SAYA SANGAT  SETUJU SEKALI  ATAS SIKAP DAN KEPUTUSAN YANG DI AMBIL OLEH
PARA DUNSANAK DAN NINIAK MAMAK KITO DI ALAHAN PANJANG KHUSUSNYO SUMBAR
,DALAM MENGATASI KRISTENISASI DI SUMBAR ,
AMBO  SECARA PRIBADI  DAN KAMI DIRANTAU TIDAK SETUJU ADANYA GEREJA DI
SUMBAR DAN KAMI TIDAK RELA KALAU SAMPAI ADA GEREJA DI SUMBAR , KALAU PERLU
KITA SIAP UNTUK  MATI  UNTUK MEMBERANTAS  KRISTENISASI DI SUMATRA BARAT

WASSALAM

UYUN SIKUMBANG




                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                FREE Email | Halaman Utama 
                                                        (Embedded image    
                                                        moved to file:     
                                                        pic00041.pcx)      
                                                                           
                                                                           
  (Embedded image moved to file:                                           
  pic18467.pcx)                                                            
                                                              Cari Berita: 
                                                        (Embedded image    
                                                        moved to file:     
                                                        pic06334.pcx)      
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                                    (Embedded image moved to file:         
                                    pic26500.pcx)                          
                                                                           

                                                                         
                 (Embedde  SawahluntoNet            (Embedd  AMIK        
                 d image                            ed       Indonesia   
   (Embedded     moved to  Rabu, 09/05/2001         image                
   image moved   file:     Kristenisasi Harus       moved    (Embedded   
   to file:      pic15724  Dibabat, DPRD: Usir      to       image moved 
   pic19169.pcx  .pcx)     Teolog Amerika!          file:    to file:    
   )                                                pic1147  pic29358.pc 
         Ekonom            Solok, Mimbar Minang --  8.pcx)   x)          
         i                 Tak sejengkal pun ranah                       
         Bisnis            Minang  yang berazaskan            + Hotel    
         Kolom             Syariat Islam (ABS-SBK)            +  Agen    
         Olahra            ini dibiarkan                      Perjalanan 
         ga                digerogoti  jaringan               + Rental   
         Padang            kristenisasi                       +  Airline 
         tercin            internasional, termasuk                       
         ta                ranah Nagari Alahan                           
         Silatu            Panjang Kabupaten                 (Embedded   
         rahmi             Solok.                            image moved 
         Sumatr                                              to file:    
         a                 Karena itulah DPRD                pic26962.pc 
         Barat             setempat sepakat                  x)          
         Tajukr            mendukung keputusan                           
         encana            rapat khusus KAN,                  +          
                           mengusir Ralph Charles             Konsultan  
         Kopiti            Lewis  Jr. seorang                 +          
         me 2              teolog Amerika Serikat             Notaris-Pe 
                           yang diduga akan                   ngacara    
                           menjadikan tanah                   +  Pemda   
                           kelahiran Buya Natsir                         
          Layan            itu sebagai basis                             
          an               gerakan kristenisasi di                       
          Kami             wilayah Solok Selatan.                        
                                                                         
          Web              Pernyataan sikap tegas                        
          Desai            wakil rakyat di                               
          n                Kabupaten Solok                               
          Web              tersebut lahir setelah                        
          Hosti            berlansungnya rapat                           
          ng               khusus  Senin kemarin.                        
          Solus            Rapat yang langsung                           
          i                dipimpin Ketua DPRD                           
          Inter            Drs. H.  Sa'aduddin ini                       
          net              membahas dugaan                               
          Layan            jaringan kristenisasi                         
          an               di Solok  Selatan yang                        
          Lain             berbasis di Nagari                            
                           Alahan Panjang sekaitan                       
                           dengan sepak  terjang                         
          Kolom            Charles Lewis Jr,                             
          Khusu            teolog Amerika itu                            
          s                sejak tiga tahun                              
          Karik            terakhir dan rencananya                       
          atur             mendapatkan areal untuk                       
          Siapa            mendirikan home stay                          
          Kami             di dusun Batang Hari                          
                           yang diduga akan                              
                           dijadikan tempat                              
    bansolok2              penggemblengan                                
                           kader-kader                                   
                           'penggembala' untuk                           
                           ditebar di ranah                              
                           Minang.                                       
                                                                         
                           Rapat tertutup wakil                          
                           rakyat yang juga                              
                           menghadirkan  Kepala                          
                           Badan Pertanahan                              
                           Nasional (BPN)                                
                           Kabupaten Solok, Ir.                          
                           Raswad R  Solihin,                            
                           kabarnya berlangsung                          
                           panas. Bebera-pa                              
                           anggota dewan dari                            
                           Partai Islam seperti PK                       
                           dan PPP disebut                               
                           mendesak pihak                                
                           berkompeten  mengusir                         
                           teolog Amerika tersebut                       
                           hari itu juga. Jika                           
                           tidak, jangan  salahkan                       
                           ummat Islam bila                              
                           menempuh caranya                              
                           sendiri.                                      
                                                                         
