Assalamu'alaikum WW Ado nan tatingga dari Republika kapatang, Selasa 14 Nov 2000, http://www.republika.co.id/cetak_detail.asp?id=11108&kat_id=5, mungkin usao iko paralu didukuang samo kito sadonyo.. Wassalam Z Chaniago - Palai Rinuak Sampaikan kepada rekan Cetak berita ini Selasa, 14 Nopember 2000 Mengembalikan Minangkabau melalui Buku Laporan: rul PADANG -- Bagaimana mengembalikan generasi muda ke 'alam' Minangkabau? Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar bekerjasama dengan Yayasan Sako Batua, belum lama, menerbitkan buku 'Budaya Alam Minangkabau'. Buku tersebut dibagikan gratis ke seluruh SD di provinsi tersebut. Berkaitan dengan penerbitan tersebut, Ketua LKAAM Sumbar, H. Kamardi Rais Datuk P.Simulie kepada Republika di kantornya, kemarin, mengungkapkan pengetahuan adat dan budaya Minangkabau generasi mudanya, kian dangkal. Bahkan, ia melukiskan, pengetahuan itu berbanding terbalik dengan pengetahuan lainnya. ''Kita tidak bisa hanya prihatin saja, harus berbuat,'' katanya. Mencontohkan mendangkalnya pengetahuan itu, Kamardi mengungkapkan, anak SD kini tak tahu bagaimana cara makan menurut adat Minang, cara berkata-kata. Mereka juga tahu garis keturunan matrilinial, harta pusaka rendah dan pusaka tinggi. Menurut Kamardi, dalam kurikulum muatan lokal, untuk Sumbar telah disepakati mata ajar Budaya Alam Minangkabau (BAM) harus diajarkan. ''Buku yang kami terbitkan, berusaha menjelaskan isi tambo dan sejarah,'' kata Kamardi. Menilai penerbitan buku yang dicetak lebih 20 ribu eksamplar itu penting, ia memperkirakan, sejak bertahun-tahun orang Minang melecehkan tambo sendiri. Pasalnya, mereka tergila-gila dengan sejarah teks book. ''Padahal menurut para ahli, tambo menyimpan makna sejarah, terutama makna simbolis, di situ filsafah hidup orang Minang dituturkan,'' katanya. Ia menamsilkan, pelecehan terhadap tambo ini ibarat melecehkan dukun beranak, karena sudah ada bidan. ''Padahal ia dulu lahir ditolong oleh dukun beranak, tapi kini ia anggap dukun beranak itu tidak ada gunanya, lupa sejarah, lupa tempat berpijak,'' kata pria yang dipanggil Datuk ini. Agar tidak lupa dengan bumi tempat berpijak, menurutnya, LKAAM berusaha menyebar rasa keminangkabauan itu kembali kepada anak-anak. ''Sepanjang Orde Baru atau sejak peristiwa G30 S/PKI 1965, pelajaran adat nyaris tidak diberikan lagi di desa-desa,'' katanya. Buku yang diharapkan menjadi pegangan guru untuk mengajar budaya Minang itu merupakan pelajaran lengkap adat dan budaya Minang. ''Jika anak-anak sudah tamat SD, maka ia sudah tahu adat Minang, tinggal ia menerapkannya setelah dewasa,'' katanya. Pelajaran di buku itu diberikan mulai kepada siswa kelas III SD. Lalu apa tanggapan pelajar SD di sana? ''Buku BAM itu, bagus, saya baru tahu kalau orang Minang itu pintar berkata-kata,'' kata Jombang Santani Khairen, murid kelas IV SD Adabiah II Padang. Jombang mengaku asyik belajar adat Minang. ''Saya juga belajar Menhir dan agama Budha di Minang, serta bentuk rumah gadang,'' katanya pula. Hal yang sama diungkapkan Seruni Puti Rahmita. Menilai isinya bagus -- tetapi mutu cetaknya kurang -- pelajar kelas III SD ini baru mengetahui adat istiadat Minang. ''Saya baru belajar buku jilid satu, soal cara berbicara, cara duduk, cara berjalan, cara bertamu ke rumah orang dan cara bertegur sapa,'' urainya. Di buku tersebut antara lain diajarkan tambo sebagai berikut: Di mano asa titiak palito/di baliak telong nan batali/di mano asa nminiak kito dari puncak gunuang Marapi (Di mana asal titik pelita/di balik telong nan bertali/di mana asal nenek kita/dari puncak gunung Merapi). _________________________________________________________________________ Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com. Share information about yourself, create your own public profile at http://profiles.msn.com. Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id Database keanggotaan RantauNet: http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1 ================================================= Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama: - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda] - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda] [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ================================================= WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id ------------------------------------------------------------------------------------------------- WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA =================================================

