada masa sekarang ini?.
>
> Saya pikir, ini merupakan pertanyaan yang sangat menarik dan ini  menjadi
> lebih menarik lagi karena saya menduga sang  penanya adalah  seorang
wanita
> yang dari tutur kata dan  suaranya  adalah seorang  yang masih muda,
mungkin
> pelajar dan mungkin juga  mahasiswi.  Karena  jawabannya sanbgat penting
> untuk  diketahui  kaum muslimin, saya paparkan melalui tulisan yang
singkat
> ini.
>
> Dalam kesempatan itu saya tegaskan bahwa untuk menjadi orang yang baik dan
> benar tidaklah hanya milik generasi yang hidup pada zaman Nabi Saw,
buktinya
> masih banyak orang yang hidup pada waktu itu  bukan menjadi pengikut Nabi
> Saw, tapi malah  menjadi  penentangnya bahkan mereka mati dalam keadaan
> sebagai penentang  Rasulullah  Saw. Dengan demikian tidaklah benar bila
ada
> orang  yang mengatakan:  "itu kan zaman Nabi, wajar saja kalau  para
> sahabat begitu baik, mereka hidup zaman Nabi".
>
> EMPAT KIAT.
>
> Untuk mngetahui bagaimana para sahabat bisa memiliki  keimanan yang mantap
> dan istiqomah dalam mempertahankan dan  memperkokohnya, sekurang-kurangnya
> ada empat cara yang menjadi  kuncinya. Sebagai  muslim,  sangat penting
kita
> mengetahuinya  agar  dapat mengupayakan dan menerapkannya dalam kehidupan
> ini.
>
>
> 1. Kemauan Yang Kuat.
>
>
>
> Adanya  kemauan atau keinginan yang kuat dari  para  sahabat untuk
menjadi
> muslim merupakan faktor yang paling  dominan.  Kemauan yang besar ini
> merupakan kesadaran diri yang paling berharga. Dengan kesadaran diri ini
> membuat seseorang punya rasa  memiliki  terhadap  Islam sebagai agamanya
> sehingga dia  akan  selalu mempertahankannya.
>
> Untuk  memiliki  keimanan yang mantap dan  istiqomah  dengan segala
> aplikasinya, kitapun zaman sekarang ini  harus  memiliki kemauan yang kuat
> untuk menjadi baik, tanpa keinginan atau motivasi  yang  kuat, seseorang
> tidak bisa  melakukan  sesuatu secara maksimal, bila sesuatu yang baik
> dilakukan, dia akan goyah dengan godaan  dan tantangan yang akan
> dihadapinya. Berbeda  dengan  kemauan  dan  kesadaran yang datang dari
diri
> sendiri  sebagaimana yang diperlihatkan oleh Bilal bin Rabah yang siap
> mempertahankan iman meskipun harus menghadapi siksaan yang bertubi-tubi,
> begitu juga dengan Yasir dan Sumayyah yang siap mati demi mempertahankan
> iman  dan  sahabat-sahabat lain yang karena kesadaran  dari  hati yang
> paling dalam, mereka pertahankan keislaman  dirinya  hingga tetes darah
yang
> terakhir.
>
> 2. Pembinaan Yang Intensif.
>
> Ibarat pohon, kesadaran atau kemauan yang kuat untuk menjadi muslim  yang
> sejati merupakan akarnya, tapi pohon itu tidak  akan hidup dan bertahan
> serta dapat menghasilkan daun yang rindang dan buah yang banyak tanpa
> disiram dan dipupuk. Pembinaan yang intensif dan berkesinambungan
merupakan
> siraman air dan pupuknya. Oleh karena  itu  setelah orang-orang kafir
> Quraisy  masuk  Islam  dan menjadi  sahabat Rasul, maka Rasulullah Saw
> melakukan  pembinaan yang intensif dan berkesinambungan kepada mereka.
Oleh
> karena itu pembinaan yang intensif dan berkesinambungan terhadap para
> sahabat  mendapat  perhatian yang begitu besar  dari  Rasulullah  Saw
> meskipun  sangat  sulit untuk bisa kumpul  dengan  para  sahabat.
Rasulullah
> tidaklah  putus asa dalam menghadapi  kesulitan  itu. Alternatif  yang
> dilakukan oleh beliau adalah kumpul dengan  para sahabat  dan membina
mereka
> pada waktu malam saat manusia  sedang tidur  dan  bubar sebelum fajar saat
> manusia  belum  bangun  dari tidurnya.  Ini  dilakukan oleh Rasulullah Saw
> di  rumah  sahabat Arqam  bin  Abi Arqam yang dalam sejarah Islam
kemudian
> disebut dengan Darul Arqam.
>
> Dalam membina para sahabat itu, Rasul menekankan pada  aspek
memperkenalkan
> Al-Qur'an kepada para sahabat agar  mereka  hidup bersama Al-Qur'an,
> mensucikan jiwa mereka dari sifat-sifat tercela dan mengajarkan kitab dan
> hikmah, dari pembinaan yang intensif inilah  para  sahabat dikikis sifat
> dan  sikap  kejahiliyahannya hingga memiliki sikap dan prilaku yang
Islami,
> Allah Swt  berfirman  yang  artinya: Dialah yang mengutus kepada  kaum
yang
> buta huruf  seorang Rasul diantara mereka, yang membacakan  ayat-ayat-Nya
> kepada  mereka,  mensucikan mereka  dan  mengajarkan  kepada mereka  kitab
> dan  hikmah. Dan  sesungguhnya  mereka  sebelumnya benar-benar dalam
> kesesatan yang nyata (QS 62:2).