                           Ketua  DPRD Kabupaten                         
                           Solok Drs. H.                                 
                           Sa'aduddin kepada                             
                           Mimbar Minang                                 
                           menyebutkan dirinya                           
                           setuju dengan upaya                           
                           masyarakat melakukan                          
                           antisipasi kristenisasi                       
                           yang diduga dilakukan                         
                           oleh Ralph Charles                            
                           Lewis Jr, teolog asal                         
                           Amerika Serikat. "Saya                        
                           setuju dengan                                 
                           pernyataan itu. Dan                           
                           hendaknya aparat                              
                           terkait dapat                                 
                           meresponnya  dengan                           
                           serius dan cepat,"                            
                           tutur Sa'aduddin.                             
                                                                         
                           Tapi apakah  pengusiran                       
                           itu akan berdampak pada                       
                           dunia pariwisata?                             
                           Soalnya,  bagaimanapun                        
                           Lewis adalah warga asal                       
                           Amerika Serikat yang                          
                           tentu  masih punya                            
                           akses ke dunia                                
                           internasional sehingga                        
                           terbuka peluang                               
                           baginya untuk                                 
                           mengejek-ejek daerah                          
                           itu. Menyikapi itu,                           
                           Sa'aduddin  mengatakan,                       
                           "Jika Lewis menyebar                          
                           isu bahwa daerah                              
                           Kabupaten  Solok itu                          
                           tidak aman bagi                               
                           wisatawan, kita akan                          
                           tuntut  dia!".                                
                                                                         
                           Sementara itu Himpunan                        
                           Mahasiswa Islam (HMI)                         
                           Cabang Solok melalui                          
                           pengurusnya Asrizal dan                       
                           Jonnedi mendesak Pemkab                       
                           Solok supaya bertindak                        
                           tegas menyikapi ulah                          
                           Lewis tersebut.  "Kalau                       
                           pemerintah tidak                              
                           tanggap, bisa-bisa                            
                           kasus rencana                                 
                           pendirian gereja                              
                           seperti yang terjadi di                       
                           Kota Solok akhir tahun                        
                           lalu  terulang                                
                           kembali," ujar Jonnedi.                       
                           Keprihatinan HMI                              
                           tersebut  mereka                              
                           tuangkan dalam                                
                           pernyataan sikap yang                         
                           ditujukan pada Pemkab                         
                           Solok.                                        
                                                                         
                           Hari ini Deadline                             
                                                                         
                           Sebagaimana diberitakan                       
                           Mimbar Minang                                 
                           sebelumnya, terhitung                         
                           mulai Senin 7 Mei 2001                        
                           hingga  Rabu 9 Mei 2001                       
                           (Hari ini-red),                               
                           masyarakat dan KAN                            
                           Alahan Panjang  telah                         
                           mengultimatum Charles                         
                           agar hengkang dari                            
                           ranah Minang dalam                            
                           tempo 3x24 jam. Bila                          
                           hal ini tidak                                 
                           diindahkannya,                                
                           kemungkinan Lewis  akan                       
                           diusir paksa.                                 
                                                                         
                           "Jika himbauan ini                            
                           tidak diindahkan,  maka                       
                           masyarakat akan                               
                           bertindak. Kita siap                          
                           melakukan aksi," ujar                         
                           tokoh dari kalangan                           
                           pemuda. Syahrul Amri,                         
                           S.Ag. dan Hafni Hafidz,                       
                           B.E. Mereka bahkan                            
                           mengancam akan                                
                           melakukan aksi dengan                         
                           "cara  mereka"                                
                           sekiranya aparat                              
                           terkait tidak membantu                        
                           'pengusiran'  Lewis                           
                           dari Alahan Panjang                           
                           dalam tempo 3 x 24 jam,                       
                           terhitung mulai  Senin                        
                           (7/5/2001).                                   
                                                                         
                           Pernyataan pengusiran                         
                           Lewis ini dikeluarkan                         
                           berdasarkan hasil                             
                           musyawarah akbar anak                         
                           nagari Alahan Panjang                         
                           di  Mesjid Jamiatul                           
                           Muslimin Dusun Batang                         
                           Hari. Desa Tiga                               
                           Sepakat,  Kecamatan                           
                           Lembah Gumanti,                               
                           Kabupaten Solok, Senin                        
                           itu. Musyawarah itu                           
                           sendiri digelar guna                          
                           menyikapi rencana Lewis                       
                           untuk membeli tanah di                        
                           Batang Hari, yang                             
                           menurut warga                                 
                           berpeluang 'mengganggu'                       
                           akibat anak  kemenakan                        
                           mereka, sebab Lewis                           
                           dicurigai akan                                
                           mengembangkan agama                           
                           Kristen.                                      
                                                                         
