Assalamualaikum Wr.Wb.
Sahabat2ku yang di Ridhoi,dan dimuliakan Allah.
Dalam mail saya kali ini saya mencoba menjawab
pertanyaan dari kawan2 sekalian,menegenai apa missi
dan juga tujuan saya dalam membuat cerita lelucon ttg
Minang,disana Kabau disini�
Pertama,Tidak ada missi dan tujuan apa2 dari
cerita2 tsb.
Kedua,bila yang dimaksud penanya,apa sebenarnya
pandangan saya thd orang Minang kabau?,saya yakin itu
yang dimaksud penanya,meskipun secara tidak
langsung,ada didalam cerita tsb,mengatakan
bahwa,lelaki Minang itu begini..begitu,terutama ketika
saya diingatkan langsung oleh teman2 saya dari Asli
Minang sendiri mengatakan"Hati-hati,jangan sampai
kecantol dan kawin sama orang Minang,karena lelaki
Minang itu ngak dapat harta
warisanlah,pemalaslah,membiayai keponakannya meskipun
sudah kawin,serta yang tak kalah menarik dan yang
paling membuat wanita2 kecut dan gentar utk kawin
bersama lelaki Minang pendapat yang satu
itu,yaitu,Lelaki Minang suka kawin banyak,meskipun
sudah kakek2 apalagi belum jadi kakek2 kali.
Yang ingin saya garis bawahi disini
adalah,pertama itu bukan pendapat saya
pribadi.kedua,itu justru pendapat wanita Minang yang
justru mereka asli Minang(maksud saya mereka yang
benar2 lahir dan hidup di daerah Minag kabau sejak
dari kecilnya,sampai mereka dewasa,bukan seperti saya
asli Minang,tetapi lahir dan besar di daerah
lain,malah kedewasaan saya berada di Tanah para Nabi
ini,yaitu Mesir,mulai dari umur 19 tahun sampai 32
tahun ini saya hidup di Mesir).
Tetapi bila ditanya pada saya bagaimana sih
sebenarnya lelaki Minang itu?tentu jawaban saya
berbeda antar lelaki Minang dgn Wanita Minang,serta
orang Minang secara keseluruhan,dalam hal ini pendapat
saya saya pilah2 kan,atau saya kotak2 kan.
Nah pendapat saya ini bisa jadi ada benarnya,di pihak
lain,tetapi benar menurut yang lain lagi,jadi yang
namanya pendapat bisa saja disampaikan,diterima atau
tidaknya oleh yang membaca atau mendengar" They are
Free."
Secara umum siapapun orangnya dari manapun
asalnya,saya piker manusia itu punya sifat
pemalas,cobalah rasakan hal itu pada diri saudara
masing2 ketika saudara baru bangun tidur,atau ketika
terik mentari yang menyengat tubuh,maukan saudara
berjalan di Padang Pasir?tentu ngak maukan?pasti
saudara malas.atau juga disuruh Boss saudara,ataupun
teman saudara,utk membeli sesuatu ke pasar,sedangkan
hari ketika itu malam gelap gulita,atau dingin yang
ngak kepalang tanggung,kalau ngak kepaksa sekali,pasti
saudara engan utk pergi bukan?semuanya itu
kenapa?karena ada rasa malas dalam diri saudara,yang
memang itu dimiliki oleh semua insane yang hidup
dipermukaan bumi ini hanya kadar pemalasnya saja yang
berbeda.Semakin besar kadar malas seseorang itu
semakin sedikitlah keuntungan yang diraih oleh bangsa
ataupun pribadinya,begitupun sebaliknya semakin kecil
kadar kemalasan seseorang dari suatu bangsa itu maka
semakin besarlah keuntungan yang dicapainya.Coba saja
lihat orang Eropah,Jepang,bagaimana kemajuan yang
mereka capai,dan lihat pula kebelakang ataupun
kesamping dgn Negara kita dan ethos kerja bangsa kita
Indonesia,ethos dari kerja pemerintahan kita,para
pejabat kita,lihat dan jawab sendiri,pasti saudara
akan menemukan jawabannya,dan saya ngak perlu
memperpanjang lebar,bagaimana para pejabat kita yang
kerjanya hanya duduk 2 belaka,perintah sana-perintah
sini,tour sana sini yang menghabiskan duit Negara, dgn
