--- "H. M. Nur Abdurrahman"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu 'alaykum wr.wb.
> Posting ini saya cc-kan kepada anakda Rahim Rahima
> dengan tujuan agar analisis (saya belum berani
> mengatakannya "tafsir") yang saya sajikan di
> Universitas Muhammadiyah tersebut di bawah diprint
> dan diberikan kepada Prof. Quraish Shihab dan
> meminta tanggapan/kritik beliau sebagai pakar ilmu
> tafsir. Sekali gus saya titipkan salam kepada beliau
> sekeluarga mudah-mudahan sehat wal'afiah adanya.
> Terima kasih sebelumnya pada anakda Rahim Rahima.
> Wassalam
> HMNA
> 

Wa'alaikum salam Wr.Wb.

Bapak Nur Abdurrahman,yth:

Semoga kesehatan selalu bersama Bapak sekeluarga,Amin
Yrbl.

Pak Nur,saya mohon maaf sebesar-besarnya,baru kali ini
saya dapat membalas mail Bapak.Bukan karena apa-apa
karena kondisi saya yang memang tdk memungkinkan saya.

Pertama,baru hari ini saya dapat keluar rumah,karena
kondisi tubuh sdh mulai agak membaik,dan pada malam
ini ada acara Maulid nabi di Mesjid Indonesia
Cairo,dgn penceramahnya Al Ustadz Dzauhar,salah satu
pemimpin(guru) Darunnajah Jakarta,yang sedang
mengikuti pendidikan Da'i di kairo,utk beberapa bulan.

Yang kedua,berhubung beberapa Minggu belakangan ini
saya kurang sehat,sehingga tdk bisa ke mana-mana,dan
tak dapat menemui Pak Quraish.Mau minta tolong suami
menyampaikan isi mail Bapak ini,kurang ethis
kelihatannya,kalau tidak saya yang menemui
langsung,kecuali sblmnya saya sdh mengatakannya.Dan
pasti Pak Quraish akan bertanya ttg Bapak,sedangkan
yang tahu Bapak itu,secara khusus saya tentunya.

Tapi setelah malam ini saya ketemu Pak Quraish dan sdh
mengomong langsung dgn beliau,ternyata betul beliau
menanyakan Bapak,dimana sekarang,dan bagaimana
kabarnya,serta menyatakan sbgmn apa yang pernah Bapak
Nur sampaikan sblmnya,yaitu Bapak berdua adalah
berteman akrab.Saya hanya menyampaikan apa yang saya
ketahui ttg Bapak.Itu saja.Itupun saya menemui beliau
ketika istirahat sekalian acara makan soto.Tapi salam
Bapak yang pertama dulu itu saya hanya sampaikan via
istrinya saja.Segan ngomong dgn Pak Quraish,kalau
bukan masalah agama.

Saya sampaikan ada mail dari bapak,dan beliau
jawab,"Iyah..tolong di berikan nantik,dan akan saya
jawab.."Berhubung besok jum'at-Sabtu (hari libur di
Kairo),kemungkinan via telpon dan mail akan kami
kirimkan mail Bapak ini ,biar nantik Pak Qurais dan
Pak Nur langsung saling berkomunikasi,dan tugas saya
mempertemukan kedua tokoh Islam telah selesai.Selamat
berkomunikasi ria yah Pak Nur..

Oh yah,..ada tambahan saya sedikit mengenai angka 19
dlm Al Qur'an.Menurut Uwan nadri,didukung terus oleh
Esteranc,mengatakan bahwa penelitian Rashad
Khalifah,begini..begitulah..dst..dst..(baca
sendiri),penghitungannya salah.Saya jawab sedikit(dan
ini no Comment)

Siapa yang bilang hitungan yang dibuat Rashad khalifah
itu salah..?Komputer Uwan Nadri nya kali yang ngak
tahu menghitung mana yang dimaksud..?.Benar seluruh
kata Bismillahirrahmanirrahim dalam tiap-tiap surah Al
Qur'an habis dibagi 19.Lantas ada apa dgn kelebihan
didalam surah At Taubah...?Siapa bilang berlebih..?

Perlu kita menjelaskan disini bahwa didalam Surah At
Taubah,ada terdapat memang kata Ar Rahim,yang
merupakan potongan dari kata
"Bismillahirrahmanirrahim",yang merupakan salah satu
sifat Allah.Tapi coba perhatikan betul,ayat
tsb,tertuju utk siapa "aziizunn 'alaikum
rauufurrahim".(Yang maha mulia atas kamu,yang maha
lembut lagi maha penyayang).Ini ayat disifatkan Allah
kepada nabinya Muhammad SAW,yang diturunkan kepada
Ummat manusia,dan diambil salah satu sifat beliau dari
sifat yang ada pada Allah,yaitu kata "Arrahim",yang
merupakan lanjutan dari kata
"Bismillahirrahmanirrahim" yang kata tsb,habis dibagi
19,bila dijumlahkan.

Jadi "Arrahim" ini tertuju kepada nabi Muhammad,bukan
atas sifat Allah,sbgmn dalam surah-surah yang
lain.Jadi tdk termasuk dlm hitungan yg 19 tsb.ngak
salahkan hitungan Rashad khalifah..?karena Arrahim
disini bukan lanjutan dari
"bismillahirrahmanirrahim",dan bukan dinisbahkan
kepada Allah,tetapi dinisbahkan thd Muhammad
RasulullahSAW.

Jadi kalau kita ingin menyalahkan seseorang,perhatikan
dulu dgn seksama,kalau perlu kita hafal
dulu,ditelaah,baru diputuskan."mengingat,menimbang
,menetapkan,pada akhirnya kita memutuskan,maka
keluarlah suatu SK".
wah..sdh jam 12.30 malam,suami dan anak-anak saya sdh
pada tidur,saya mau tidur dulu.Mohon maaf bila ada
kesalahan.

Wassalam,(rahima)


> Esteranc wrote: "Tapi ngomong-ngomong, Uwan masih
> bertanya apa  maksud Allah dengan 
> bilangan 19 itu?" Uwan masih kafir kalau
> begitu...he....he..he.."
> ------------------------------------
> HMNA:
> Posting yang di bawah telah diposting ke/di Surau
> bulan Maret 2002 yang lalu. Analisis tentang S. Al
> Mudatstsir adalah hasil upaya saya sendiri. Data
> numerikal angka 19 untuk menguji-coba hasil analisis
> itu diambil dari Rashad Khalifa secara tidak


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup
http://fifaworldcup.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke