Assalamu �alaikum,
Ambo sagetek babeda mamandangnyo, ado alasan lain yang lebih mendasar mengapa seorang pengamat politik spt Arbi Sanit melontarkan pandangan demikian. Bahaso Indonesia raya ciek dulu nan lamak carito politik ko, walau tidak secara keseluruhan tapi ada bagian2 yang saya setuju dengan pandangan Arbi Sanit. Mungkin yang perlu dilakukan adalah me-recall anggota DPR yang tidak kualified untuk menjadi wakil rakyat, nan binga2, yaitu orang2 yang tidak bisa melihat/menyelesaikan permasalahan pokok dan hanya bisa mencari kesalahan orang tanpa memiliki solusi yang lebih baik (duduak di Metro TV lbh baik dari di DPR), tapi sekarang siapa yang mau mengatakan utusan partainya tidak qualified? Hahaha sadonyo maraso santiang.
Menurut hemat saya negara ini hancur karena kebanyakan kita terutama politisi dan penguasa bekerja asal2an, tidak menguasai disiplin ilmu utama, tidak professional, egois, munafik; mementingkan golongan dengan mengatas namakan rakyat, dan yang paling parah lagi adalah KESALAHAN CARA BERPIKIR: DARI LUAR KE DALAM.
Karakter dan cara berpikir/memandang sesuatu sangatlah menentukan dalam menyikapi conflict, crisis dll. Kini ko lawan politik dijadikan musuh, sehingga beranggapan jika kita berhasil menggeser, menggulingkan, menghilangkan �musuh� maka hidup kita kan selamat, demi kepentingan rakyat!!! Ternyata tidak, sudah banyak �musuh� yang sudah dihancurkan, tapi progress report masih sangat buruk, bahkan mundur dari keadaan semula. Cara piker ini ada miripnya juga dg pengalaman Irlandia atau Israel yang bermusuhan dengan lingkungannya, masing2 ingin saling menghancurkan musuh, Israel ingin menghancurkan palestina, ternayata tidak bisa walau lawan mereka hanya bermodalkan batu dan semangat (kutipan pandangan Simon Peres).
Jadi pada kesimpulannya saya setuju bila dilakukan reformasi dan competency screening yang lebih ketat terhadap anggota DPR/MPR, karena dengan system perwakilan, bila wakil kita tulalit, maka negara ini akan hancur bukan oleh satu orang (presiden misalnya) tapi dilengkapi oleh sekelompok orang binga yang ditempatkan oleh partai yg kita pilih mewakili kita untuk melakukan kontrol dan membuat dan bertanggung jawab atas konstitusi, peraturan perundang2an. Apo nan salah? System perwakilan? Sia nan paliang bertanggung jawab atas system tu?
Sebagai contoh lain masalah korupsi, mengapa korupsi sulit diberantas? Karena tidak ketat dan tidak detailnya peraturan yang ada, apakah selesai masalahnya hanya dengan memenjarakan oknum yang tertangkap tangan? Tidak, karena masalah awalnya KELEMAHAN badan yang paling bertanggung jawab ttg aspek legal/hukum di negeri ini yaitu DPR (Mungkin ahli hukum yang duduk disana mengalami monophouse dan impotensi dalam masalah hukum sehingga kl perlu komisi untuk anti korupsi, peraturan dan perundang2an lainnya akan lebih baik diduduki oleh para �mantan maling� saja yang lbh mengerti ttg lobang2 mencuri hukum, hehehe).
Dengan kata lain, terlepas dari kebobrokan pemerintah yang sama2 kita ketahui, menurut hemat saya DPR/MPR sebagai satu badan juga harus berusaha untuk merubah CARA BERPIKIR DARI DALAM KELUAR untuk kepentingan rakyat banyak dengan bayak �berkaca�, berbenah diri atau kalau perlu mengundurkan diri untuk memberi kesempatan kepada yang lebih baik.
Wassalam,
Rudy Gunawan Syarfi (30th)
Muhammad Rijal wrote:
Antahlah ....dari dulu inyo sibuk manyalahkan DPR/MPR sajo.....
Indak pernah dek nyo tampak salah presiden RI .....
Pokoknyo kalau ado apo-2 di indonesia ko...yang salah DPR seh dek nyo......
Kalau DPRD Sumbar iyo alun ado di kritiknyo lai.....antah indak tadanga dek
nyo kaba sumbar maminta sacaro resmi presiden mundur......antah sagan
inyo....
Indak pulo jaleh dek awak do.....
Untuang sajo inyo indak subalah rumah ambo tingga.....koq batetangga sajo
lah ambo jo inyo...ik.com
Iko urang awak nan sibuk ka mambubarkan DPR/MPR sajo dari dulu.......
Antah apo pulo pertimbangannyo......
Arbi Sanit: MPR Harus Dibubarkan
Selasa, 24 April 2001, @14:04 WIB
Jakarta -- Pengamat politik UI Arbi Sanit membeberkan penyebab mandegnya
agenda reformasi. Menurutnya, karena para elite politik saat ini tidak
sanggup mengorganisir pemerintahannya. Hal itu terjadi karena para elit
yang berkuasa saat ini tidak mempunyai pengalaman dan tidak
mempersiapkan diri baik secara ilmu dan politik untuk mengatur
Indonesia. Akibatnya mereka memainkan politiknya secara try and error.
Sehingga terjadi benturan-benturan diantara mereka. Jalan keluarnya,
"MPR Harus dibubarkan."
"Saya yakin elite sekarang tidak mempu nMengingat, anggota DPR otomatis adalah anggota MPR
juga.
Kondisi semacam itulah, kata Arbi, yang menyebabkan Megawati terpental
sebagai Presiden saat pemilihan Presiden di tahun 1999. Meskipun dia
berasal dari parrtai pemenang pemilu 1999. Begitu pun dengan nasib
Abdurrahman Wahid saat ini, dimana posisinya menjadi terpojok. Pada
kondisi itulah, Arbi berpendapat, dalam pemerintahan Indonesia tidak ada
check and balance akibat manipulasi kekuasaan.
Beranjak dari realitas itulah, dia menyarankan MPR harus dibubarkan.
Menurutnya, keberadaan MPR telah menggantikan kedaulatan rakyat yang
kerap kali dimanipulir hanya untuk kepentingan para elite politik. "Jadi
aksi guling menggu:p>
"Diharapkan melalui cara itu nantinya terwujud demokrasi yang produkktif
bagi Indonesia," ujar Arbi.
Sementara itu, di tempat yang sama, peneliti LIPI -yang juga Direktur
RIDeP, Hermawan Sulistyo, menjelaskan bahwa kelemahan mendasar dari
agenda reformasi pertama adalah tidak adanya kerangka waktu bagi
perubahan yang dikehendaki segala sektor. "Yang ada hanya jadwal kerja
yang bersifat teknis dan parsial pada sektor-sektor yang kurang bersifat
fundamental," katanya. *** (rin)
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.
RantauNet http://www.rantaunet.com ================================================= Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama: - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda] - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda] Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ================================================= WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA =================================================