>
> Ini  berarti, bila kita menghendaki lahirnya generasi  Islam yang
istiqomah
> dalam keislamannya,  diperlukan  pembinaan  yang intensif  dan kaum
> musliminpun harus mengikuti program  pembinaan tersebut.
>
> 3. Keteladanan Yang Meyakinkan.
>
> Keteladanan  yang baik dari para pembimbing  umat  merupakan sesuatu yang
> mutlak diperlukan guna memantapkan keyakinan  mereka terhadap  kebenaran
> Islam. Meskipun seseorang sudah  tahu  bahwa ajaran  Islam harus
> dilaksanakannya dan dihadapan  Allah  masing-masing  orang
bertanggungjawab
> atas apa  yang  diperbuatnya  di dunia,  tetap saja tanpa keteladanan yang
> baik,  seseorang  masih kurang  mantap keislamannya. Itu sebabnya,
> Rasulullah  Saw  tidak hanya mengajarkan dan menyebarkan ajaran Islam
kepada
> para  sahabatnya, tapi beliau juga menjadi teladan atas mereka dalam
> perwujudan ajaran Islam dalam kehidupan nyata, dan para sahabat karena
> mengharap ridha dan perjumpaan dengan Allah Swt, mereka  berkenan
meneladani
> Rasul Saw dalam kehidupan sehari-hari dalam  berbagai aspek  kehidupan.
> Allah Swt berfirman yang artinya:  Sesungguhnya telah  ada  pada  (diri)
> Rasulullah itu suri  teladan  yang  baik bagimu  (yaitu)  bagi  orang yang
> mengharap  (rahmat)  Allah  dan kedatangan hari akhir dan dia banyak
> menyebut Allah (QS 33:21).
>
> Oleh  karena itu pada saat kita mengharapkan lahir  generasi terbaik yakni
> generasi Qur'ani, sangat diperlukan adanya  keteladanan  yang baik dari
> pemimpin umat dan  tokoh-tokoh  masyarakat. Tanpa  keteladanan  yang  baik
> dari kita  semua,  jangan  terlalu banyak kita mengharap lahirnya generasi
> terbaik itu.
>
> 4. Kerjasama Yang Solid.
>
> Hal lain yang sangat penting untuk mendapat perhatian  dalam melahirkan
> generasi terbaik adalah tantangan, hambatan dan godaan yang  tidak kecil.
> Saking besar dan beratnya tantangan,  hambatan dan  godaan  itu,
Rasulullah
> Saw menyadari bahwa  hal  itu  tidak mungkin bisa dihadapi oleh seorang
> diri. Itu sebabnya beliau amat menekankan agar para sahabat memiliki rasa
> kebersamaan dan persatuan yang kokoh sehingga dapat saling bekerjasama
dalam
> mengokohkan keimanan dikalangan sesama mereka. Sebagai salah satu  contoh
> yang terjadi pada masa Rasul adalah ketika Bilal mendapat siksaan yang
> bertubi-tubi dari tuannya karena mempertahankan iman dan itu hanya bisa
> diselamatkan dengan cara membebaskan Bilal dari status budak, maka sahabat
> Abu Bakar yang memiliki kekayaan yang  banyak tidak segan-segan
mengeluarkan
> hartanya guna membebaskan Bilal.
>
> Kerjasama  yang  solid, ukhuwah yang indah  dan  kebersamaan yang  mantap
> merupakan salah satu pilar penting dalam  pemantapan iman,  apalagi
memang
> sudah terbukti kalau  syaitan  amat  sulit menggoda  manusia yang memiliki
> kemantapan dalam berjamaah  sebagaimana yang diumpamakan oleh Rasul Saw
akan
> berani dan  mudahnya srigala memakan kambing yang berpisah dari
kelompoknya,
> Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya  srigala  hanya memakan kambing yang
> tersisih  dari kawannya.
>
> Dengan demikian, harus kita sadari bahwa menjadi muslim yang sejati bisa
> dicapai oleh siapa saja, dimana saja dan kapan  saja, tidak hanya oleh
> mereka yang hidup sezaman dengan Rasulullah Saw, atau  hanya bagi kalangan
> ulama, ini perlu  dipertegas  mengingat ayat-ayat  dan  hadits-hadits yang
> mengharuskan kita  tunduk  dan patuh kepada Allah Swt tidak hanya
ditujukan
> kepada para  sahabat dan para ulama, tapi juga kepada kita semua kamu
> muslimin  hingga hari  kiamat  nanti. Karena itu untuk menjadi muslim
yang
> baik, diperlukan  kesungguhan dari kita semua dan untuk itu  Allah  Swt
> menguji siapa saja yang sudah mengaku beriman agar terbukti  mana yang
> sungguh-sungguh dan mana yang tidak.
>
> Drs. H. Ahmad Yani
>
> Email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id
> Database keanggotaan RantauNet:
> http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
> =================================================
> Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan
email
> Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
> - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
>
> [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
> =================================================
> WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
> --------------------------------------------------------------------------
-----------------------
> WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
> adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
> =================================================
>


Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id
Database keanggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]

[email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
-------------------------------------------------------------------------------------------------
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke