Saya dapat artikel spt di bawah ini :
Ada yg tahu tidak, sejarah yg satu ini, bisa bagi2 ilmunya doong...?
wassalam
Wahabi
ada yang menrik dari sini kalau dihubungkan dengan kaum Wahaby , kedatangan
tiga ulama minangkabau dari Arab membawa paham wahaby ke minangkabau ,
paham mereka ternyata berbenturan dengan paham kaum muslimin lainnya
di minangkabau , lalu mereka menyebarkan fitnah bahwa orang minang suka
main perempuan , minum tuak , berjudi dan menyabung ayam untuk membuat
alasan agar bisa memerangi kaum muslimin lainnya dan dipimpin sejumlah
panglima perang (sekitar 9 orang ) yang salah satunya Tuanku Imam Bonjol.
Padahal masyarakat minangkabau sejak jaman dahulu selalu mengutamakan
prinsip musyawarah bahkan ada pepatah yang terkenal di kalangan orang
minang "masak nasi karena bersilangan kayu di tungku" yang menandakan
bahwa perbedaan pendapat justru membawa kemajuan dan bertentangan
dengan kaum wahaby yang selalu mengutamakan pendekatan senjata dan
kekerasan.Akar permasalahan sebenarnya bukanlah tuduhan kaum
wahaby (yang juga sampai sekarang masih ditulis di buku-buku sejarah) ,
melainkan karena adat orang minang yang beraliran matriakat dimana
menempatkan pihak perempuan disini pihak ibu sebagai pihak yang
paling diagungkan atau ditinggikan kemudian disusul pihak paman ,
sedang dalam paham wahaby sebagaimana paham yang berkembang
pada masa Arab jahiliyah menempatkan paham patriaki
dimana pihak perempuan dianggap manusia kelas dua , jadi tuduhan dan
fitnah keji bahwa orang minang suka main perempuan adalah sebuah tuduhan
yang mengada-ngada karena masyarakat adat minangkabau sangat
menghormati perempuan juga tuduhan lain seperti minum tuak dan judi
sabung ayam , jauh sebelum kaum wahaby menyebarkan ajarannya orang
minang sudah menganut agama Islam.Sudah karakter kaum wahaby
bahwa mereka lebih mengutamakan pendekatan senjata dan kekerasan
seperti juga orang wahaby di Arab Saudi dan Taleban di Afghanistan ,
sehingga kaum wahaby yang menamakan dirinya kaum paderi menyatakan
perang terhadap kaum muslim lainnya dan membantai sejumlah ulama
dan tetua adat minangkabau yang dianggap memiliki paham bersebrangan
dengan mereka dan pada akhirnya membawa Belanda mengail
di air keruh dengan melibatkan diri dalam konflik , dalam buku-buku sejarah
selalu disebutkan bahwa kaum adat sebagai pengkhianat padahal dalam
kenyataan ulama dan tetua adat non wahaby juga melakukan perlawanan
terhadap Belanda yang hendak menguasai perdagangan pala dan lada
di tanah minang tapi episode perlawanan kaum non wahaby ini hanya
menempati porsi kecil dalam sejarah perang paderi , jadi yang terjadi
di masa itu adalah pertempuran segi tiga antara wahaby/paderi vs
non wahaby vs belanda bukan wahaby vs non wahaby + belanda
Pendekatan yang dilakukan kaum wahaby berbeda dengan pendekatan
yang dilakukan para wali di tanah jawa yang berusaha menyelaraskan
adat dengan ajaran agama Islam maupun penyebaran agama islam
di wilayah lain yang terjalin dari hubungan perdagangan dan pernikahan ,
sedang kaum wahaby mengambil pola kekerasan dan peperangan
bahkan terhadap sesama saudara sendiri seiman karena paham wahaby
menganggap diri mereka sebagai penganut Islam yang paling
benar sehingga halal saja memerangi saudara seiman , seperrti
yang juga sekarang terjadi di Afghanistan dimana para komandan
mujahiddin yang dulu memerangi Russia dan Komunis dibunuhi
kaum Taleban dan juga orang Wahaby yang membantai kaum Syiah ,
Turki maupun kaum non wahaby lainnya pada masa PD I dan sesudahnya.
RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
Atau kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================