alas an yang dibuat2 utk kunjungan ini dan itulah,utk
membangun proyek ini dan itulah,dsbgnya,kalau kerja
pegawai itu harus ada uang pelicinnya dulu baru
dikerjakan,kalau tidak tunggulah berapa lama urusan
saudara akan selesai.oleh karena itu tak heran kalau
bangsa kita bangsa yang sering tekor akhir bulan atau
tahunnya,PLN tekorlah,Pertamina tekor,telkom
tekor,bank tekor,Pt Cement Padang,tekor<pokoknya semua
pada tekor,lantas pada kemana duitnya???Apa genteng
tempat kita sudah bocor kali,jadi setiap duit yang
datangnya seperti hujan kebobolan terus,akaibat
bocor,yang sudah demikian parahnya.Itu semua karena
apa?jelas karena ethos kerja bangsa Indonesia
yang�.(jawab sendiri).ah kembali ke Minang kabau,apa
tidak lebih baik kita masing2 mengintropeksi diri kita
masing2,apakah kita termasuk orang yang rajin
bekerja,atau belajar,atau membaca,pokoknya mengerjakan
sesuatu yang lebih besar manfaatnya ketimbang kita
hanya duduk berpangku tanagn,ataupun selalu chating
yang kurang begitu besar manfaatnya,bukankah kita
lebih baik bila berdiri di komputr ini tidak hanya
sekedar chating saja,tetapi lihat dan baca kemajuan
Zaman,lihat berita2 ataupun menulis2 ,yang jelas
pergunakan computer itu utk sesuatu yang lebih
bermanfaat buat diri dan bangsa,bukan hanya computer
(internet itu)dijadikan jadi ajang entertainment
saja.kalau berchating ria biasanya seseorang bisa
berjam2 didepan computer,apalagi kalau chatingnya pada
sang arjuna kekasih tersayang,(alias pacar,bahasa
bekennya),tiga jam rasa semenit,tetapi coba membaca Al
Qur,an,ataupun berita belum sejam sudah mengantuk.(ini
khusus bagi mereka yang pemalas baca Al Qur,an juga
berita2).
Saudara2 ku sekalian,kita tak perlu munafik
pada diri kita sendiri,coba akui,Tanya pada diri
masing2 cobalah ditengah malam yang sepi anda
bermunajat pada Allah,atau kalau tidak setengah jam
sebelum tidur coba Tanya pada diri masing2 dan jawab
dgn jujur lantas tuliskan dalam buku harian
saudara,berapa jam yang saudara pakai utk
makan,minum,tidur,bekerja,belajar,menulis,membaca
bermain,dan lain2nya dan coba kalkulasikan ditempat
mana saudara yang paling banyak mendudukinya,kalau
saja Tidur,ditambah bermain,berchating,atau menghayal
yang tak tentu arah,lebih mendominasi aktivitas
kehidupan anda sehari2 maka tak ayal dan tak salah
lagi anda termasuk orang yang pemalas.Begitupula dgn
para pejabat2 kita,setengah hari mereka bekerja,apa
yang dikerjakan oleh mereka,mana lebih banyak kerja
atau goyang2 kakinya?.nah begitulah bila kita ingin
menghitung siapa diri kita dan mengetahui jai diri
kita masing2,coba renungkan,jawab dgn jujur,dan
bergeraklah..utk yang lebih baik dari hari2
sebelumnya,jangan marah bila kita diprotes orang,kita
ini orang pemalas,dll sbgnya.
Saudara2ku sekalian ini baru sifat pemalas yang
saya kemukakan,sudah sepanjang tali beruk,bagaimana
dgn sifat2 yang lain, berkaitan dgn yg saya tulis
itu,ngak cukup harus satu buku saya memperpanjang
lebarnya,oleh karena itu cukup satu ini yang saya
kemukakan selanjutnya coba renungkan dan jawab dgn
jujur,mengenai sifat buruk kita itu.renungkan
sajalah,dan jujurlah pada diri sendiri,saudara
termasuk yang mana ,rajin atau pemalas?
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send your FREE holiday greetings online!
http://greetings.yahoo.com
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================