Assalamu'alaikum wr.wb.,

Kaji kami di surau nan elok juo di baco di palanta.


Syaithan musuh yang nyata

Bagaimana cara syaithan merayu Adam dan Hawa agar jadi
pelanggar larangan Allah SWT ketika beliau berdua
masih berada di �surga� dan bagaimana akibat yang
beliau berdua terima dapat kita simak  pada Surah
Thaha (20) dari ayat-ayat 115 sampai dengan ayat 124.
Tipuan itu melalui bujukan memakan buah terlarang.
Buah dari pohon  yang  mendekatinya saja dilarang
Allah. Pada ayat 120 dan 121 kita simak:

Kemudian syaithan merayunya dengan berkata, � Hai
Adam! Maukah kamu saya tunjukkan kepada pohon khuldi
dan kerajaan yang tidak akan rubuh?�
Maka keduanya memakan buah pohon itu. Tiba-tiba
tampaklah aurat mereka. Lalu mulailah mereka
menutupinya dengan daun-daunan surga. Dan durhakalah
Adam kepada Tuhannya dan sesatlah dia.

Adam dan Hawa terusir dari surga dan dipindahkan ke
bumi. Sesuai dengan janji Allah, setelah taubat beliau
diterima Allah, beliau diberi petunjuk oleh Allah.
Petunjuk untuk berbakti, mengabdi, mematuhi
aturan-atuaran Allah selama hidup di bumi ini sampai
jangka waktu yang ditentukan.  Firman Allah di paruh
terakhir ayat 123 serta dilanjutkan dengan ayat 124
surah yang sama yang artinya:

�Apabila datang kepadamu petunjukKu, maka siapa yang
mengikutinya ia tidak akan sesat dan tidak pula akan
celaka.
Dan siapa yang membelakangi peringatan Ku maka ia akan
menemui kehidupan yang sulit dan Kami kumpulkan ia di
hari kiamat sebagai orang buta.�

Allah mengirim manusia-manusia pilihanNya sebagai
utusan-utusan untuk mengingatkan mereka agar mengikuti
peraturan-peraturan Allah. Beliau-beliau ini adalah
para rasul Allah yang diutus kepada umat manusia.
Setiap rasul-rasul itu mengajak kepada agama tauhid,
yakni agama untuk mengenal keesaan Allah dan mengabdi
semata-mata hanya kepadaNya saja. Rasul-rasul itu
membawa �hudan� atau petunjuk dari Allah. Allah tidak
menipu mereka, tidak menyesatkan mereka, tetapi mereka
sendirilah yang menipu diri mereka. Mereka sendirilah
yang membelakangi �hudan� itu karena mengikuti bujuk
rayu syaithan. Untuk orang-orang yang terlanjur akrab
dengan tipuan syaithan itu, Allah membiarkan mereka
hanyut dalam kesesatan mereka. Padahal setiap
rasul-rasul itu mengingatkan bagaimana semestinya 
manusia bertingkah laku di muka bumi, selama masa
hidup yang sangat pendek itu,  sebagai persiapan untuk
menghadapi hari pengadilan Allah kelak di akhirat.
Karena di hari akhirat itu segala amal perbuatan yang
diperbuat selama hidup dibumi diberi ganjaran yang
setimpal. Rasul-rasul terdahulu itu di utus kepada
masyarakatnya atau umatnya masing-masing, sampai
datangnya Muhammad Rasulullah yang diutus untuk
segenap manusia penghuni bumi. 

Syaithan bekerja keras menipu daya manusia dari zaman
ke zaman dan tetap akan berlangsung demikian sampai
hari kiamat kelak. Kepada kita, umat nabi Muhammad
SAW, Allah SWT mengingatkan agar berhati-hati terhadap
tipu dayanya. Agar kita tidak mengikuti
langkah-langkah syaithan, karena mereka itu musuh
kita. Syaithan tidak henti-hentinya membujuk rayu
manusia untuk berbuat kemungkaran, mendurhakai
perintah-perintah Allah. Sebagaimana firman Allah 
(Surah Al Baqarah ayat 169) memperingatkan:

Sesungguhnya syaithan itu menyuruhmu untuk berbuat
kejahatan dan perbuatan keji dan merayumu untuk
mengatakan terhadap Allah hal-hal yang tidak kamu
ketahui. 

Bujukan syaithan yang paling dahsyat adalah rayuan
untuk mensekutukan Allah, mengadakan tuhan lain selain
Allah atau yang disebut sebagai �syirik�. Manusia
begitu lemahnya dalam menghadapi godaan ini dan begitu
mudahnya mengada-adakan tuhan atau sesembahan, yang
biasanya mereka pilih berupa manusia juga ataupun
hewan-hewan tertentu yang dikhayalkan sebagai tuhan
tandingan. Padahal seandainya mereka memahami ke maha
luasan ciptaan yang terhampar di bumi, seandainya
mereka membayangkan ke maha luasan jagat raya,
seandainya mereka memikirkan bagaimana terciptanya
alam raya yang maha luas itu, seandainya mereka
mengamati keteraturan maha karya yang maha luas itu,
seandainya mereka memahami betapa maha kuasanya Sang
Pencipta semua itu, sangat janggallah rasanya mereka
akan menuhankan, menganggap tuhan �benda kecil� yang
mereka ciptakan sendiri itu.

Itulah buah karya syaithan, menipu manusia agar
mengada-adakan yang tidak ada ilmu mereka padanya.
Maka jadi tuhanlah manusia seperti Namrud, yang merasa
kuasa pula menghidupkan (membiarkan hidup) atau
mematikan (membunuh) manusia, meski dia tidak dapat
menjawab tantangan nabi Allah Ibrahim untuk
menerbitkan matahari dari barat. Maka jadi tuhanlah
Firaun yang mengaku �akulah tuhan kalian yang maha
tinggi�, sebuah kesombongan yang tiada taranya, yang
hanya mungkin dikatakan oleh seorang anak manusia yang
secara total diperdayai oleh syaithan.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,


Lembang Alam



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup
http://fifaworldcup.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke