Evi,

Ambo bisa mangarati apo nan di makasuik. Tapi ado yang talupokan dari
pandapek dalam email ini. Ketika milis dibiarkan menjadi tempat posting
yang tidak terarah, semakin lama posting yang masuk itu juga akan
semakin tidak jelas bentuknya. Karena potensi dan kecenderungan milis
besar untuk menjadi tempat 'bagalau'. Dan akan semakin sulit intuk
mengarahkannya untuk kembali ke tujuan awal dan Balerong RN jelas
mempunyai tujuan awal itu.

Pernah mengalaminya langsung??? Saya pernah menjadi anggota, kemudian
menjadi admin dari milis yang tidak fokus ini dan milis Balerong RN
hampir memulai menjadi tempat yang 'bagalau' ... jadi ini masalah
sebab-akibat. Sekali lagi ... akibat nya dimasa depan, karena potensi
dan kecenderungan milis besar untuk menjadi tempat 'bagalau'.

Atau memang kita tidak sependapat?? Rasanya Evi pernah merasakan
kekeluargaan yang sangat indah di Balerong kita ini dulu ditengah
diskusi-diskusi yang ada, sebelum tahun 1999 minus kasus Nadri dan
Jusfiq :)
--------
MIKO
--------

> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]] On Behalf Of Evi
> Sent: 17 April 2002 16:23
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [RantauNet]Masalah posting di RN --- informasi 
> konflik tim-teng
> 
> 
> Ass.wr.wb.
> 
> Pertama-tama saya harus minta maaf dulu karena mungkin
> pendapat saya ini berseberangan dengan beberapa orang warga RN.
> 
> Menurut saya bagaimaimana kalau  mulai sekarang kita terbang
> agak keatas sedikit dan melebarkan jangkauan pandangan ke 
> bawah?  Mungkin yang jadi anggota RN ada yang bukan orang 
> minang tapi saya berani bertaruh bahwa penghuni RN sebagian 
> besar adalah orang Minang yang rindu berkumpul, bergelak 
> kucindan dengan sesama orang minang. Bahwa selayaknya setiap 
> postingan ditukikan ke daerah Sumbar atau ke dalam keminangan 
> saya setuju. Tapi bagaimana kalau pertemuan, perkumpulan 
> dalam dunia cyber ini juga di pakai untuk membentuk cara 
> berpikir orang Minang? Orang minang tidak bisa lepas dari ke 
> islamannya, yah, silahkan membicarakan agama dalam 
> kebersamaan ini. Orang minang senang maota, yah, silahkan 
> maota sepuas2nya sepanjang tidak menyalahi tata sopan-santun 
> yang berlaku dalam dunia empiris. Orang minang suka pula 
> menyanyi atau main randai, yah, silahkan berputar-putar 
> berhep-tak-tik atau menyanyi sampai berbusa-busa. Yang jelas 
> tambah banyak orang muncul dengan ragam pemikiran dan 
> kesukaannya dalam balerong ini, akan terbentuk suatu 
> pemikiran dalam dalam kepala kita bahwa  betapa luasnya alam 
> semesta ini.
> 
> Kalau perkara nanti timbul kekuatiran bahwa RN tidak berbeda
> dengan milis2 yang lain saya rasa tidak lah demikian. Kalau 
> orang tidak berkepentingan dengan Minangkabau atau sumbar 
> ngapain sih mereka mau repot-repot untuk ikutan rumpi ramai2 
> disini? Di luaran sana sudah banyak milis yang siap 
> menawarkan tentang apa saja.Jadi ambil segi baiknya dari 
> setiap email yang muncul dalam list. Dan camkan juga dalam 
> hati bahwa interaksi sesama orang minang atau pecinta orang 
> dan kebudayaan minang dalam dunia maya ini pada akhirnya akan 
> berakhir pada suatu pola pikir yang jauh lebih baik dari pada 
> hanya sekedar tukikan pandang pada Minangkabau dan Sumbar saja.
> 
> Segitu saja.
> 
> Wassalam,
> 
> Evi



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke