Assalamu'alaikum WW
Adidunsanak di Balerong, alah samo kito danga keputusan pemerintah soal SP
kapatang Jumaik, so ado nan punyo solusi atau jalan nan paliang baiaK ??
Khususnyo sanak Revrisond Baswir , apo solusi nan sanak tawarkan ??
Kalau di ambo masih sarupo nan dulu , "kok ka bakuaso di SP , silakan bali
sahamnyo ",... gampang dan cepat..dan ...tidak cacat hukum...."
Wassalam
Z Chaniago - palai rinuak
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================
>From: Azizar Aras <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Kalau ini semua memang benar, pertanyaan selanjutnya apa yang bisa kita
>lakukan terhadap pemerintah yang tidak mau mendengar aspirasi / suara
>rakyat
>yang didukung data dan alasan kuat ini.......????????? ( ada kajian Spin
>off
>( untung ruginya ), chronologis dan bahasan dibawah ini
>
>Sukar untuk difahami pelaksana Negara ini tidak pernah mau mendengar,
>apakah
>terlalu banyak yang tuli dan buta dalam artian memilah keputusan
>berdasarkan
>kepentingan rakyat
>
>Kita menolak namun bak pisau ....gagangnya ada pada mereka, pemberontakan
>????????? yang korban rakyat kecil, mengalah, negara ini terjual, terus apa
>lagi dong..............................
>
>Kalaulah mengambil keputusan dalam memecahkan masalah kan kita tidak mau
>terjebak dalam masalah lain yang mungkin malah lebih berat............
>Masya
>Allah..................bimbinglah kami dalam membina bangsa ini Ya Allah
>
>Salam Prihatin
>AAR
>
>-----Original Message-----
>From: Revrisond Baswir [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>Siaran Pers
>
>PEMERINTAH TIPU MASYARAKAT SUMBAR DAN SULSEL!
>
>
>Menanggapi keberatan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) dan Sulawesi
>Selatan
>(Sulsel) terhadap pelaksanaan put option (penjualan lanjutan) PT Semen
>Gresik (Pesero) Tbk kepada Cemex SA de CV, baru-baru ini Pemerintah (c/q
>Kantor Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara), telah menerbitkan sebuah
>siaran pers dengan judul "Pemerintah Memutuskan Win-win Solution Dalam
>Rangka Privatisasi Lanjutan PT Semen Gresik (Pesero) Tbk."
>
>Siaran pers yang diedarkan pada pukul 17.00 wib, tanggal 30 Nopember 2001
>tersebut, pada intinya mengandung isi sebagai berikut:
>
>Pertama, pemerintah akan tetap melaksanakan put option (penjualan lanjutan)
>51 persen saham PT Semen Gresik (Pesero) Tbk kepada Cemex SA de CV sebelum
>berakhirnya tahun 2001. Dengan dilakukannya put option, maka kepemilkan
>Cemex SA de CV terhadap PT Semen Gresik, PT Semen Padang, dan PT Semen
>Tonasa akan meningkat dari 25,5 persen menjadi 76,5 persen.
>
>Kedua, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk
>ketentuan dalam bidang pasar modal dan perseroan terbatas, pemerintah
>selanjutnya akan membeli kembali masing-masing 51 persen saham PT Semen
>Padang dan PT Semen Tonasa dari Cemex SA de CV. Dengan demikian, PT Semen
>Padang dan PT Semen Tonasa akan kembali menjadi BUMN sebagaimana kondisi
>saat ini.
>
>Ketiga, menyusul pembelian kembali masing-masing 51 persen saham PT Semen
>Padang dan PT Semen Tonasa oleh pemerintah, kepemilikan PT Semen Gresik
>terhadap kedua perusahaan tersebut akan berkurang menjadi 49 persen. Tapi
>karena kepemilikan Cemex SA de CV terhadap PT Semen Gresik meningkat dari
>25,5 persen menjadi 76,5 persen, maka secara tidak langsung kepemilikan
>Cemex SA de CV terhadap PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa tetap mengalami
>peningkatan masing-masing dari 25,5 persen, menjadi 37,5 persen.
>
>Mencermati ketiga isi pokok siaran pers pemerintah tersebut, jelas sekali
>kelihatan bahwa tindakan yang hendak dilakukan pemerintah dalam menanggapi
>keberatan masyarakat Sumbar dan Sulsel sama sekali bertentangan sifat
>sebuah
>sebuah solusi yang bersifat win-win.
>
>Melalui serangkaian tindakan yang hendak dilakukannya itu, pemerintah pada
>dasarnya tetap memberi prioritas pada pelaksanaan put option dan pada
>pencapaian target perolehan dana untuk membiayai defisit APBN. Sedangkan
>tuntutan spin-off, sama sekali diabaikan oleh pemerintah. PT Semen Padang
>dan PT Semen Tonasa tetap menjadi anak perusahaan PT Semen Gresik. Bahkan
>kepemilikan Cemex SA de CV terhadap kedua perusahaan itu justru meningkat
>menjadi 37,5 persen.
>
>Dengan demikian, penyebutan solusi ala pemerintah itu sebagai sebuah solusi
>yang bersifat win-win, jelas mengandung unsur penipuan yang sangat
>telanjang
>terhadap masyarakat Sumbar dan Sulsel.
>
>Menyadari tipu daya pemerintah itu, melalui siaran pers ini saya menghimbau
>kepada masyarakat Sumbar dan Sulsel untuk menolak secara tegas solusi
>pemerintah tersebut. Masyarakat Sumbar dan Sulsel harus kembali menuntut
>pelaksanaan spin-off sekarang juga, dalam arti mengembalikan status
>kepemilikan PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa sebagai BUMN murni. Belum
>waktunya bagi masyarakat Sumbar dan Sulsel untuk berhenti berjuang sebelum
>tuntutan itu benar-benar menjadi kenyataan.
>
>
>Yogyakarta, 30 Nopember 2001
>
> ttd.
>
>Revrisond Baswir
>
>
_________________________________________________________________
Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================