Ikolah contoh rang cadiak -cadiak awak kok dilua iyo gadang danguangnyo -
ba'a jiko didalam iyo aniang sye . kok iyo partai - partai utma tantu
baunyaak ..
anggotanyo , ba'a pulo bahekang kaki dari gelanggang tu.
Kini a'a juo lai sadonyo ala tajadi , antah kok ado pulo udang di sabaliak
nyo.
Antah la mak oi .
> ----------
> From: Z Chaniago[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Saturday, February 03, 2001 11:53
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [RantauNet] APBD tidak Realistis
>
> http://www.mimbarminang.com/cgi-bin/bacav2.cgi?sumber=hotnews/hdapbd0202
>
> Syahrudin: APBD tidak Realistis
>
> mimbarminang.com - Meski sudah disahkan sebagai keputusan Dewan Rabu
> (31/1/2001) lalu, APBD 2001 masih mengandung kontroversi besar. Kalangan
> pengamat ekonomi menilai APBD Sumbar 2001 tidak realistis. "Saya menilai
> APBD 2001 tidak realistis," tegas ekonom senior Prof. Syahruddin kepada
> Mimbar Minang kemarin. Menurut dia, APBD senilai Rp297 miliar itu tidak
> masuk akal karena besarnya belanja rutin dibandingkan belanja pembangunan.
>
> Bahkan ketimpangan kedua jenis belanja itu mencolok sekali. "Ini rasanya
> pertama terjadi dalam sejarah APBD Sumbar. Masa belanja rutin mencapai
> hampir tiga perempat dari nilai total APBD. APBD macam apa itu," kata guru
>
> besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas itu. Seperti diketahui, lewat
> voting (pemungutan suara) pada paripurna DPRD Sumbar Rabu, APBD senilai
> Rp297 miliar disahkan. Voting itu sendiri tidak diikuti tiga fraksi utama
> di
> Dewan, yakni Fraksi Amanat Nasional (F-AN), Fraksi Bulan Bintang (F-BB)
> dan
> Fraksi Keadilan (FK), karena terlebih dahulu melaku-kan aksi walk out (WO)
>
> memprotes RAPBD tersebut. Dari total RAPBD senilai Rp297 miliar itu,
> Rp215,8
> miliar (73 persen) diantaranya untuk belanja rutin dan Rp81,5 miliar untuk
>
> belanja pembangunan. Menurut Syahruddin, disamping kejanggalan itu, APBD
> Sumbar 2001 ini tidak disusun berdasarkan kewenangan yang dimiliki
> provinsi.
> Akibatnya terjadi pemborosan belanja di berbagai sektor yang tidak
> dibutuhkan di tingkat provinsi. "Banyak sekali kewenangan kabupaten dan
> kota
> yang dianggarkan di APBD Sumbar 2001. Jadi kerja kabupaten dikerjakan pula
>
> oleh provinsi," kata Syahruddin. Beberapa waktu lalu, Syahruddin
> mencontoh-kan beberapa pengurusan yang tidak lagi kewenangan provinsi
> seperti Dinas Koperasi, BKPMD penanaman modal, dan beberapa dinas
> pekerjaan
> umum. Kalaupun tetap diadakan pengurusan itu, kewenangan provinsi sekarang
>
> tidak lagi sebesar kewenangan lama. Meskipun adanya ketimpangan ini,
> menurut
> Syahruddin, APBD 2001 secara prosedural su-dah sah meskipun diwarnai aksi
> WO
> oleh tiga fraksi. "Kalau pun ada yang tak puas, ya sesuai prosedur, mereka
>
> harus ikut APBD itu," jelas Syahruddin. Harus Ikut Mekamisme Aksi WO tiga
> fraksi pada pengesahan APBD 2001 Rabu lalu masih mengundang pole-mik. Ada
> kalangan yang meni-lai, bila mereka mela-kukan aksi WO, mestinya
> fraksi-fraksi tersebut tetap konsisten untuk tetap tidak menerima APBD.
> "Mestinya mereka tetap kon-sisten dengan sikap mereka (menolak RAPBD-red).
>
> Tapi ya terserah mereka. Itu kan urusan mereka," kata anggota Fraksi
> Partai
> Golkar Lief War-da kepada wartawan di ruang kerjanya kemarin. Sementara
> itu
> anggota Fraksi PPP Syamsul Bayan menilai bahwa sebagai keputusan De-wan
> yang
> sah, dia meminta F-AN, F-BB dan FK yang ber-sikap sportif menerima
> kepu-tusan APBD 2001. "Kalau mereka WO ya silahkan. Tapi kalau sudah jadi
> keputusan Dewan, ya mereka mesti ikut mekanisme," kata Syamsul. Pendapat
> senada juga dike-mukakan anggota Fraksi Ke-bangkitan Bangsa Nazar Sidin.
> Sekali APBD disahkan, berarti anggota Dewan yang menolak, termasuk yang
> melakukan aksi WO mesti menerimanya secara fair. "Mereka mesti menerima
> keputusan Dewan. Ini sah secara hukum. Itu kalau mereka bersikap
> demokrat,"
> kata Nazar Sidin. Ketua F-BB Mustamir Mak-moer mengatakan, latar bela-kang
>
> fraksinya melakukan aksi WO karena tidak setuju RAPBD disahkan menjadi
> APBD.
> Soalnya banyak perma-salahan yang tidak jelas dan tuntas terdapat dalam
> APBD
> 2001. "Kita tetap dengan sikap kita," kata Mustamir Makmoer. Meskipun
> demikian pihak-nya akan menghormati hasil keputusan Dewan yang telah
> mengesahkan APBD 2001. Menurut dia, secara kepartaian, dia tetap menolak
> APBD 2001. Tapi itu tidak berarti dia ngotot. "Saya tidak ngotot atau
> mogok.
> Aksi WO itu sebagai ungkapan protes kita," kata Mustamir. Arwan Blunder
> Partai Sikap Arwan Kasri yang ikut ambil bagian dalam voting pengesahan
> APBD
> 2001 Rabu mengundang protes dari kader partai itu. Wakil Ketua DPW PAN
> Sumbar Jal Atri Tanjung menilai sikap Arwan tersebut kurang pantas
> dilakukan. Di-samping berseberangan dengan sikap fraksi, apa yang
> dilaku-kan
> Arwan itu sangat tidak etis. "Selaku kader partai sikap Arwan saya tidak
> bisa diterima. Pada-hal aksi WO itu adalah sikap fraksi," kata Jal Atri
> Tanjung kepada Mimbar Mi-nang di Mesjid Taqwa Padang kemarin. Atas sikap
> Arwan tersebut, Jal Atri mengusulkan ke DPW untuk segera membicarakan
> 'ulah'
> mantan Ketua DPW PAN itu. "Kita akan bicarakan segera masalah Arwan ini di
>
> partai. Ini jelas blunder bagi partai," kata Jal Atri.(isr/kbt)
> _________________________________________________________________
> Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com
>
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> =================================================
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
> http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
> ATAU Kirimkan email
> Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
> - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
> =================================================
> WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
> servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
> =================================================
>
RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================