Ass.wr.wb. Sorry komentar sedikit, menurut Ambo, memang tidak ada paksaan memasuki Agama Islam.
Tapi kalau udah masuk Islam, Anda wajib melaksanakan Syariah Islam, boleh anda merasa terpaksa, ridha any thing is OK, terus Anda tidak mau melaksanakan, melawan dalam hati, atau dengan lisan, tolong lihat atuaran pertama, tidak ada paksaan untuk me-ma-su-ki agama Islam, jadi Anda mulai dari luar lagi, mau masuk nggak nih, nggak ada yang maksa nih, timbang kalau masuk harus kaffah, kalau nggak mau? mulai dari luar lagi, dst, dst, Jadi pilihan itu di Luar, sebelum masuk Islam bukan setelah di dalam atau setelah masuk Islam. Contoh sederhana kalau Anda ingin kerja maka peraturanya tidak ada paksaan masuk kerja, terus kalau sudah masuk, Jam Anda masuk kerja ada aturanya, tidak mau patuh? lihat aturan pertama tidak ada paksaan masuk kerja.dst,dst. Sudahlah bikin perusahaan sendiri saja. OK,wass.wr.wb. --- Darwin Bahar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [EMAIL PROTECTED], "mBin" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > ada lagi saya dengar (cmiiw), > > hamzah has juga mengusulkan sumbar bisa menerapkan > syariah islam..:-( > > semangkin bingun dan sumpek jadinya.. > > ketika kepentingan kekuasaan akhirnya bisa > mendompleng apa saja... > > Muhammad SAW: �Sungguh merugi seorang yang beriman > bila tidak berilmu. > Sungguh merugi seorang yang berlmu tetapi tidak > beramal. Sumgguh merugi > seorang beramal bila tidak ikhlas�. > > Orang Islam---di mana saja---tentu hendaknya > menjalankan syariat Islam. > Persoalannya perlukakah pelaksanaan syariat Islam > didukung oleh > peraturan perundangan-undangan (UU dan Perda) yang > bersifat memaksa? > Dapatkah keikhlasan dipaksakan? > > Dan Al Qur�an sendiri menyatakan bahwa tidak ada > paksaan dalam agama. > > Orang Islam---di mana saja---tentu hendaknya > menjalankan syariat Islam, > termasuk orang-orang Islam yang berada di Sumbar. > Sekitar 98% penduduk > Sumbar adalah dari etnis Minang. Dan sekitar 99% > orang Minang adalah > penganut Agama Islam. Malah orang Minang mempunyai > �kredo�: Adat > bersyandi syarak, syarak bersandi Kitabullah (Al > Qur�an) > > Tetapi persoalannya, perlukah pelaksanaan syariat > Islam di Sumbar > didukung oleh peraturan perundangan-undangan yang > bersifat memaksa? > Dapatkah keikhlasan dipaksakan? > > (Saya waktu ini sedang membaca versi Bahasa > Indonesia dari Dr. Jefferey > Lang, �Even Angle Ask: A Journey to Islam in > Amerika�*]. Dan tidak > jarang saya �merinding� membaca beberapa bagian dari > bukunya, bagaimana > beratnya tantangan yang dihadapi mualaf yang > Profesor matematika > berkulit putih ini---yang sebelumnya penganut > Katholik---untuk menjadi > muslim di masyarakat Barat yang menurut pengakuannya > sendiri �sangat > membenci Islam�. Dan bagaimana dia tumbuh menjadi > seorang muslim taat, > yang tidak saja yakin akan kesucian dan keotentikan > Al Qur�an sebagai > wahyu Illahi serta kepada kenabian Muhammad SAW, > tetapi berusaha hidup > sesuai dengan keyakinannya tersebut. Sangat > mengharukan membaca, > bagaimana Prof Lang pertama kali melakukan salat, > serta �kenikmatan� > yang dialaminya dalam melaksanakan salat, yang > mungkin sudah tidak lagi > dirasakan oleh kebanyakan orang Islam yang melakukan > salat sebagai > rutinitas, sehingga tidak mampu lagi mencegah mereka > dari perbuatan keji > dan mungkar seperti korupsi dan berbagai tindakan > antikemanuasiaan > lainnya). > > Saya orang Minang dan---tentu saja---beragama Islam. > Tetapi saya > termasuk orang Minang yang beranggapan bahwa > pelaksanaan syariat Islam > di Sumbar dan di mana saja tidak perlu didukung oleh > peraturan > perundangan-undangan yang bersifat memaksa, karena > saya termasuk orang > yang percaya, bahwa keikhlasan---yang merupakan > pilar utama seseorang > menjadi Islam, sesuai dengan makna terminologi Islam > itu sendiri, tidak > mungkin tumbuh karena paksaan. > > Saya juga percaya bahwa Islam akan bersemai lebih > baik di tengah-tengah > masyarakat yang demokratis dan menjunjung tinggi > pluralisme, hatta, di > masyarakat tersebut berkembang subur miskonsepsi > yang mendarah mendaging > terhadap Islam. > > Bukankan Islam agama yang pertumbuhan penganutnya di > AS waktu ini paling > cepat? > > Lagipula, bukankah Al Qur�an sendiri menyatakan > bahwa tidak ada paksaan > dalam agama? > > Salam, Darwin > > *] Buku yang edisi Inggrinya berharga US$ 117 ini > mendapat rating 5 > bintang di Amazon Book. > > > > > > mBin > > ==== > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > > Isikan data keanggotaan anda di > http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing > List di > http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > > ATAU Kirimkan email > Ke/To: [EMAIL PROTECTED] > Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: > -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] > -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] > Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda > tanpa tanda kurung > =============================================== __________________________________________________ Do You Yahoo!? Try FREE Yahoo! Mail - the world's greatest free email! http://mail.yahoo.com/ RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

