Ha......, lai mah, Pado awak basitagang sajo jo urang. Molah manyanang-nyanangi balerong ko.
Wassalam @ndri -- On Fri, 26 Oct 2001 20:12:47 Urpas wrote: >* >ada >bocah-kecil-item-kurus-ingusan-kaki-berkudis-baju-lusuh-tak-berkancing-celan >a-diikat-tali-rafia; >tengah menjajakan tas asoy alias plastik keresek di pasar barung-barung >balantai di hari jumat; >berteriak-teriak melengkingkan suara kecilnya; >suara dengan interval nada yang sama dengan jeritan joshua atau sherina; >sementara gerombolan manusia yang berdesak hampir tak ada yang peduli; >sekali-kali ada yang membentak, cara khas orang pesisir selatan berbicara; >tanpa menoleh cuman mengulurkan uang 'besi' lima puluh rupiah : >"asoy ciek.." >baru saja si bocah hendak menarik asoynya satu, si pesisir boco sinting itu >udah teriak : >"oi, asoy ciek 'yuang! lambat betul!" > >pasar barung-barung belantai ramai sekali pas hari pekan ini, >becek berluluk berlumpur, biar tidak hujan sekalipun; >air tukang ikan, pecahan es gesekan tukang es tebak, air ompol bocah, >buangan cucian tukang lontong, semuanya bercampur baur, >dan mengalir di lorong-lorong antar los; > >panas, berisik, suara orang lalu lalang, suara pedagang baju, suara tukang >obat, tukang ikan, >cabe, bawang, sayur, kentang, es tebak, kue talam, lapek nagosari, >kulit biawak, kayu manis, karet getah parah, gambir, kayu bakar, bunga >rampai... >belum lagi teriakan penjual asoy yang lain... > >penjaja asoy tetap bersemangat tinggi di hiruk-pikuk itu; >lalu untung yang empat ratus rupiah per kantong gede, >akan amblas untuk beli segelas es tebak, >sepotong martabak kecil-tipis berlabel 'cinta rasa'; >kalau laku banyak bisalah untuk pembeli kelereng, >atau setengah kayu kertas minyak untuk layangan; >sisanya onde-onde buat adik kecil di rumah, >dan lompong sagu buat amak, >abak? sejak berbini muda sudah jarang pulang... >"bak...kok abak ndak pernah pulang?" >"sudah untung ndak aku ceraikan amak waang!" > >penjaja asoy adalah >bocah-kecil-item-kurus-ingus-kakinya-berkudis-baju-lusuh-tak-berkancing-cela >na-diikat-tali-rafia; >ditengah lalu lalang manusia yang belanja dan piknik; >penjaja asoy tak pernah berbaju bagus seperti bocah-bocah kecil lainnya yang >bersenang-senang di hari pekan ini; >bergerombolan sesama kawan; yang lebih kecil di bimbing abak dan amak; >naik bendi, naik sepeda, atau naik angkutan cigak baruak, >menonton tukang obat berakrobat ular atau bercerita lucu; >mematut-matut mainan, duduk berbaris minum es tebak, sate ajo piaman, kue >talam, cendol, kue talam; >penjaja asoy tak pernah ikut pesta mingguan itu; > >penjaja asoy tak pernah masuk koran, masuk radio, tivi; >penjaja asoy belum sempat 'dijual' lsm-lsm dari kota; >penjaja asoy belum jadi objek foto menarik, 'hidup', dan 'alami' dari >fotografer yang haus derita dan kemiskinan; >penjaja asoy belum pernah jadi kisah untuk meraih cerpen terbaik 'kompas'; >tapi penjaja asoy ada; > >jam sepuluh lewat lima pagi itu,empat tahun yang lalu; >penjaja asoy bingung, bibirnya gemetar, matanya berkedip-kedip, ingusnya tak >sadar dibiarkan mengalir, >setengah ketakutan ketika kuselipkan dikantongnya selembar sepuluh ribuan; >namun, teman, itulah satu dari hari terbahagia sepanjang hidupku; >aku tak bisa tidur nyenyak malam itu; >numpang tidur di kamar ibu, aku tengah menonton di langit-langit kamar: >penjaja asoy membeli tiga gelang merah, biru, dan kuning, tiga ikat rambut >kupu-kupu dengan bunga ros, >tiga martabak cinta rasa, tiga bungkus es tebak, dua bungkus cendol, >sebungkus roti kasur, sedaun bunga rampai... >penjaja asoy*) begitu bersemangat, matanya berbinar, tiap sebentar ingusnya >ditarik, srrut... >tak sabar menuruni tebing, menyeberangi sawah, >menjumpai amak dan adik-adik... >tentu hari ini hari raya bagi mereka, >ah indahnya... > >teman-teman, >tidakkah kalian berminat dengan tontonan indah menggetarkan hati ini? >tiketnya hanya sepuluh ribu rupiah bahkan lima ribu rupiah pun bisa... > > >=urpas= > >*)penjaja asoy itu adalah >bocah-kecil-item-kurus-ingus-kakinya-berkudis-baju-lusuh-tak-berkancing-cela >na-diikat-tali-rafia-ibu-penyiang-padi-tiga-adik-perempuan-bapak-berbini-mud >a-tak-pernah-pulang. > >iimid.2247591 > > >RantauNet http://www.rantaunet.com > >Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 >=============================================== >Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di >http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > >ATAU Kirimkan email >Ke/To: [EMAIL PROTECTED] >Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: >-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] >-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] >Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung >=============================================== > Get 250 color business cards for FREE! http://businesscards.lycos.com/vp/fastpath/ RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

