Dari milist Darut_tauhit ( [EMAIL PROTECTED] )nama pengirimnya
he-man alamat e-mailnya lupa, nanti dech kalau dia mengirim e-mail lagi saya
beri tahu...?
Saya hanya ingin tahu saja, apakah benar dahulunya minang seperti itu..?
> ----------
> From: Marven[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, December 15, 2000 8:08 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: RE: [RantauNet] ada yg tahu sejarah
>
> Sebenarnya justru pernyataan2 tendensius seperti ini yang memecah-belah
> umat
> Islam. Yang diutamakan adalah filtering thd suatu pernyataan baru.Kenapa
> sesama Umat yang berbeda pendapat atau malah berbeda Umat mesti berperang?
> Oh iyo istilah 'Baampok di lapau2(koa, domino jo pitih)' atau Maadu Ayam
> masih ado ndak yo dikampuang awak? Kalau boleh tahu Pak Mulyadi,informasi
> ini dari mana ya?
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf Of MULYADI
> Sent: Thursday, December 14, 2000 9:58 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [RantauNet] ada yg tahu sejarah
> Importance: High
>
>
> Saya dapat artikel spt di bawah ini :
>
> Ada yg tahu tidak, sejarah yg satu ini, bisa bagi2 ilmunya doong...?
>
> wassalam
>
> Wahabi
> ada yang menrik dari sini kalau dihubungkan dengan kaum Wahaby ,
> kedatangan
> tiga ulama minangkabau dari Arab membawa paham wahaby ke minangkabau ,
> paham mereka ternyata berbenturan dengan paham kaum muslimin lainnya
> di minangkabau , lalu mereka menyebarkan fitnah bahwa orang minang suka
> main perempuan , minum tuak , berjudi dan menyabung ayam untuk membuat
> alasan agar bisa memerangi kaum muslimin lainnya dan dipimpin sejumlah
> panglima perang (sekitar 9 orang ) yang salah satunya Tuanku Imam Bonjol.
> Padahal masyarakat minangkabau sejak jaman dahulu selalu mengutamakan
> prinsip musyawarah bahkan ada pepatah yang terkenal di kalangan orang
> minang "masak nasi karena bersilangan kayu di tungku" yang menandakan
> bahwa perbedaan pendapat justru membawa kemajuan dan bertentangan
> dengan kaum wahaby yang selalu mengutamakan pendekatan senjata dan
> kekerasan.Akar permasalahan sebenarnya bukanlah tuduhan kaum
> wahaby (yang juga sampai sekarang masih ditulis di buku-buku sejarah) ,
> melainkan karena adat orang minang yang beraliran matriakat dimana
> menempatkan pihak perempuan disini pihak ibu sebagai pihak yang
> paling diagungkan atau ditinggikan kemudian disusul pihak paman ,
> sedang dalam paham wahaby sebagaimana paham yang berkembang
> pada masa Arab jahiliyah menempatkan paham patriaki
> dimana pihak perempuan dianggap manusia kelas dua , jadi tuduhan dan
> fitnah keji bahwa orang minang suka main perempuan adalah sebuah tuduhan
> yang mengada-ngada karena masyarakat adat minangkabau sangat
> menghormati perempuan juga tuduhan lain seperti minum tuak dan judi
> sabung ayam , jauh sebelum kaum wahaby menyebarkan ajarannya orang
> minang sudah menganut agama Islam.Sudah karakter kaum wahaby
> bahwa mereka lebih mengutamakan pendekatan senjata dan kekerasan
> seperti juga orang wahaby di Arab Saudi dan Taleban di Afghanistan ,
> sehingga kaum wahaby yang menamakan dirinya kaum paderi menyatakan
> perang terhadap kaum muslim lainnya dan membantai sejumlah ulama
> dan tetua adat minangkabau yang dianggap memiliki paham bersebrangan
> dengan mereka dan pada akhirnya membawa Belanda mengail
> di air keruh dengan melibatkan diri dalam konflik , dalam buku-buku
> sejarah
> selalu disebutkan bahwa kaum adat sebagai pengkhianat padahal dalam
> kenyataan ulama dan tetua adat non wahaby juga melakukan perlawanan
> terhadap Belanda yang hendak menguasai perdagangan pala dan lada
> di tanah minang tapi episode perlawanan kaum non wahaby ini hanya
> menempati porsi kecil dalam sejarah perang paderi , jadi yang terjadi
> di masa itu adalah pertempuran segi tiga antara wahaby/paderi vs
> non wahaby vs belanda bukan wahaby vs non wahaby + belanda
> Pendekatan yang dilakukan kaum wahaby berbeda dengan pendekatan
> yang dilakukan para wali di tanah jawa yang berusaha menyelaraskan
> adat dengan ajaran agama Islam maupun penyebaran agama islam
> di wilayah lain yang terjalin dari hubungan perdagangan dan pernikahan ,
> sedang kaum wahaby mengambil pola kekerasan dan peperangan
> bahkan terhadap sesama saudara sendiri seiman karena paham wahaby
> menganggap diri mereka sebagai penganut Islam yang paling
> benar sehingga halal saja memerangi saudara seiman , seperrti
> yang juga sekarang terjadi di Afghanistan dimana para komandan
> mujahiddin yang dulu memerangi Russia dan Komunis dibunuhi
> kaum Taleban dan juga orang Wahaby yang membantai kaum Syiah ,
> Turki maupun kaum non wahaby lainnya pada masa PD I dan sesudahnya.
>
>
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> =================================================
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
> http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
> Atau kirimkan email
> Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
> - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
> =================================================
> WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
> adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
> =================================================
>
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> =================================================
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
> http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
> Atau kirimkan email
> Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
> - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
> =================================================
> WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
> adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
> =================================================
>
RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
Atau kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================