Saudara Mulyadi,Rahimakumullah:
Dari mail-mail saudara,yang masuk ke Japri saya,semenjak dari awal,sampai sekarang,juga termasuk tulisan-tulisan saudara.Saya dapat menarik kesimpulan bahwa saudara termasuk salah seorang yang semangat ke Islamannya cukup tinggi,padahal saya tahu pekerjaan saudara di suatu perusahaan,yang sebenarnya cukup menghabiskan waktu utk bekerja. Kalaulah banyak orang-orang Islam seperti saudara ini,bidangnya Umum,namun semangat ke Islamannya cukup tinggi saya rasa Islam dimasa yad,akan kembali maju.Kita tidak boleh pesimis,akan masa depan Ummat Islam,tetapi harus Optimis utk itu.Karena selagi ada "Harapan"pasti kebosanan,itu tidakkan ada,selagi ada "Perjuangan dan Optimisme,disertai kerjasama yang kuat,Ukhuwah Islamiyah yang cukup tinggi,dari semua golongan,cultural,akan ada "Kemenangan yang gilang gemilang nantiknya,pasti kan tiba juga.". Saudara Mulyadi, Sebelum menjawab pertanyaan saudara ini,Izinkan saya dulu utk mengemukakan Universitas Al Azhar yang ada di Timur Tengah(Mesir,Cairo).Dan saya tak perlu menyebutkan sejarah berdirinya,karena bisa dibaca di buku-buku,bahkan kalau saya tidak salah telah ada yang melayangkannya sebelum ini di Rantau Net ini. Universitas Al Azhar di cairo itu,merupakan Universitas Islam yang tertua di dunia ini.Dgn gedungnya yang bercirikan khusus(kalau ada kesempatan,saya bisa FWD kan foto-fotonya,termasuk foto,sungai Nil itu,Batu Al Ahramnya,serta Abul Haul yang terkenal itu,berbadankan singa berkepalakan manusia,saya segan mengirimkannya sekarang,karena disetiap gambar itu,ada foto saya sekeluarga,ngak enak,ntar dibilang promosi keluarga lagi.). Al Azhar,terdiri dari Mahasiswa-mahasiswa dari berbagai Negara,baik itu dari Eropah,Asia,Jepang,China,Mongolia,Amerika,dllnya,sangat banyak sekali.Ribuan mahasiswa yang belajar Islam disana. Universitasnyapun terbagi-bagi.Ada Umum,ada khusu s agama.Ada bidang kedokteran,Pertanian,Pendidikan,Bahasa,dllnya.Dan setiap Bidangpun terbagi-bagi lagi menjadi beberapa jurusan. Nah,saya tidak membicarakan yang Umum,saya masuk kepada yang satu aja.yaitu Yang khusus jurusan Agama. Untuk yang jurusan Agama ini,mahasiswa-mahasiswanya tidak dikenakan biaya kuliyah,gratis,malah dapat bea siswa(tetapi tidak semua cukup terbatas,dan bea siswa sangat sedikit) Ada mahasiswa/I yang tinggal di asrama,ada yang diluar.kalau diasrama,makan dan ruangan ada yang membersihkannya.Enak,fasilitasnya cukup,ada tempat utk Olah Raga,dan lainnya.tetapi kebanyakan mahasiswa kurang senang tinggal disana,mengapa..?sangat terikat dgn peraturan-peraturan,terutama bagi yang wanita,kalau keluar minta Izin dulu,kalau nginap di luar jarang sekali di izinkan,apalagi,bila orang lain yang menginap didalam kamar itu.Bisa-bisa di pecat.Tapi bila saya pribadi akan sangat senang dengan keadaan seperti itu,toh kita datang jauh-jauh dari kampung kan buat belajar,bukan berleha-leha.Bukan main-main. Itu sepintas kondisi asramanya,sementara kondisi system belajarnya.sangat berbeda mungkin dgn Negara kita Indonesia. Kalau di masa saya kuliyah(thn 89-95)Ujian itu hanya satu kali setahun,liburnya panjang sekali(hampir 6 bulan).Belajar di musim dingin,ujian di Musim panas,libur lagi..libur yang berkepanjangan.Nah dimasa libur