Assalamu'alaikum wr.wb. KEBERATAN ORANG-ORANG KRISTEN TERHADAP POLIGAMI....
Mengenai masalah poligami, dengan kata-kata yang jelas telah ditampilkan dalam Kitab Suci Al-Qur'an. Secara tegas Al-Qur'an menyebutkan " dua (atau ) tiga (atau) empat....(QS. 4:3). Namun masih didalam ayat itu juga terdapat petunjuk mengenai sikap adil. Jika tidak dapat bersikap adil dan rasa cinta lebih banyak tertuju pada satu pihak saja, atau karena penghasilan sedikit dan tidak memadai, atau juga lemah dalam kekuatan kelaki-lakian, maka hendaknya janganlah lebih dari "satu". Jalan yang terbaik untuk menyikapi hal ini adalah dengan pertimbangan bahwa manusia hendaknya janganlah menjerumuskan dirinya kedalam cobaan. Sebab Allah Taala telah berfirman. " Innallaha, laa yuhibbul mu'tadiin...sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas".....(QS. 5: 88). Jika Allah Taala memberikan suatu "kekhususan dan keistimewaan" kepada para nabi 'alaihimussalam", maka hanya orang-orang yang berpikiran dangkallah yang melakukan protes dan keberatan terhadap hal itu. Kita bisa membaca di dalam Taurat atau Perjanjian Lama dimana diberikan pengencualian dan keistimewaan bagi golongan "Kahin" dikalangan kaum Yahudi. Dan juga bagi kaum Braman dikalangan Hindupun terdapat pengecualian-pengecualian istimewa. Dengan demikian adalah merupakan suatu kebodohan apabila ada orang-orang yang melakukan keberatan atau protes terhadap suatu keistimewaan yang diberlakukan Allah kepada para nabi 'alaihimussalam'. Kedudukan dan pangkat mereka sebagai nabi itu saja sudah merupakan keistimewaan besar yang tidak terdapat pada orang lain. Pada umumnya orang-orang Kristen melakukan protes dan keberatan terhadap poligami adalah dikarenakan Islam telah "mengizinkan" untuk mengawini banyak wanita. Kita bisa memberikan tanggapan atas kritik ini. Tidak ada sebuah ayatpun dari Al-Qur'an yang menunjukkan baik secara ekplisit maupun implisit yang memerintahkan kita untuk mengawini lebih dari satu wanita. Sesungguhnya adalah suatu fakta dan juga perkara alami bahwa manusia memang sering dihadapkan pada kebutuhan untuk mengawini lebih dari satu wanita. Misalnya saja bilamana si isteri telah buta atau terkena suatu penyakit berbahaya sehingga tidak mampu menunaikan kewajibannya yang berkaitan dengan rumah tangganya. Atau si isteri menderita suatu penyakit yang berbahaya pada bagian rahimnya, sehingga si suami tidak dapat memenuhi kebutuhan alaminya. Dan si suami, karena kasih sayangnya tidak pula ingin meninggalkannya. Maka dalam kondisi demikian , jika tidak diizinkan kawin lagi, tidakkah dari itu akan meningkatkan dan memungkinkan terjadinya perbuatan dan akhlak yang buruk? Jadi jika suatu agama dan syari'at melarang poligami, maka pastilah agama dan syari'at mendukung perbuatan dan akhlak yang buruk. Akan tetapi Islam yang berkeinginan menjauhkan manusia dari akhlak yang buruk dan perbuatan yang kotor dari dunia, telah mengizinkan supaya mengawini lebih dari satu isteri dengan mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan semacam itu. Demikian pula dalam kondisi dan kasus tidak adanya anak keturunan (yang tidak jarang menimbulkan kekacauan dan pertumpahan darah dikalangan keluarga mereka) merupakan suatu hal yang penting untuk mengawini lebih dari satu isteri sehingga melahirkan anak........ Bahkan dalam kondisi-kondisi darurat demikian tidak jarang pula isteri-isteri yang salehah dan baik, dengan penuh keikhlasan memberikan izin kepada suami mereka untuk kawin lagi. Jadi sejauh mana kita melakukan penela'ahan masalah ini akan tampak dengan jelas dan terang. Bagaimana mungkin orang-orang Kristen mempunyai hak untuk melakukan pencelaan dan kritik terhadap masalah ini, sementara para nabi dan para "mulham" dikalangan pendahulu mereka yang diakui, bahkan nenek moyang Nabi Isa sendiri pun telah memiliki tujuh ratusan atau tigaratusan isteri. Dan jika orang-orang Kristen mengatakan bahwa para nabi suci itu merupakan orang fasik dan bejat, maka akan sulit bagi mereka menjawab pertanyaan bagaimana mungkin ilham dan wahyu yang diterima para nabi-nabi itu berasal dari Tuhan? Wassalamu'alaikum wr.wb. Adi N.S. RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