                           Tak hanya sampai                              
                           disitu, KAN Alahan                            
                           Panjang juga  menggelar                       
                           sidang pleno dengan                           
                           agenda tunggal                                
                           menyikapi indikasi                            
                           kristenisasi di derah                         
                           itu. Lembaga para ninik                       
                           mamak ini juga                                
                           mengeluarkan empat                            
                           butir pernyataan sikap                        
                           yang pada intinya tidak                       
                           mengizinkan adanya                            
                           penjualan tanah pada                          
                           kalangan non muslim.                          
                           Dalam  surat pernyataan                       
                           nomor 087-PA/KAN-2001,                        
                           para ninik mamak itu                          
                           juga  minta agar proses                       
                           sertifikasi tanah yang                        
                           akan diperjualbelikan,                        
                           saat  ini prosesnya                           
                           sudah sampai di BPN                           
                           Solok, untuk sementara                        
                           dihentikan.                                   
                                                                         
                           Sebelumnya warga Batang                       
                           Hari juga telah                               
                           ramai-ramai mendatangi                        
                           DPRD Sumbar di Simpang                        
                           Oke Padang, tapi                              
                           sejauh ini tidak ada                          
                           reaksi para wakil                             
                           rakyat yang terhormat                         
                           itu.  Pada hal saat                           
                           kampanye Pemilu banyak                        
                           diantara mereka                               
                           mengumbar janji  akan                         
                           memperjuangkan                                
                           pemberlakuan syariat                          
                           Islam di ranah Minang                         
                           dan  membendung                               
                           kristenisasi.                                 
                                                                         
                           Pantauan Mimbar Minang                        
                           di Batang  Hari dan                           
                           Alahan Panjang                                
                           sekitarnya, aksi bawah                        
                           tanah yang dilakukan                          
                           Lewis memang sudah                            
                           mengarah pada upaya                           
                           kristenisasi. Hal ini                         
                           juga  dikuatkan oleh                          
                           pengakuan sejumlah                            
                           tokoh masyarakat, alim                        
                           ulama dan  ninik mamak                        
                           setempat.                                     
                                                                         
                           Beberapa di antaranya                         
                           yang sempat  ditemui                          
                           Mimbar Minang, antara                         
                           lain Ali Amran Kali                           
                           Bandaro, H. Adwil  Adam                       
                           Dt. Tunggang Gagah,                           
                           Drs. Hadinursalam Dt.                         
                           Malintang Sati,                               
                           Darman, B.A., Hafni                           
                           Hafidz, B.E. Syahrul                          
                           Amri, S.Ag. dan Jawaher                       
                           Malin Parmato, sepakat                        
                           aksi Lewis sudah                              
                           mengarah pada upaya                           
                           penyebaran agama                              
                           Kristen. Kata mereka                          
                           tindak-tanduk Lewis                           
                           sudah  dicurigai sejak                        
                           lama. "Kita punya bukti                       
                           kuat yang mengarah ke                         
                           situ," ujar                                   
                           Hadinursalam.                                 
                                                                         
                           Sejumlah tokoh tersebut                       
                           mengaku pernah                                
                           memperoleh injil                              
                           berbahasa Minang yang                         
                           disebar  diam-diam di                         
                           halaman rumah mereka.                         
                           "Pagi-pagi saya                               
                           menemukan  kitab itu                          
                           (injil berbahasa                              
                           Minang, red). Bukunya                         
                           tebal dan berkulit                            
                           warna hijau," tutur Ali                       
                           Amran Kali Bandaro. Ia                        
                           juga menyebutkan  kitab                       
                           yang sama setidaknya                          
                           telah dilaporkan                              
                           sebanyak belasan buah                         
                           banyaknya oleh warga                          
                           setempat. Kepala Kantor                       
                           Urusan Agama (KUA)                            
                           Lembah Gumanti Syamsir                        
                           juga mengkaui adanya                          
                           penemuan injil                                
                           berbahasa  Minang itu.                        
                                                                         
                           Atas temuan-temuan itu,                       
                           dan diperkuat dengan                          
                           pemantauan gerak-gerik                        
                           Lewis serta niatnya                           
                           buat membeli tanah,                           
                           maka  warga Alahan                            
                           Panjang memastikan                            
                           memang Lewis berniat                          
                           menjadikan  daerah itu                        
                           basis pengembangan                            
                           agama Kristen di Solok                        
                           bagian selatan.                               
                           "Pernyataan yang                              
                           dibuat, baik oleh KAN                         
                           maupun oleh anak nagari                       
                           ini, merupakan upaya                          
                           antisipasi meluasnya                          
                           gerakan bawah tanah                           
                           orang-orang Kristiani,"                       
                           kata Ketua KAN, H.                            
                           Adwil Adam Dt.                                
                           Tunggang Gagah pada                           
                           Mimbar Minang.                                
                           (tef/dod)                                     
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                           SawahluntoNet                                 
                                                                         
                                                                         


                                                                            
  �Hak Cipta � 2000 PT.Ekuator  Minang Cyber (EMC).                         
  �Dikembangkan oleh PT Usindo Global Usaha                                 
                                                                            


pic00041.pcx

pic18467.pcx

pic06334.pcx

pic26500.pcx

pic19169.pcx

pic15724.pcx

pic11478.pcx

pic29358.pcx

pic26962.pcx

Kirim email ke