ini,mahasiswa Indonesia yang sering kena.Kenapa..?Karena tidak tahu memanfaatkan masa libur yang panjang itu dgn baik.Masa libur dijadikan lahan utk bermain-main,berpacaran,dan lain-lainya.Tapi itu dulu�sekarang mahasisawa Indonesia sudah banyak berubah.Masa libur selalu diisi dgn kegiatan yang bermanfaat,bahkan banyak yang kursus-kursus,bahasa asing,dllnya.Dimana sejak thn 96 sampai sekarang ujianpun sudah diadakan dua kali setahun(saya tak kena peraturan ini). Bagi mahasiwanya kewajiban menghafal Al Qur'an sebagai ciri khas dari Al Azhar,itu,setiap tahun dua juz,jadi selama 4 tahun(Lc)harus hafal 8 juz.Bila tak lulus Al Qur'an jangan harap utk dapat Lc itu.Bagi yang S2,harus hafal minimal ada 12 juz,atau 15 juz,bahkan sampai 30 juz. Buku-buku yang dipelajari adalah buku-buku asli,adapun yang di karang sendiri oleh Dosen-dosen itu,hanya sekedar tambahan saja.Dosen mengajar dgn bahasa Ammiyah(Bahasa Daerah)bukan bahasa Fushah,seperti yang ada di Al Qur'an itu,atau yang biasa di pelajari di Indonesia.bahasa daerah�Saudara dapat bayangkan betapa sulitnya mengerti bahasa daerah itu.Tapi itulah yang namanya perjuangan.Kalau orang Mesir sendiri enak,sudah bahasa mereka,kalau kita orang Asing,empot-empot jantung menghadapi semua itu.Apa lagi kalau masa-masa ujian,masa menanti kelulusan,adalah masa yang sangat menegangkan. Percaya atau tidak percaya,setiap habis Ujian,mahasiswa di sana kurus-kurus,bahkan saya sendiri,setiap habis ujian,pergi kedokter.kepala terasa sakit,dikira geger otak,saking sakitnya dan cemasnya akan hasil ujian.Kenapa..?Sebagus apapun kita mengisi,belun tentu dibenarkan oleh dosen itu,karena kita orang asing,bahasa Arab kita Arab,Indonesia,bukannya Arab-Arab.Syukur bagi yang tulisan Arabnya agak cantik,kalau jelek,dosennya saja sudah pusing melihat kertas jawaban itu. Sekarang saya jelaskan bagaimana cara belajar-mengajar di Al Azhar itu. Dosen datang,dan menjelaskan secara singkat,ada juga yang menjelaskan secara mendetail.Kondisi Ruangan kuliyahnya,MasyaAllah,Ratusan..siswa..dgn bangku panjang..ruangan cukup besar.Dosen ada yang menerangkan dgn pakai MIC.ada juga dgn suara saja. Dapat di bayangkan,Orang Mesir yang badanya besar-besar dan tinggi-tinggi itu,bila ia duduk di depan,kita orang asing,kalau terlambat datang,duduk dibelakang,atau di tengah..apa jadinya..?Ngak mungkin dengar kan,dan tak mungkin terlihat dosen itu berdiri didepan.Saya sendiri kalau sudah terlambat datang,lebih baik saya pulang,dari pada mencium bau local yang aduhai�bau..Orang Mesir itu malas mandi.Pergi kekuliyah saja,Cuma cuci muka doank,..berlipstik di dalam kelas,sarapannya juga di kelas,bukan dirumah.Mereka rajin ke kuliyah,pagi-pagi sudah datang,sarapan,dan berlipstik. Saya pernah kesal sekali,datang-datang ke local saya dicium habis-habisan(di Mesir kalau ketemu teman itu memang dicium,pipi kanan dan kiri)..Mereka yang badannya bau,jarang mandi mencium kita lengket lagi lipstiknya dipipi.Ampun�sebenar-benar ampun..ngak tahan bau badannya itu lho,kagak mandi,�berhari hari. Sehingga saya punya akal supaya jangan dicium oleh orang Mesir itu,saya bilang "Saya lagi sakit gigi",tapi tiap hari sakit gigi juga kagak mungkin,cari alasan yang lain.begitu terus,sehingga saya sering datang sebelum Orang Mesir itu datang,dan saya dapat duduk di paling depan,dekat dosen,juga saya pura-pura membaca dgn serius,pura-pura ngak tahu,ada teman yang masuk.Terkadang malah pura-pura tertidur menunggu dosen masuk.habis bau badannya Orang Mesir itu ngak kepalang tanggung deh� Saudara Mulyadi,itu cerita ttg di kuliyah,dgn kondisi belajar seperti itulah kami mahasiswa/I Asing belajar di Mesir itu. Sekarang saya masuk ke pokok dari pertanyaan saudara yang sebenarnya jawabannya sangat singkat.Saya tadi Cuma berbagi cerita ttg belajar di Mesir itu bagaimana. Saudara Mulyadi,Ada memang Usaha-usaha kita Mahasiswa Islam di Mesir ini utk menyususun strategi,ttg Masa Islam kedepan.Dari berbagai Negara,kita selalu adakan pertemuan,membicarakan,masalah-masalah sekarang,terutama ttg Amerika,Yahudi itu.Hasilnya juga ada.Sejujurnya produksi-produksi Yahudi,maupun Amerika,lambat laun,kita berusaha utk menipiskannya dan tidak lagi membelinya,kecuali bila perlu betul. Dan strategi-strategi lainnya,yang tak dapat saya sebutkan disini.itu tak mungkin saya sebutkan.Mesir itu kebanyakan membenci Amerika,terutama mahasiswa Islam yang belajar disana,namun kebencian itu dgn cara yang baik pula,tak harus digembor-gemborkan,karena bisa berbahaya.Amerika sekarang lagi kuat.Dan saya tak mau memperpanjang masalah ini,dan tak mau menjawab lebih jauh,karena kondisinya. Untuk Mahasiswa Indonesia yang ada di Mesir,perkumpulannya sangat kuat sekali.Persatuan kami sangat tinggi,terutama sedaerah,karena merasa jauh dari kampung,sehingga kami di sana bersaudara,cukup akrab.Apapun yang kami lakukan di negeri Mesir itu,nantiknya akan kami sumbangkan buat tanah air.Kalau bercerita ttg kegiatan dan usaha-usaha kami di sana ngak enak rasanya.Yang jelas,setipa Mentri dan tamu Negara datang ke Mesir,pasti Mahasiwa Indonesia selalu memberikan kritikan pedas dan saran yang langsung ditujukan ke Mentri,maupun pejabatnya langsung.Mahasiswa Mesir terkenal sangat kritis terhadap pemerintah.Bapak Soeharto sebelum lengser datang,Gusdur,dan pejabat-pejabat lain,yang datang ke Mesir,pasti ada pertemuan dan tatap muka,serta Tanya jawab,dgn pejabat tsb.Biasanya yang empot-empot jantung itu Dubesnya.khawatir,kalau-kalau Mahasiswa itu terlalu keras terhadap pemerintah.Bisa-bisa yang malu kan Dubesnya. Kalau keadaan Islam sekarang,memang sangat memprihatinkan.Seakan-akan kita ditindas begitu saja.Sepertinya kita tak dapat berbuat apa-apa lagi.Tapi saya masih tetap optimis,bahwa suatu saat nantik kita akan bangkit lagi.yang penting kersasama diantara kita,rasa Ukhuwah,dan Optimisme itu harus ditingkatkan.Jangan lagi bentok-bentokkan sesama kita.Hidup itu jangan terlalu egois,Silaturrahmi itu penting sekali utk menjaga kesatuan Ummat Islam,karena tanpa adanya silaturrahmi dan kerjasama,kita ngakkan bisa maju.Perbedaan-perbedaan kecil jangan dibesar-besarkan.Nantik yang ketat bisa jadi longgar(Arek-arek lungga kata Edi cotok). Demikian dulu cerita saya ttg Al Azhar dan mahasiswanya.Terlebih dan terkurang saya mohon maaf.Wassalam __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Movies - coverage of the 74th Academy Awards� http://movies.yahoo.com/ RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

