Sanak M. Ismet Ismail yang terhormat,

Assallamualikum Wr. Wb.,

Sanak Ismet Ismail, sejujurnya saya kemukakan bahwa saya sama sekali tidak
memiliki maksud terselubung dalam gurauan yang sampaikan ketika menanggapi
gurauan sanak J. Dakhtar. Apalagi jika diinterpretasikan kepada hal-hal yang
bersifat sempit dan berbau permusuhan.

Kalau saya boleh bercerita, pengalaman saya ketika membaca gurauan sanak J.
Dakhtar sungguh menggelikan. Betapa tidak?

Segera setelah membaca gurauan sanak J. Dakhtar, saya tercenung beberapa
saat. Saya bertanya-tanya, apa sesungguhnya yang dikemukakan oleh sanak J.
Dakhtar, dan kepada siapa dia menujukan pernyataannya tersebut? Bukan
apa-apa, ketika itu saya memang sama sekali tidak memahami arti pernyataan
sanak J. Dakhtar itu.

Saya butuh waktu selama hampir lima menit untuk dapat memahaminya. Persoalan
yang saya hadapi bukan hanya soal makna kata per kata, tetapi juga soal
irama pengucapannya.

Setelah akhirnya saya berhasil memahami makna pernyataan tersebut, karena
merasa geli, maka kemudian saya tertawa sendiri (boleh kan saya tertawa
sendiri?).

Pertama, ungkapan 'goca' yang dikemukakan sanak J. Dakhtar ternyata
merupakan dialek Pyk untuk kata 'gaca' (= encer).

Kedua, ungkapan 'goca' yang digunakan sanak J. Dakhtar ternyata berkaitan
pula dan merupakan plesetan dari ungkapan 'gotcha' yang merupakan plesetan
dari ungkapan 'I got you' itu.

Ketiga, ungkapan 'goran' yang betul-betul sudah sangat lama tidak pernah
saya dengar, ternyata merupakan dialek Pyk untuk kata 'garan' (= gerangan).

Karena merasa geli dan merasa dipermainkan oleh sanak J. Dakhtar, maka saya
tidak bisa menahan diri saya untuk membuat tanggapan balik. Saya mencoba
mengeluarkan simpanan memori saya untuk dialek Pyk lainnya.

Oh ya, saya memang baru pulang dari kampung, tapi saya lahir dan besar dalam
lingkungan Melayu di beberapa daerah di Riau, SMA di Padang,  sejak kuliah
tinggal di Yogya, dan beristeri orang Jawa pula.

Maka yang saya tulis kemudian adalah ungkapan 'sontiang' yang merupakan
dialek Pyk untuk kata 'santiang' (= pintar). Yang saya tuju di sini adalah
sanak J. Dakhtar yang telah berhasil mempermainkan saya.

Selanjutnya saya tulis pula kata 'dodieh' (sekadar untuk mengecek memori
sanak J. Dakhtar--wah, terbuka rahasia saya!) yang merupakan dialek Pyk
untuk kata 'dadieh' (susu yang diawetkan/mirip yoghart). Kata ini kebetulan
baru saja saya dengar di kampung, yaitu ketika saya makan durian dengan
lemang. Seseorang tiba-tiba berkomentar bahwa sesungguhnya jauh lebih enak
makan lemang dengan dadieh, daripada dengan durian.

Jadi sanak Ismet Ismail, gurauan yang saya kemukakan, mudah-mudahan begitu
pula sanak J. Dakhtar, sama sekali tidak memiliki maksud-maksud terselubung
apalagi berbau permusuhan.

Walau pun begitu, saya menjadi sadar bahwa manusia (termasuk saya), ternyata
memang dhaif. Kesalahan saya dalam hal ini, mungkin karena ingin bergurau
seperti Stephen Hawkin, terletak pada kegagalan mengantisipasi kemungkinan
adanya pihak-pihak yang salah tafsir. Untuk itu, kepada sanak Ismet Ismail
dan sanak Rantauers yang lain, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Akhirulkalam, "Selamat Tahun Baru 2002, Semoga Menjadi Tahun Penuh Berkah."

Wassallamualaikum Wr. Wb.,

Revrisond Baswir


----- Original Message -----
From: M. Ismet Ismail <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, December 31, 2001 4:12 PM
Subject: Re: [RantauNet] "Gotcha, Mr. Sony Baswir !"


> Alah mulai parang darek jo pasisie ko mah, anggota milis yang lain tingga
> mancaliek sae sia yang kuek antaro kaduoko.
> Jaan sampai pulo tajadi tanah Minangko manjadi sarupo Bosnia (orang
> gunung/darek) jo Kroasia (orang pasise/pantai).
> Semoga urang-urang yang ambo acok liek di TV sebagai orang yang terdidik,
> tidak beda kalau di milisko.
>
> M. Ismet ismail



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke