Kemana Niniak Mamak selama ini? mereka masih di kampuang, indak kama-kama,
keadaan yang diciptakan pemerintah telah membuat mereka jadi tidak berdaya.
Karena saya berasal dari Bukittinggi, maka ada beberapa hal yang ingin saya
tambahkan:
1. Disetiap daerah Wisata akan diikuti dan cenderung identik dengan wisata
sex, project Kota wisata dari awal sudah ditentang oleh Niniak Mamak rang
Kurai Limo Jorong.
2. Pemerintah terlalu kuat, ditambah lagi dengan 'terpecahnya' pemuka
masayarakat berdasarkan kepentingan masing-masing oleh berbagai sebab,
sehingga urang adat seperti macan ompong, diduakkan dimuko dalam acara
ceremonial, ditinggakan dalam pengambilan keputusan.
3. Kita tidak memiliki ahli hukum yang paham dengan sos-ek-pol-bud
(tabaliak..)- dan agama, yang peduli dengan keadaan ini. Mungkin krn Anak2
kito nan boneh sakolanyo teknik di ITB, padahal ahli hukum itu juga harus
orang yang brilliant (lihat draft dan produk PERDA nan indak manggadangan
aia yang telah diperdebatkan disini).
4. Dengan sistem pemerintahan sekarang, harapan kita hanya kepada
Pemerintah, DPRD beserta para ahli hukum untuk membuat dan melakukan koreksi
berkelanjutan atas keadaan yang berlaku berkaitan dengan PERDA dan
Pelaksaannya.
Social Control yang begitu tinggi dulunya di Bukittinggi, kini sudah tidak
berlaku. Mungkin ini bisa dijadikan salah satu cambuk bagi kita untuk
memperbaiki posisi sebagai masyarakat. Sebenarnya ada sekelompok orang yang
sangat concern dengan hal ini tapi tidak ada akses ke pengambil keputusan,
misalnya ada yang menganggap kita harus kembali ke Sistem Nagari untuk lebih
melibatkan masayarakat, ini salah satu upaya dan pemikiran yang menarik,
tapi bagi yang tidak mengerti masalahnya dan atau ada kepentingan lain tentu
akan berkata: "kenapa harus dirubah lagi, berapa biaya administrasi dsb."
yang semuanya berkaitan dengan uang dan tidak pernah menghitung berapa
social cost yang kita bayar seperti sekarang ini.
Itu diskusi masa lalu yang perlu kita pikirkan dan sekarang ada masalah yang
jelas didepan mata kita, keinginan kita juga jelas, tinggal kita tunggu
reaksi Bapak2 anggota dewan yang terhormat serta PEMDA, untuk kita pribadi
sebaiknya mulai saja dari lingkungan terkecil dengan menjaga gawang dan
kehormatan masing-masing keluarga kita.
Wassalam,
Rudy
----Original Message Follows----
From: "Dewis" <[EMAIL PROTECTED]>
Saketek ikuik bakomentar...
mancubo maagiah pandapek...
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf Of syed nasir syed
Sent: Tuesday, August 21, 2001 5:05 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [RantauNet] Bukitting Kota Maksiat
saya amat terkilan dan sedih bila mendengar berita yang Bukit Tinggi kini
telah tercemar ,Kota Wisata yang kita bangga banggakan kini jadi kota
maksiat.....
KEMANA NINIAK MAMAK SELAMA INI.....? KEMANA PEMUKA MASYARAKAT.....?SIAPA
YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB DENGAN ANGKARA INI NSEMUA ....? BUKAN KAH RANAH
MINANG RANAH BARADAIK NAN BALIMBAGO...?
===> Manuruik ambo niniak mamak lai indak pai kama kama doh ..!! cuma
banyak mamak awaktu kini karano sacaro nasib inyo jadi mamak (karano adiak
atau kakaknyo punyo anak) tapi mamak nan tau bana adaik jo limbago ambo raso
persentasenyo sangaik saketek.(Paralu juo diadokan survei di kampuang)
MINANGKABAU YANG KITA BANGGA BANGGAKAN KINI TELAH JADI INDONESIA
JAWA........
===> Iko kasalahan mandasar urang awak ciek, sangaik bangga jo adaik dan
sajarah maso lalu sahinggo lupo jo maso akan datang, awak bangga jo namo
namo besar dahulu (Syahrir, Hatta, M. Yamin, Hamka..dst), kalau kito caliak
kini indak ado yg paralu awak banggakan lai (kabinet megawati se indak ciek
juo urang padang). Dicaliak urang awak di Jakarta khususnya marandahkan
urang jawa indak tangguang tangguang dengan julukan si "AKANG" tapi awak
indak sadar baso awak kini di atur si "AKANG" itu pulo.
NINIAK MAMAK SEOLAH OLAH KEHILANGAN TARING BAGAIKAN PISAU TAJAM INDAK
BAPUNTIANG.....
PEMDA....APA YANG MEREKA BUAT SELAMA INI.....MENGAPA HARUS DI BIARKAN INI
BERLAKU ........
DPRD......APA PUNGSI MU DI RANAH MINANG......?
KEMANA TUNGKU TIGO SAJARANGAN.........
TALI TIGO SAPILIN........
BUKIT TINGGI OH BUKIT TINGGI KOTA KEMBAR SEREMBAN N.SEMBILAN
NASIBMU .............MEMBIMBANGKAN ...........MENYEDIHKAN ...........
===> Kok dicaliak tangguang jawab, iko tangguang jawab basamo paralu
diadokan samacan introspeksi ka dalam atau apo sajo namo forum sahinggo bisa
manyadari kondisi kampuang awak kini, apolai otonomi daerah jo apo sumbar
itu hiduik..!!!
Sakitu komentar dari ambo, sabalunnyo ambo minta maaf kalau ado kato kato
kurang berkenan.
Dewis
>From: "eel indra"
>Subject: [RantauNet] Bukitting Kota Maksiat
>Date: Mon, 20 Aug 2001 14:58:08 +0800
>
>Senin, 20/08/2001
>Bukittinggi Kota Maksiat ? Di Istana Bung Hatta Muda-Mudi Tidur
>Berpagutan
>
>BUKITTINGGI, Mimbar Minang -- Di teras Istana Bung Hatta
>Bukittinggi,
>botol-botol minuman keras berserakan, belasan pasang muda-mudi yang
>bukan
>suami istri tampak tergeletak tidur berpagutan. Tampaknya habis
>berpesta
>mabuk-mabukan, dan mukin juga pesta sex semalam suntuk.
-------------------------cut
_________________________________________________________________
Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================